Buka menu utama

Kabinet Presidensial adalah kabinet pertama yang dibentuk di Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Kabinet pertama ini hanya bersifat formal saja dan belum bisa melaksanakan roda pembangunan dan pemerintahan.

Kabinet Presidentil
Flag of Indonesia.svg
Kabinetpertama.jpg
Anggota Kabinet Presidensial saat berfoto bersama
Dibentuk19 Agustus 1945
Diselesaikan14 November 1945
Struktur Pemerintahan
Kepala PemerintahanSoekarno
Wakil Kepala PemerintahanMohammad Hatta
Kepala negaraSoekarno
Jumlah Menteri16
Jumlah Pejabat Setingkat Menteri4
Jumlah Wakil Menteri / Menteri Muda2
Sejarah Kabinet
PenggantiKabinet Sjahrir I
Daftar menteri dan pejabat daerah yang dirilis oleh Presiden.

Nama kabinet pertama ini yang juga sering dieja Kabinet Presidentiil. Dinamakan demikian karena setelah merdeka, Indonesia menerapkan sistem presidensial di mana presiden berfungsi sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Pimpinan KabinetSunting

Presiden Wakil Presiden
Soekarno     Mohammad Hatta

Susunan kabinet[1][2]Sunting

Catatan kakiSunting

  1. ^ Program kabinet ini tidak pernah diumumkan.
  2. ^ Partai-partai politik kala itu belum dibentuk.
  3. ^ Kabinet ini tidak memiliki Menteri Keamanan Rakyat karena Soeprijadi yang diangkat menjadi Menteri Keamanan Rakyat tidak pernah melakukan dan tidak pernah menyatakan menerima pengangkatan tersebut.
  4. ^ Berhenti tanggal 25 September 1945, diganti oleh Mr. A.A. Maramis.
  5. ^ Posisi Mr. A.A. Maramis yang diangkat sebagai Menteri Keuangan tidak digantikan.
  6. ^ Tanggal 25 September 1945 menjabat sebagai Menteri Keuangan.

ReferensiSunting

  • Kahin, George McTurnan (1952) Nationalism and Revolution in Indonesia Cornell University Press, ISBN 0-8014-9108-8
  • Ricklefs (1982), A History of Modern Indonesia, Macmillan Southeast Asian reprint, ISBN 0-333-24380-3
  • Simanjuntak, P. N. H. (2003), Kabinet-Kabinet Republik Indonesia: Dari Awal Kemerdekaan Sampai Reformasi (dalam bahasa Indonesian), Jakarta: Djambatan, hlm. 15–23, ISBN 979-428-499-8. 

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting