Irjen. Pol. (Purn.) Drs. H. M. Syafii, S.H. (lahir di Bungo, Jambi, 15 Mei 1962; umur 58 tahun) adalah seorang Purnawirawan Polri yang terakhir menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bareskrim Polri.

M Syafii
Kepala Detasemen Khusus 88
Masa jabatan
3 Februari 2017 – 1 Mei 2020
PendahuluEddy Hartono
PenggantiMartinus Hukom
Informasi pribadi
Lahir15 Mei 1962 (umur 58)
Bendera Indonesia Bungo, Jambi
Alma materSepamilsuk Polri (1988)
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian National Police.svg Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas1988—2020
PangkatPDU IRJEN KOM.png Inspektur Jenderal Polisi
SatuanReserse

Syafii, lulusan Sepamilsuk Polri 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

Syafii termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005[1]. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, Idham Azis, serta Rycko Amelza Dahniel, dkk.

KarierSunting

Penangkapan Tommy SoehartoSunting

Karier Syafei dalam kepolisian cepat melesat berkat prestasi yang dicapainya. Tahun 2001, Syafii yang merupakan anggota Tim Kobra dan perwira lainnya berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra (mantan) Presiden Soeharto. Berkat sukses menangkap Tommy, Syafei termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa[2].

Penangkapan Imam SamudraSunting

Syafei juga termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Ditserse Polda Metro Jaya, yang menangkap teroris Imam Samudra di Pelabuhan Merak, Banten, 21 November 2002.

Penangkapan Dr AzhariSunting

Syafei pula termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Polda Metro Jaya, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005[3].

Riwayat JabatanSunting

  • Kasat Intelkam Polres Temanggung Polda Jateng
  • Kanit Identifikasi Subden Intelijen Densus 88 AT Bareskrim Polri (2004)
  • Kasatserse Antiteror dan Bom Ditserse Polda Metro Jaya (2005)
  • Kanit V Dit I/Kamtranas Bareskrim Polri (2006)
  • Kapolres Metro Tangerang Kota (2008)
  • Wakadensus 88/Antiteror Polri (2009)
  • Kadensus 88/Antiteror Polri (2010)
  • Direktur Penindakan BNPT (2015)
  • Analis Kebijakan Utama bidang Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri (2016)
  • Kadensus 88/Antiteror Polri (2017)
  • Analis Kebijakan Utama Bareskrim Polri (2020)

Kasus terkenalSunting

  • Pembunuhan hakim agung Safiudin Kartasasmita, Jakarta (2001)
  • Bom Bali II (2005)

Catatan kakiSunting

Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Brigjen. Pol. Eddy Hartono
Kepala Detasemen Khusus 88
2017—2020
Diteruskan oleh:
Brigjen. Pol. Martinus Hukom
Didahului oleh:
Brigjen. Pol. Tito Karnavian
Kepala Detasemen Khusus 88
2010—2015
Diteruskan oleh:
Kombes. Pol. Eddy Hartono