Kapal penjelajah tempur kelas Kirov

Kapal penjelajah tempur bertenaga nuklir Uni Soviet

Kelas Kirov, sebutan Soviet yaitu Proyek 1144 Orlan (elang laut), adalah kelas kapal penjelajah berpeluru kendali bertenaga nuklir dari Angkatan Laut Soviet dan Angkatan Laut Rusia, kapal perang kombatan permukaan terbesar dan terberat (yang bukan kapal induk atau kapal penyerang amfibi) yang beroperasi di dunia. Di antara kapal perang modern, Kirov berada di posisi kedua setelah kapal induk besar dan memiliki ukuran yang sama dengan kapal tempur era Perang Dunia I. Klasifikasi Soviet untuk tipe kapal ini adalah "kapal penjelajah berpeluru kendali bertenaga nuklir berat" (bahasa Rusia: тяжёлый атомный ракетный крейсер). Kapal kelas ini sering disebut sebagai kapal penjelajah tempur oleh komentator pertahanan Barat karena ukuran dan penampilan umumnya.[2]

Nuclear cruiser Frunze.jpg
Kapal penjelajah tempur kelas Kirov Frunze
Tentang kelas
Pembangun:Baltic Shipyard, Leningrad
Operator:* Angkatan Laut Uni Soviet
Didahului oleh:Kapal penjelajah kelas Kara
Digantikan oleh:Kapal perusak kelas Lider
Dibangun:1974–1989
Beroperasi:1980–sekarang
Rencana:5
Selesai:4
Batal:1
Aktif:1 (1 sedang diperbaiki)
Ditambatkan:2
Ciri-ciri umum
Jenis: Kapal penjelajah berpeluru kendali berat/penjelajah tempur
Berat benaman:
  • 24.300 ton standar
  • 28.000 ton muatan penuh
Panjang: 252 m (827 ft)
Lebar: 28,5 m (94 ft)
Sarat air: 9,1 m (30 ft)
Pendorong:
Kecepatan: 32 knot (59 km/h; 37 mph)
Jangkauan:
  • 1000 nmi (1900 km; 1200 mi) at 30 kn (56 km/h; 35 mph) (combined propulsion)
  • unlimited at 20 kn (37 km/h; 23 mph) on nuclear power
Awak kapal: 710
Sensor dan
sistem pemroses:
  • Radar: (NATO reporting name):
    • Voskhod MR-800 (Top Pair) search 3D radar, foremast
    • Fregat MR-710 (Top Plate) 3D search radar, main mast
    • 2 × Palm Frond navigation radar, foremast
  • Sonar:
    • Horse Jaw LF hull sonar
    • Horse Tail VDS (Variable Depth Sonar)
Peralatan perang
elektronik dan tipuan:
2 × PK-2 Decoy dispensers (400 rockets)
Senjata:
Pelindung: 76 mm plating around reactor compartment, light splinter protection
Pesawat yang
diangkut:
3 helikopter
Fasilitas penerbangan: Hangar bawah geladak

Munculnya kelas Kirov memainkan peran penting dalam penugasan kembali kapal tempur kelas Iowa oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada 1980-an.[3][4][5]

Desain lambung kelas Kirov juga digunakan untuk kapal komando dan kendali bertenaga nuklir, SSV-33 Ural.

Sistem PertahananSunting

Kapal penjelajah kelas Kirov juga dilengkapi sistem pertahanan udara dan Sistem Pertahanan Bawah Laut (Sub-Marine). Untuk sistem pertahanan udara, kapal penjelajah kelas Kirov menggunakan sistem rudal. Rudal adalah suatu senjata yang dikendalikan atau peluru kendali [6] . Rudal yang digunakan adalah rudal permukaan jarak jauh jenis S-300F dan S-300FM. Rudal ini mampu terbang dengan kecepatan hipersonik dan meluncur sejauh 161 km dari titik peluncurannya. Kapal Admiral Ushakov juga dilengkapi dengan AK-130 dual-gun yang menghadap ke landasan helikopter. Selain itu Admiral Ushakov juga dilengkapi senjata Meriam jenis 130 mm dengan dua laras yang memiliki akurasi efektif kurang lebih 16 km. AK-130 dual-gun akan dipandu dengan radar, optik atau dukungan elektronik lainnya dan juga dapat difungsikan untuk peran anti-pesawat. Menaranya sendiri dikendalikan dengan menggunakan remot. Selain memiliki sistem pertahanan udara, kapal penjelajah soviet kirov atau Admiral Ushakov juga memiliki sistem pertahanan bawah laut. Kapal ini dilengkapi dengan kemampuan anti-kapal selam yang mematikan, sebuah Dek helikopter di buritan Kirov mengoperasikan helikopter anti kapal selam Ka-25/27. Kirov sebenarnya bisa saja mengangkut sekaligus lima buah helikopter namun sering kali hanya 3 helikopter yang dibawa dengan alasan tertentu. Helikopter - helikopter ini dipersenjatai dengan torpedo dengan data penargetan kapal selam yang sangat akurat. Kapal Kirov juga mampu membawa 10 tabung yang mampu meluncurkan roket torpedo SS-N-16 "Stallion". Pada dasarnya roket ini adalah roket yang mampu terbang sejauh 80 km, yang mampu menjatuhkan torpedo tepat di atas kapal selam musuh. Yang terakhir, ada tiga peluncur roket anti kapal selam (RBU-1000 dan RBU-1200) yang masing-masing mengemas empat dan lima lusin roket jarak pendek anti kapal selam.

SejarahSunting

Awalnya dibangun untuk Angkatan Laut Soviet, kelas ini dinamai atas nama kapal pertama dari empat kapal yang dibangun, Admiral Ushakov, bernama Kirov hingga 1992. Rencana awal Soviet meminta pembangunan lima kapal kelas ini. Kapal kelima direncanakan untuk dinamai Laksamana Armada Uni Soviet Kuznetsov, yang juga disebut sebagai Dzerzhinsky.[7] Nama itu kemudian diubah menjadi Oktyabrskaya Revolutsiya (Revolusi Oktober),[8] dan kemudian hanya Kuznetsov,[9] tetapi pada tanggal 4 Oktober 1990, rencana untuk pembangunan kapal kelima ditinggalkan.[7]

Kapal utama dari kelas ini, Kirov (berganti nama menjadi Admiral Ushakov pada tahun 1992), diletakkan pada bulan Juni 1973 di Baltiysky Naval Shipyard Leningrad, diluncurkan pada 27 Desember 1977 dan ditugaskan pada 30 Desember 1980. Ketika kapal ini muncul untuk pertama kalinya pada tahun 1981, pengamat NATO memanggilnya BALCOM I (Baltic Combatant I).

Kirov mengalami kecelakaan reaktor pada tahun 1990 saat berdinas di Laut Mediterania. Perbaikan tidak pernah dilakukan, karena kurangnya dana dan situasi politik yang berubah di Uni Soviet.

Pada tahun 1983, sebuah kapal komando dan kendali, SSV-33 Ural diluncurkan meskipun kapal tersebut baru akan secara resmi ditugaskan pada tahun 1989. Ural menggunakan desain lambung dasar kapal kelas Kirov, tetapi dengan struktur atas yang dimodifikasi, persenjataan yang berbeda, dan dimaksudkan untuk peran yang berbeda di dalam Angkatan Laut Soviet. Ural dinonaktifkan dan diletakkan pada tahun 2001, karena biaya operasional yang tinggi, dan dijadwalkan akan dibatalkan pada tahun 2017.

Pembangunan kapal keempat, Yuriy Andropov, mengalami banyak penundaan, konstruksinya dimulai pada tahun 1986 tetapi tidak ditugaskan sampai tahun 1998. Yuri diganti namanya menjadi Pyotr Veliky (atas nama Peter the Great) pada tahun 1992.[10] Yuri saat ini menjabat sebagai andalan Armada Utara Rusia.

Pada tanggal 23 Maret 2004, bahasa Inggris pers melaporkan Komandan Staf Angkatan Laut Rusia, Armada Laksamana Vladimir Kuroedov mengatakan reaktor Pyotr Veliky dalam kondisi yang sangat buruk dan bisa meledak 'setiap saat', sebuah pernyataan yang mungkin telah hasil politik internal di dalam Angkatan Laut Rusia.[11] Kapal tersebut dikirim ke pelabuhan selama satu bulan, dan kru kehilangan sepertiga dari gaji mereka.

Saat ini, hanya Pyotr Velikiy yang tetap beroperasi. Modernisasi Admiral Nakhimov sedang berlangsung (percobaan akan dimulai pada tahun 2020),[12] dengan modernisasi Pyotr Velikiy untuk segera mengikuti dan berlangsung selama sekitar tiga tahun.[13]

PenghancuranSunting

Angkatan Laut Rusia memutuskan untuk menghancurkan dua kapal nuklir legendaris Kelas Kirov milik mereka [14]. Alasannya, tak ada biaya untuk mempertahankan dan memperbaiki battlecruiser yang sudah cukup lama duduk di pelabuhan tersebut. Dua battlecruiser tersebut adalah Admiral Ushakov dan Admiral Lazarev. Ini adalah dua dari empat Kelas Kirov yang dibangun Uni Soviet . Dua yang lain adalah Admiral Nakhimov dan Pyotr Velikiy. Pyotr Veliky saat ini masih menjadi unggulan Armada Utara Rusia. Sementara Admiral Nakhimov saat ini sedang menjalani peningkatan dan akan kembali ke laut pada tahun 2021. Kelas Kirov menjadi salah satu simbol Perang Dingin. Kapal yang dibangun era Soviet menjadi satu-satunya kapal penjelajah dengan tenaga nuklir dan harus diakui sangat sulit untuk menandingi kapal tersebut. Kapal ini melewati sejarah panjang yang juga cukup rumit. Pada tahun 1970, Angkatan Laut Soviet melakukan ekspansi besar-besaran untuk melawan kekuatan Angkatan Laut AS dan NATO. Kapal tempur berbagai tonase dibangun. Salah satu kebutuhan mendesak adalah untuk membangun pengganti dari Penjelajah Kelas Sverdlov, yang memiliki sedikit manfaat karena hanya menggunakan senjata 6 inci sebagai persenjataan utama mereka. Kapal ini merupakan turunan dari desan Italia era perang dunia II tetpai masih menjabat peran yang sangat penting. Mereka menjadi kapal komando dan kontrol utama angkatan laut Soviet.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ [1] Diarsipkan April 15, 2009, di Wayback Machine.
  2. ^ Armi da guerra, De Agostini, Novara, 1985.
  3. ^ Middleton, Drew (1981-03-13). "Pentagon likes budget proposal, but questions specifics". The New York Times. hlm. A14. 
  4. ^ Bishop, p. 80.
  5. ^ Miller and Miller, p. 114.
  6. ^ "rudal | Arti Kata rudal". www.kamusbesar.com. Diakses tanggal 2020-01-22. 
  7. ^ a b Ударные корабли, Том 11, часть 1, Ю.В. Апалков, Галея Принт, Санкт-Петербург, 2003
  8. ^ John Pike (2012-03-19). "Kirov Class - Project 1144.2". Globalsecurity.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-22. Diakses tanggal 2014-02-09. 
  9. ^ John Pike. "Kirov Class - Project 1144.2". Globalsecurity.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-22. Diakses tanggal 2014-02-09. 
  10. ^ Ударные корабли, Том 11, часть 1, Ю.В. Апалков, Галея Принт, Санкт-Петербург, 2003
  11. ^ "Kuroyedov declares 'Peter the Great' could explode 'at any moment'". Bellona. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-09-29. Diakses tanggal 2011-12-28. 
  12. ^ "The Project 11442M Admiral Nakhimov Battlecruiser Enters Trials in 2020, Heavily Upgraded". bulgarianmilitary.com. 18 January 2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 May 2019. Diakses tanggal 1 May 2019. 
  13. ^ "Russia's flagship nuclear battle cruiser – the world's largest – puts in for repairs". Bellona.org. 9 September 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 March 2016. Diakses tanggal 13 March 2016. 
  14. ^ az (2019-04-22). "Rusia Putuskan untuk Hancurkan Dua Kapal Legendaris Kelas Kirov". JejakTapak. Diakses tanggal 2020-01-20.