Buka menu utama

Irjen. Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. (lahir di Manado, Sulawesi Utara, 27 November 1965; umur 54 tahun) adalah seorang perwira tinggi Polri yang saat ini mengemban amanat sebagai Kapolda Bali.[1] Sebelumnya sejak tahun 2015, ia mengemban amanat sebagai Deputi Bidang Kerja Sama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme setelah sebelumnya sejak Oktober 2010 mengemban amanat sebagai Direktur Penindakan BNPT.

Irjen Pol. Dr. Drs.
Petrus Reinhard Golose
M.M.
Irjen Pol Petrus Reinhard Golose.jpg
Petrus Reinhard Golose sebagai Kepala Kepolisian Daerah Bali (2016)
Kepala Kepolisian Daerah Bali
Mulai menjabat
12 Desember 2016
PendahuluIrjen Pol. Sugeng Priyanto
Informasi pribadi
Lahir27 November 1965 (umur 54)
Bendera Indonesia Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
Alma materAkademi Kepolisian (1988)
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangLambang Polda Bali.png Kepolisian Daerah Bali
Masa dinas1988 – Sekarang
PangkatPDU IRJEN KOM.png Inspektur Jenderal Polisi
SatuanReserse

Petrus, lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini di Bareskrim adalah Wakil Direktur II/Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri.

Petrus termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005[2]. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Idham Azis, serta Rycko Amelza Dahniel, dkk.

Latar BelakangSunting

Petrus Reinhard Golose dilahirkan di Manado, 27 November 1965. Ia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 1988 dan pendidikan S1 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian tahun 1998. Kemudian ia menamatkan Program Magister Manajemen tahun 2002.

Ia turut serta sebagai Peace Keeping Force (UN CIVPOL) di Kamboja-UNTAC (1993) dan Bosnia (2000-2001). Petrus aktif berpartisipasi sebagai peserta dan pembicara di dalam seminar, kursus, workshop yang berkaitan dengan money laundering, cybercrime, pemberantasan narkoba dan teroris di dalam dan luar negeri.

Selain itu, ia juga terlibat dalam penyidikan internasional di Singapura, Malaysia, AS, Jepang, Timor Timur, New Zealand, Amerika Selatan, Kamboja, Thailand dan Philipina. Petrus aktif terlibat dalam Panitia Kerja dan Panitia Khusus sebagai wakil dari Pemerintah RI dalam merumuskan RUU Informasi dan Transaksi Elektronik yang telah diundangkan menjadi UU No. 11 Tahun 2008 pada tanggal 21 April 2008.

Sejak tahun 2006, Petrus pernah menjabat sebagai Kepala Unit V IT & Cybercrime Bareskrim Polri. Selama kariernya, ia telah menangani dua kasus hacking di Indonesia yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap yaitu hacking website KPU dan hacking website Partai Golkar. Ia juga telah menulis buku berjudul "Seputar Kejahatan Hacking: Teori dan Studi Kasus" pada tahun 2008.

Petrus Reinhard Golose juga peraih gelar Doktor Kajian Ilmu Kepolisian, setelah berhasil mempertahankan Disertasinya yang berjudul "Manajemen Penyidikan Tindak Pidana Hacking. Studi Kasus: Penyidikan Tindak Pidana Hacking website Partai Golkar Oleh Unit V IT & Cybercrime Bareskrim Polri" pada Sabtu, 7 Juni 2008.

KarierSunting

Penangkapan Dr AzhariSunting

Petrus termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Densus 88 Antiteror, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005[2].

Riwayat PendidikanSunting

Pendidikan UmumSunting

  • SD (1977)
  • SMP (1981)
  • SMA (1984)
  • S3 KIK UI (2008)

Pendidikan PolriSunting

  • AKABRI (1988)
  • PTIK (1998)
  • SESPIM (2002)
  • SESPIMTI (2015)
  • LEMHANNAS

Pendidikan KejuruanSunting

  • PA LAN SERSE UM (1991)
  • PA BRIMOB (1996)
  • NARKOTIK (CLANDESTINE LABORATORY) (2001)

Tanda PangkatSunting

Riwayat JabatanSunting

  • 00-00-1989: KAPOLSEK LODOYO POLRES BLITAR POLDA JATIM
  • 00-00-1991: DANTONTAR AKPOL
  • 00-00-1992: PAUR OPS DIT SAMAPTA POLDA METRO JAYA
  • 00-00-1994: KASUBNIT PENCURIAN POLDA METRO JAYA
  • 01-11-1995: KASUBNIT JATANRAS DIT SERSE POLDA METRO JAYA
  • 01-07-1998: DAN UNIT II POK SERSE REAKSI CEPAT SAT RESMOB KORSERSE POLRI
  • 11-12-2001: PENYIDIK MADYA POKDIK I SUBDIT LIDIK DIT SERSE
  • 08-05-2002: PAMEN SESPIM DEDIKLAT POLRI
  • 14-12-2002: PENYIDIK WREDA DIT I/KAM DAN TRANNAS BARESKRIM POLRI
  • 19-05-2003: KASAT IV/CYBER CRIME DIT RESKRIMSUS POLDA METRO JAYA
  • 01-07-2005: WAKADEN 88/ANTITEROR POLDA METRO JAYA
  • 17-01-2006: KANIT V DIT II/EKONOMI DAN KHUSUS BARESKRIM POLRI
  • 14-02-2010: WADIR II/EKONOMI DAN KHUSUS BARESKRIM POLRI[3]
  • 29-09-2010: PAMEN MABES POLRI (DIARAHKAN PD BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME)
  • 2010: DIREKTUR PENINDAKAN BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME
  • 05-03-2015: DEPUTI BIDANG KERJA SAMA INTERNASIONAL BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME
  • 12-12-2016: KAPOLDA BALI

Kasus Menonjol yang DitanganiSunting

PenghargaanSunting

Tanda JasaSunting

  • Bintang Bhayangkara Pratama
  • Bintang Bhayangkara Nararya (Ulangan)
  • Bintang Bhayangkara Nararya
  • SL. Kesetiaan XXIV
  • SL. Kesetiaan XVI
  • SL. Kesetiaan VIII
  • SL. Dwidya Sistha
  • SL. Santi Dharma XVI
  • UNTAC Medals
  • SL. Santi Dharma VIII
  • UNCRO Medals
  • SL. Operasi Kepolisian

BrevetSunting

  • Brevet Kavaleri Marinir Kelas I
  • Brevet Artileri Marinir
  • Brevet Selam
  • Brevet Para Penerjun Polri
  • Brevet Selam Polri
  • Brevet Penyidik Utama
  • Brevet Dokpol
  • Brevet Bhayangkara Bahari

Catatan KakiSunting

Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Irjen Pol. Sugeng Priyanto
Kepala Kepolisian Daerah Bali
12 Desember 2016–sekarang
Petahana