Kadet 1947

Kadet 1947 adalah sebuah film drama heroik Indonesia yang disutradarai dan ditulis oleh Rahabi Mandra dan Aldo Swastia. Film ini diproduksi oleh rumah produksi Temata, dan didukung oleh Screenplay Films dan Legacy Pictures. Film ini terinspirasi dari peristiwa misi serangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia yang dilakukan oleh para kadet (calon penerbang Angkatan Udara) di markas pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa pada 29 Juli 1947.[1][2]

Kadet 1947
Sutradara
Produser
Penulis skenario
Pemeran
Penata musikAghi Narottama
SinematograferBatara Goempar
PenyuntingWawan I. Wibowo
Perusahaan
produksi
Tanggal rilis
2021
Durasi90 menit
Negara Indonesia
BahasaIndonesia

SinopsisSunting

Pada tahun 1947, Indonesia dan Belanda baru saja melakukan Perundingan Linggarjati, yang berisi kesepakatan bahwa Belanda mengakui status kemerdekaan Indonesia dan mereka akan segera meninggalkan negeri ini. Namun, beberapa bulan setelahnya, Belanda melanggar kesepakatan tersebut dengan melakukan serangan ke wilayah Jawa dan Sumatera untuk menguasai Indonesia kembali. Peristiwa ini disebut dengan Agresi Militer Belanda I.

Sekelompok kadet dari sekolah penerbang Angkatan Udara di Maguwo, yaitu Sigit (Bisma Karisma), Mul (Kevin Julio), Har (Omara Esteghlal), dan Adji (Marthino Lio), berambisi untuk ikut serta menjaga Indonesia dari Belanda. Namun, ambisi mereka terhalang berbagai rintangan dikarenakan mereka masih berstatus pelajar Angkatan Udara, sehingga mereka tidak mendapat izin untuk membawa pesawat dan senjata.

Pertentangan pun datang dari para petinggi Angkatan Udara yang dipimpin oleh KASAU Komodor Udara Soerjadi Soerjadarma (Mike Lucock), Adisutjipto (Andri Mashadi), Abdulrachman Saleh (Ramadhan Al Rasyid), dan Halim Perdanakusuma (Ibnu Jamil).

Demi menjalankan aksi nekatnya, para kadet meminta bantuan kepada sersan udara Tardjo (Wafda Saifan), serta penembak udara Dul (Chicco Kurniawan) dan Kapoet (Fajar Nugra). Kisah ini bukan hanya mengenai perjuangan Indonesia saja, melainkan juga tentang sekelompok anak muda yang sedang melakukan pembuktian diri dan harus menghadapi konflik persahabatan, serta pertaruhan kisah cinta, seperti Sigit dengan kekasihnya, Asih (Givina Lukita).

ProduksiSunting

Film Kadet 1947 awalnya akan diluncurkan dalam rangka memperingati 75 tahun Hari Kemerdekaan Indonesia di tahun 2020, namun dikarenakan pandemi COVID-19, peluncuran film tertunda hingga menunggu waktu yang lebih kondusif.[3]

Proses produksi yang direncanakan untuk dilakukan pada bulan Maret 2020 juga terhambat akibat pandemi. Proses produksi akhirnya dilaksanakan pada bulan September 2020 dan rampung pada bulan Oktober 2020. Film ini menggunakan sembilan replika pesawat tempur sebagai properti, salah satunya jenis pesawat Cureng yang dipakai saat peristiwa sebenarnya.[4] Set film dibangun di Landasan Udara Gading TNI AU di Gunung Kidul, Yogyakarta. Film ini juga didukung oleh TNI Angkatan Udara.

PemeranSunting

Lagu TemaSunting

Lagu tema diciptakan oleh Melly Goeslaw berjudul "Bakti" dinyanyikan oleh Anneth

ReferensiSunting

  1. ^ Cicilia, Maria (15 April 2020). "Film "Kadet 1947" ungkap sejarah yang belum pernah diceritakan". Antara News. Diakses tanggal 13 Juli 2020. 
  2. ^ "Kadet 1947, Film Adaptasi dari Sejarah Tak Populer". CNN Indonesia. 16 April 2020. Diakses tanggal 13 Juli 2020. 
  3. ^ Rozak, Fathur (16 April 2020). "Film Kadet 1947 Mundurkan Jadwal Tayang". Media Indonesia. Diakses tanggal 13 Juli 2020. 
  4. ^ Sembiring, Ira Gita Natalia (20 Oktober 2020). "9 Replika Pesawat Tempur Dikerahkan untuk Syuting Film KADET 1947". Kompas. Diakses tanggal 16 Juli 2021. 

Pranala luarSunting