Rahabi Mandra atau lebih dikenal dengan nama Rahabi (lahir di Jakarta, 12 Februari 1985; umur 35 tahun) merupakan salah satu sutradara dan penulis skenario asal Indonesia. Pada Festival Film Indonesia 2017, ia mendapat penghargaan sebagai Penulis Skenario Adaptasi Terbaik melalui film Night Bus (2017) bersama Teuku Rifnu Wikana. Film tersebut juga mendapatkan penghargaan sebagai Film Panjang Terbaik dalam ajang yang sama dan menyabet 6 penghargaan lainnya.[1]

Rahabi Mandra
RahabiMandra.jpg
Nama lahir Rahabi Mandra
Nama lain Rahabi Mandra
Pekerjaan sutradara, penulis skenario, produser film
Tahun aktif 2010 – sekarang

Rahabi adalah sutradara film pendek Presiden Indonesia Joko Widodo naik sepeda motor, dalam pembukaan ajang Asian Games 2018.

Saat ini bersama Aldo Swastia ia menjadi sutradara untuk film Kadet 1947.[2][3][4]

PendidikanSunting

Rahabi lahir dan besar di Jakarta dan menyelesaikan pendidikan tingkat strata 1 (S-1) di Institut Kesenian Jakarta tahun 2008 bidang Penyutradaraan Film.[5]

KarierSunting

SutradaraSunting

Karier perfilmannya dimulai dengan menjadi sutradara (bersama Hanung Bramantyo) dan penulis skenario untuk film 2014. Film ini adalah film drama dengan berlatar belakang pemilihan presiden Indonesia, mencoba menampilkan berbagai sisi dalam perpolitikan terkini. Film ini menjadi nominasi untuk beberapa kategori seperti Penulis Skenario Terpuji, Sutradara Terpuji dan Film Terpuji dalam ajang Festival Film Bandung 2015.[6] Film ini juga masuk seleksi di ajang internasional Osaka Asian Film Festival 2014, bersaing dengan film-film Asia lainnya untuk mendapatkan penghargaan The Grand Prix dan Most Promising Talent Award.[7][8]

Pada tahun 2019 Rahabi bergabung bersama rumah produksi Temata dan menjabat sebagai Chief Creative Officer. Salah satu karya terbarunya bersama Temata adalah Ustadz Jaga Jarak, sebuah web series pertama yang dirancang hanya dengan menggunakan telepon dan video conference untuk keseluruhan proses pra produksi, syuting, hingga pasca produksi, dengan menerapkan protokol keamanan karena pandemi.[9]

Film panjang terbaru, tahun 2020 yang tengah digarap Rahabi bersama Temata adalah Kadet 1947, sebuah film petite histoire (sejarah kecil) tentang perjuangan para murid Angkatan Udara melawan Agresi Militer Belanda I yang dikemas dalam genre drama berlabel “inspired by true story.” Ia menulis dan menyutradarainya bersama Aldo Swastia. Proses penggarapan film ini tertunda akibat pandemi SARS-Cov-2 (virus corona). Dari rencana 40 hari proses syuting yang dijalani sejak awal Maret 2020, baru berjalan tiga hari. Rencana awal film ini akan tayang pada Agustus 2020 sebagai kado HUT ke-75 RI. Rencananya, produksi akan digulirkan lagi pada Juni 2020, sementara jadwal tayang yang belum ditentukan.[2][3][4]

Penulis skenarioSunting

Rahabi bersama Titien Wattimena menjadi penulis skenario untuk film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar yang menjadi film box office dan menjadi tiga film dengan penonton terbanyak pada 2014.[10] Film ini memenangkan penghargaan Apresiasi Film Biografi terbaik dalam ajang Apresiasi Film Indonesia 2015 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.[11]

Tahun 2017, ia bersama Rifnu Wikana menjadi penulis skenario untuk film Night Bus dan memenangkan penghargaan untuk kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia 2017.[1] Skenario film ini diadaptasi dari cerita pendek berjudul Selamat yang ditulis oleh Rifnu dan diterbitkan di sebuah situs bernama Lentera Timur.[12]

Pada 2018, Rahabi bergabung ke dalam rumah produksi Base Entertainment sebagai Head Writer dan dipercaya untuk menulis skenario untuk film berjudul Guru-Guru Gokil (2020) yang diproduseri oleh Shanty Harmayn dan Dian Sastrowardoyo.[13]

FilmografiSunting

FilmSunting

SutradaraSunting

Penulis skenarioSunting

PendekSunting

  • Daun Terus Melayang, 2008, sutradara dan penulis skenario[26]

DokumenterSunting

  • Langkah Bhayangkara Putri, 2018, sutradara
  • Indonesia Menuju Broadway, 2019, sutradara

Web seriesSunting

  • Pulang Pulang Ganteng, 2016 - 2017, sutradara dan penulis skenario[27]
  • Ustadz Jaga Jarak, 2020, sutradara dan penulis skenario[9]

LainnyaSunting

PenghargaanSunting

Tahun Penghargaan Kategori Film Hasil Keterangan
2008
Festival Film Indonesia 2008
Film Pendek Terbaik
Daun Terus Melayang
Nominasi
[26]
2014
Festival Film Bandung 2015
Penulis Skenario Terpuji
2014
Nominasi
[6]
Sutradara Terpuji
Nominasi
Osaka Asian Film Festival
The Grand Prix
Nominasi
[7][8]
Most Promising Talent Award
Nominasi
Apresiasi Film Indonesia
Apresiasi Film Biografi terbaik
Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar
Menang
[11]
2017
Festival Film Indonesia 2017
Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
Night Bus
Menang
[1]

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Afrisia, Rizky Sekar (12 November 2017). "Daftar Lengkap Pemenang Piala Citra FFI 2017". CNN Indonesia. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  2. ^ a b Cicilia, Maria (15 April 2020-04-15). "Film "Kadet 1947" ungkap sejarah yang belum pernah diceritakan". Antara News. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  3. ^ a b "Kadet 1947, Film Adaptasi dari Sejarah Tak Populer". CNN Indonesia. 16 April 2020. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  4. ^ a b Gita Natalia Sembiring, Ira (17 April 2020). "4 Fakta Menarik Film KADET 1947, Berlatar Sejarah hingga Bertabur Bintang Muda Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  5. ^ "Profil Rahabi Mandra di jejaring LinkedIn". LinkedIn. Diakses tanggal 20 Juli 2020. 
  6. ^ a b Irwansyah, Ade (11 Agustus 2015). "Ini Daftar Lengkap Nominasi Festival Film Bandung 2015". Liputan6 dot com. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  7. ^ a b "OSAKA ASIAN FILM FESTIVAL 2014". www.oaff.jp (dalam bahasa Inggris). 2014. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  8. ^ a b "Competition, 2014". www.oaff.jp (dalam bahasa Inggris). 2014. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  9. ^ a b Wanadriani Santosa, Lia (11 Mei 2020). "Di balik layar "Ustadz Jaga Jarak", gangguan internet hingga cahaya". Antara News. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  10. ^ "Data penonton tahun 2014". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  11. ^ a b Maulipaksi, Desliana (25 Oktober 2015). "17 Pemenang Apresiasi Film Indonesia 2015". Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  12. ^ Hemawati, Retno (07 Desember 2015). "Teuku Rifnu Wikana Cerpennya Diangkat ke Layar Lebar". Media Indonesia. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  13. ^ Nur Zhafira, Arnidhya (04 Mei 2020). "Berkenalan dengan para tokoh melalui "Guru-Guru Gokil Audio Series"". Antara News. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  14. ^ "2014(2014)". IMDB dot com. 26 Februari 2015. Diakses tanggal 20 Juli 2020. 
  15. ^ a b "Kadet 1947". IMDB dot com. Diakses tanggal 09 Juli 2020. 
  16. ^ "2014(2014)". IMDB dot com. 26 Februari 2015. Diakses tanggal 20 Juli 2020. 
  17. ^ "Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014)". IMDB dot com. 24 Desember 2014. 
  18. ^ "Hijab (2015)". IMDB dot com. 15 Januari 2015. 
  19. ^ "Turis Romantis (2015)". IMDB dot com. 23 April 2015. 
  20. ^ "Air Mata Surga (2015)". IMDB dot com. 22 Oktober 2015. 
  21. ^ "Senjakala di Manado (2016)". IMDB dot com. 01 Desember 2016. 
  22. ^ "Trinity, The Nekad Traveller (2017)". IMDB dot com. 16 Maret 2017. 
  23. ^ "Night Bus (2017)". IMDB dot com. 06 April 2017. 
  24. ^ "Trinity Traveller (2019)". IMDB dot com. 28 November 2019. 
  25. ^ "Guru-Guru Gokil (2020)". IMDB dot com. 2020. 
  26. ^ a b Hidayah, Aguslia (30 November 2008). "Tiga Film Dominasi Nominasi FFI 2008 - Budaya - koran.tempo.co". Koran Tempo. Diakses tanggal 08 Juli 2020. 
  27. ^ "Pulang-Pulang Ganteng". IMDB dot com. 2016–2017. Diakses tanggal 20 Juli 2020. 
  28. ^ Suastha, Riva Dessthania (19 Agustus 2018). "Jokowi Curi Perhatian Netizen di Pembukaan Asian Games 2018". CNN Indonesia. Diakses tanggal 30 Juni 2020. 

Lihat jugaSunting

Pranala luarSunting