BASE Entertainment

BASE Entertainment adalah sebuah studio film yang merupakan gabungan (merger) dari tiga perusahaan film, SALTO FILMS yang didirikan oleh Shanty Harmayn (produser, Garuda di Dadaku, Sang Penari), MILLION PICTURES oleh Ben Soebiakto dan Aoura Lovenson Chandra (produser, Negeri 5 Menara), dan KAWI CONTENT berbasis di Singapura yang didirikan oleh Tanya Yuson. BASE Entertainment fokus pada kegiatan pendanaan, pengembangan cerita dan IP (Intellectual Property), serta distribusi film di Indonesia. BASE ingin berusaha menghasilkan cerita-cerita dan kualitas produksi yang bermutu, dan relevan dengan penonton Indonesia. Proyek pertama BASE Entertainment adalah slate atau rangkaian tiga film karya Joko Anwar, bekerja sama dalam pendanaan dan produksi film bersama Ivanhoe Pictures dari Los Angeles, CJ Entertainment, dan Rapi Films. Ketiga film ini, disebutkan sesuai urutan produksinya, adalah: Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore), Ghost in the Cell, dan The Vow. Ketiganya akan disutradarai oleh Joko Anwar, dari skenario yang ditulisnya sendiri.

BASE Entertainment
181129-BASE-Logo New-Edited for Wikipedia.png
Diluncurkan18 September 2018
JaringanRumah Produksi di Jakarta dan Singapura
PemilikShanty Harmayn
Aoura L. Chandra
Tanya Yuson
Ben Soebiakto
Negara Indonesia
 Singapura
Kantor pusatKebayoran Baru, Jakarta Selatan
Situs webbase-ent.com

Selain kerja sama tiga film dengan Joko Anwar, BASE Entertainment juga telah berpartisipasi dalam pendanaan film anak-anak Kulari Ke Pantai (2018) karya Mira Lesmana dan Riri Riza. BASE juga akan melakukan co-production dengan New Amsterdam Film Company dalam film war thriller berjudul The East Indies karya sutradara Belanda, Jim Taihuttu (rilis 2020), dan tengah mengembangkan sebuah cerita dari adaptasi novel grafis terbaik dan terkenal dari Filipina berjudul Trese, karya Budjette Tan dan Kajo Baldisimo. Hingga 2020, BASE Entertainment berencana membuat 15 sampai 20 judul untuk layar lebar maupun serial.

Pendiri & Partner BASE EntertainmentSunting

Shanty Harmayn - Partner & Chief of ExecutiveSunting

Adalah produser film yang melahirkan film-film seperti Sang Penari (2011), pemenang Film Terbaik Festival Film Indonesia 2012, dan film box office keluarga bertema sepakbola Garuda di Dadaku (2011), Garuda di Dadaku 2 (2011) dan Pasir Berbisik (2001). Karier di dalam perfilman sudah dimulai dari 1999 sebagai pencetus, pendiri, sekaligus direktur dari Jakarta International Film Festival (JiFFest) dan In-DOCS pada tahun 2002. Lulusan jurusan film dari Stanford University ini sekarang juga aktif sebagai dewan penasihat untuk APROFI (Asosiasi Produser Film Indonesia) dan Singapore Media Festival.

Aoura Lovenson Chandra - Partner & Chief of Finance and BusinessSunting

Lulusan sekolah film di Sydney, Australia ini memulai karier sebagai produser film layar lebar sejak tahun 2005. Portofolio filmnya yang penting adalah Negeri 5 Menara yang menjadi salah satu film Indonesia tersukses pada tahun 2012. Saat dunia digital meroket, Aoura membentuk Muvila.com (2013), situs berita film dan televisi yang kemudian menjadi penyelenggara Jakarta International Film Festival atau JiFFest pada tahun 2013 dan 2014. Sempat menjabat sebagai VP Marketing di KLN dan memproduksi webseries Anak Artis yang berhasil memperoleh penghargaan. Tahun 2015, Aoura mendirikan FamousID Network, jaringan kreator digital terbesar di Indonesia. Bersama Famous, Aoura menelurkan beberapa award winning web series, seperti Sore, dan Ibu Ibu Hot. Area distribusi, promosi, dan investasi menjadi salah satu keahlian pria yang kaya akan pengalaman di industri Media & Digital Entrepreneur ini.

Tanya Yuson - Partner & Chief of Creative DevelopmentSunting

Produser dan filmmaker asal Filipina yang menghabiskan waktunya selama 14 tahun bekerja di divisi pengembangan untuk studio film seperti New Line Cinema dan The Walt Disney Company di New York dan Los Angeles. Kariernya berkembang menjadi produser sekaligus eksekutif di Millar Gough Ink dan menghasilkan proyek sukses seperti tayangan televisi Smallville dan film Hannah Montana The Movie yang berhasil meraup keuntungan lebih dari US$ 100 juta di box office Amerika. Portofolionya dilengkapi dengan menjadi konsultan perusahaan film Dino de Laurentiis di Los Angeles.

Ben Soebiakto - PartnerSunting

Namanya sangat familiar di ranah industri kreatif Indonesia. Memulai karier bisnisnya justru ketika mengalami kegagalan di sekolah. Dengan bakat seni dan kreatif, Ben memulai perusahaan desain yang akhirnya membuat Ben memiliki perusahaan agency sendiri. Pada tahun 2011, salah satu perusahaan digital miliknya, Mirum, dibeli oleh WPP, jaringan agensi terbesar berbasis di London. Setelah akuisisi tersebut, Ben melanjutkan untuk membangun dan berinvestasi di sejumlah startups, hingga akhirnya di 2015 salah satu perusahaannya, Kapanlagi Network ,dibeli oleh Mediacorp Singapore. Selain itu, Ben juga merupakan pendiri dari Ideafest, festival kreatif terbesar di Indonesia. Salah satu kekuatan Ben adalah berpartner dengan talenta kreatif terdepan Indonesia, seperti Hanung Bramantyo, Andi F Noya, Dian Muljadi, Yoris Sebastian, Christian Rijanto, Steve Christian, Kevin Mintaraga, dan masih banyak lagi. Saat ini Ben masih aktif berinvestasi di lebih dari 15 perusahaan teknologi, retail, dan F&B melalui perusahaan investasi miliknya, Benson Capital.

Film & Proyek BASE EntertainmentSunting

Perempuan Tanah JahanamSunting

Film pertama dari rangkaian tiga film karya Joko Anwar bersama BASE Entertainment, Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, dan Rapi Films. Film yang memiliki judul internasional IMPETIGORE ini dibintangi oleh Tara Basro, Marissa Anita, Ario Bayu, Christine Hakim, Asmara Abigail, Kiki Narendra, Teuku Rifnu, Zidni Hakim, Faradina Mufti, dan Arswendy Bening Swara. Film ini bercerita tentang Maya dan sahabatnya yang kembali ke desa asal Maya untuk mencari warisan keluarganya. Keduanya tidak tahu bahwa mereka sudah sangat diincar oleh warga desa untuk suatu rencana yang mengerikan. Film Perempuan Tanah Jahanam rilis di bioskop Indonesia pada Oktober 2019 dan berhasil ditayangkan di Sundance Film Festival 2020 dan International Film Festival Rotterdam.

Guru-Guru GokilSunting

Ini adalah film pertama yang diproduseri oleh Dian Sastrowardoyo dan BASE Entertainment. Film ini ditulis oleh Rahabi Mandra (Night Bus) dan diproduksi tahun 2019. Guru-Guru Gokil dibintangi oleh Gading Marten, Dian Sastrowardoyo, Faradina Mufti, Boris Bokir, Kevin Ardilova, Shakira Jasmine, dan Arswendy Bening Swara. Guru-Guru Gokil bercerita tentang Taat, seorang yang berambisi untuk sukses, namun sering menemui kegagalan dalam karier. Saat ia harus bekerja sebagai guru pengganti, sebuah insiden menimpa guru-guru di sekolah tempat Taat bekerja. Melalui persahabatan dan hubungannya dengan para guru dan murid membuat pandangan Taat pada uang dan kesuksesan berubah. Guru-Guru Gokil dijadwalkan tayang di Netflix pada 17 Agustus 2020.

BebasSunting

Bebas, sebuah film adaptasi dari hit box office Korea Selatan, Sunny, adalah hasil kolaborasi antara Miles Films dan CJ Entertainment dengan dukungan dari Ideosource Entertainment dan BASE Entertainment. Ini juga menandai kolaborasi kedua BASE Entertainment dengan Miles Films setelah Kulari Ke Pantai. Bebas juga diproduksi dan disutradarai oleh duo di belakang Petualangan Sherina dan Gie, yaitu Mira Lesmana dan Riri Riza. Bebas tayang di bioskop Indonesia pada Oktober 2019.

Kulari Ke PantaiSunting

Kulari Ke Pantai adalah proyek film BASE Entertainment pertama. Film ini diproduksi dan disutradarai oleh Mira Lesmana dan Riri Riza, duo di belakang Petualangan Sherina & Laskar Pelangi. Kulari Ke Pantai adalah proyek kolaborasi antara Miles Films, BASE, Ideosource, dan GO-JEK.

The EastSunting

BASE Entertainment bekerja sama dengan New Amsterdam Film Company dalam film thriller perang The East oleh sutradara Belanda Jim Taihuttu. Film ini telah mulai syuting pada awal 2019 dan rencananya akan dirilis pada 2020.

TRESESunting

BASE Entertainment adalah bagian dari produksi serial animasi Netflix berjudul Trese yang diambil dari novel grafis Filipina dengan judul yang sama. Novel grafis ini dibuat oleh Budjette Tan dan Kajo Baldisimo.

Akhirat: A Love StorySunting

Akhirat: A Love Story adalah proyek film drama fantasi romantis BASE Entertainment bersama Studio Antelope. Film ini merupakan film panjang pertama Jason Iskandar sebagai sutradara. Film ini mulai syuting pada September 2020 dan akan tayang pada awal 2021

Quarantine TalesSunting

Quarantine Tales adalah sebuah film omnibus yang terdiri dari 5 kisah dengan 5 sutradara berbeda dan dibintangi oleh para aktor-aktris ternama. Masing-masing sutradara menampilkan ide cerita menarik, seperti Ifa Isfansyah dengan Cook Book, Dian Sastrowardoyo dengan Nougat, Acho Tenri mengangkat judul Happy Girls Don't Cry, Sidhrata Tata dengan The Protocol, dan Jason Iskandar dengan Prankster. Film ini akan tayang di Bioskop Online pada 18 Desember 2020.

Lara AtiSunting

Lara Ati adalah film drama komedi Indonesia yang disutradarai oleh Bayu Skak. Film ini akan menjadi awal dari kolaborasi BASE Entertainment bersama Bayu Skak sekaligus debut Bayu Skak sebagai penulis cerita dan sutradara penuh. Seperti film Bayu Skak sebelumnya, Yowis Ben film ini juga memasukkan unsur lokal & tutur bahasa jawa untuk sebagian besar dialog di film. Film ini dibintangi oleh Bayu Skak, Tatjana Saphira dan Sahila Hisyam.

Pranala luarSunting