Buka menu utama

Blimbingsari, Blimbingsari, Banyuwangi

desa di Kabupaten Banyuwangi
(Dialihkan dari Blimbingsari, Rogojampi, Banyuwangi)

Blimbingsari adalah sebuah nama desa di wilayah Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Letaknya sekitar 17 kilometer ke arah selatan dari pusat kota Banyuwangi[1].

Blimbingsari
Desa
Kantordesablimbingsarirogojampibanyuwangi.jpeg
Kantor Desa Blimbingsari
Locator Desa Blimbingsari.png
Peta lokasi Desa Blimbingsari
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBanyuwangi
KecamatanBlimbingsari
Kodepos68462
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Desa Blimbingsari dulunya merupakan bagian dari Kecamatan Rogojampi. Kemudian saat pemekaran diresmikan pada 9 Januari 2017 maka Desa Blimbingsari masuk ke dalam wilayah Kecamatan Blimbingsari sekaligus menjadi pusat pemerintahannya.

Daftar isi

Pembagian wilayahSunting

Desa Blimbingsari terdiri dari 5 dusun, yaitu:

  • Dusun Bentengan
  • Dusun Blimbingsari
  • Dusun Krajan
  • Dusun Pecemengan
  • Dusun Tegalwero

SejarahSunting

Nama asli Blimbingsari adalah Banyualit yang diganti kira-kira tahun 60-an.

GeografiSunting

Desa ini terletak di pesisir timur pulau Jawa. Dari pantai, Pulau Bali dapat terlihat dengan jelas.[1]

PendudukSunting

Penduduknya mayoritas terdiri dari empat suku, yaitu suku Osing, Jawa, Bali, dan Madura.

Mata pencaharianSunting

Mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan nelayan.

PendidikanSunting

Lembaga pendidikan formal di Desa Blimbingsari adalah sebagai berikut:

  • SD Negeri 1 Blimbingsari
  • SD Negeri 2 Blimbingsari
  • SD Negeri 3 Blimbingsari

Kawasan wisata BlimbingsariSunting

Wisata pantai Blimbingsari merupakan kawasan wisata kuliner yang terkenal dengan ikan bakarnya yang khas Banyuwangi. Lokasi kawasan wisata ini sekitar 20 kilometer dari kota Banyuwangi ke arah selatan dan berjarak kurang-lebih satu kilometer dari Pelabuhan Udara Blimbingsari.[2]

Wisata Pantai Blimbingsari adalah salah satu kawasan wisata laut di Banyuwangi. Pengunjung kebanyakan datang biasanya saat sore tiba. Selain menjadi wisata keluarga, anak-anak muda juga memanfaatkan pantai untuk berolahraga sepak bola dan bola volly.[1]

Pantai Blimbisari ramai dikunjungi salah satunya berkat berdirinya warung lesehan sejak 1998 lalu. Dulunya, warung-warung itu adalah rumah para nelayan yang memiliki ide mendirikan warung untuk coba-coba. Saat itu, sebagian ikan dari tangkapannya dibakar lalu dijual ke tetangga. Lambat laun, masakan Buang bertambah laris.[1]

Bandara Udara BlimbingsariSunting

Desa Blimbingsari menjadi lokasi dari Bandar Udara Blimbingsari yang telah diresmikan pada Desember 2010 lalu. Kini bandar udara tersebut dapat melayani jalur udara Banyuwangi - Denpasar - Banyuwangi dan Banyuwangi - Surabaya - Banyuwangi. Kode penerbangan untuk wilayah Banyuwangi adalah BWX.

Lihat PulaSunting

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d Jebeng Thulik. Paguyuban Duta Wisata & Budaya Kabupaten Banyuwangi. 3 Agustus 2011. Pesona Pantai dan Ikan Bakar Khas Blimbingsari.
  2. ^ Radar Pembangunan. Taman Wisata Pantai Blimbingsari Sudah Saatnya Berbenah Diri.

Pranala luarSunting