Obbie Messakh (lahir di Jakarta, 26 April 1956; umur 64 tahun) merupakan penyanyi dan penulis lagu yang populer di tahun 80an. Obbie banyak berperan dalam bidang musik karena lagu ciptaannya melejit di pasaran.

Saat itu, JK Records adalah label rekaman yang menguasai industri musik Tanah Air. Obbie didapuk sebagai salah satu penulis lagu di perusahaan tersebut.

Lagu-lagunya yang disukai masyarakat membuat Obbie merilis album solo berjudul Kau dan Aku Satu.

Salah satu lagunya yang berjudul Hati yang Luka sempat dicekal pada era orde baru karena liriknya dianggap terlalu cengeng. Hal ini membuat kariernya mulai meredup. Meski begitu, Obbie tetap berkarya bahkan hingga sekarang.

KarirSunting

Obbie Messakh populer tahun 80-an lewat lagunya yang berjudul Kisah Kasih di Sekolah.

Sejak kecil ia tinggal dan besar di Jakarta. Ia sangat berperan dalam mencetak penyanyi-penyanyi yang kemudian namanya melejit dengan membawakan lagu-lagu ciptaannya.

Hampir semua artis yang ia orbitkan berhasil menjual lebih dari 400.000 keping CD. Obbie muncul di blantika musik nasional pada tahun 1983.

Saat itu, pasar musik nasional dikuasai oleh JK Records, sebuah perusahaan rekaman yang dimiliki oleh Judhi Kristiantho. Obbie dipilih JK untuk menjadi penulis lagu bersama Pance F. Pondaag, Maxi Mamiri, Wahyu OS dan JK sendiri serta Deddy Dores.

Setelah lagu-lagu yang diciptakan Obbie disukai masyarakat, ia pun merilis album solo perdananya berjudul KAU DAN AKU SATU. Beberapa lagu dalam album tersebut pernah dibawakan oleh penyanyi-penyanyi wanita jebolan JK Records.

Namanya pun kian melejit. Lagunya yang berjudul Hati Yang Luka pernah dicekal Menteri Penerangan, Harmoko karena dianggap terlalu cengeng.

Karena itu, TVRI, sebagai satu-satunya stasiun televisi yang ada saat itu tidak lagi menayangkan lagu tersebut. Karirnya mulai menurun sejak saat itu. Padahal banyak artis yag telah terkenal karena membawakan lagu-lagu karya Obbie juga berhasil menjual lebih dari 400.000 keping CD.

Walaupun dicekal, ia tetap berkarya dan mencoba membuat lagu-lagu dengan nada ceria bahkan pop dangdut.

DiskografiSunting

  • Kau dan Aku Satu.
  • Putri (Pura-pura Tripping).
  • Akhirnya Ku Jatuh Cinta.
  • Aduh Rindu.
  • Kisah Kasih di Sekolah.
  • Cinta Pura-pura (bersama David Messakh).
  • Aku Bukan yang Dulu.
  • Kamu.
  • 20 Karya Emas Vol. 1.
  • 20 Karya Emas Vol. 2.
  • Cobalah untuk Mengerti.
  • Pantun Anak Negeri.
  • Ada Dia Diantara Kita.
  • Penyesalan.
  • Hanya Nostalgia.
  • Bunyikan Suara Hati.
  • Jangan Kau Curiga.
  • Niko/Nipu Kolot (album Sunda).

5 Lagu Paling Populer dari Obbie MessakhSunting

  • Kisah Kasih di Sekolah, Lagu yang dipopulerkan oleh almarhum Chrisye ini diciptakan oleh Obbie Messakh dan rilis pada tahun 1987. Lagu ini digunakan sebagai soundtrack sinetron Kisah Kasih di Sekolah, sama seperti judul lagu ini.
  • Antara Cinta dan Dusta, Lagu ini merupakan salah satu lagu dalam album Kau dan Aku Satu (1985). Karya Obbie Messakh ini sempat dipopulerkan juga oleh Breory Merantika.
  • Hati yang Luka, Lagu ciptaan Obbie Messakh ini dinyanyikan oleh Betharia Sonata dalam album Hati yang Luka yang rilis pada 1987. Lagu ini sempat dicekal pada era orde baru karena liriknya yang cengeng dapat mematahkan semangat.
  • Antara Benci dan Rindu, Lagu ini dinyanyikan oleh Ratih Purwasih untuk album Antara Benci dan Rindu (1986). Single ini menjadi hits pada masanya sehingga diidentikkan dengan Ratih Purwasih sendiri.
  • Melodi Memori, Salah satu lagu dalam album Aduh Rindu (1986) ini dinyanyikan oleh Obbie Messakh dan Helen Sparingga. Lagu ini juga sempat dipopulerkan oleh Eva Solina.

ReferensiSunting

[1]

  1. ^ Obbie Messakh Sang Maestro Musik dari Pulau Rote