Buka menu utama

Aloysius Sutrisnaatmaka

Uskup Keuskupan Samarinda

Mgr. Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka, M.S.F. (lahir di Wedi, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia, 18 Mei 1953; umur 66 tahun) adalah Uskup Keuskupan Palangkaraya.

Mgr. Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka M.S.F.
Uskup Palangkaraya
Mgr Aloysius Sutrisnaatmaka.jpg
GerejaGereja Katolik Roma
KeuskupanPalangkaraya
Ditunjuk23 Januari 2001
(18 tahun, 301 hari)
PendahuluYulius Aloysius Husin
Jabatan lain
  • Ketua Komisi Karya Misioner (2018—2021)
Tahbisan
Ditahbiskan6 Januari 1981[1]
(38 tahun, 318 hari)
oleh Kardinal Justinus Darmojuwono
Konsekrasi7 Mei 2001
(18 tahun, 197 hari)
oleh Kardinal Julius Darmaatmadja, S.J.
Data Diri
Nama lahirAloysius Maryadi Sutrisnaatmaka
Lahir18 Mei 1953 (umur 66)
Wedi, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia
Kewarganegaraan Indonesia
DenominasiKatolik Roma
KediamanBukit Tunggal, Jekan Raya, Palangka Raya[2]
Posisi sebelumnya
  • Ketua Komisi Teologi KWI (2015—2018)
Alma materUniversitas Kepausan Gregoriana
Moto"Ut permanerent in gratia Dei"
(Tetap tinggal dalam Kasih Karunia Allah)
Lambang{{{coat_of_arms_alt}}}

KaryaSunting

Mgr. Trisna ditahbiskan menjadi imam pada 6 Januari 1981 di Skolastikat MSF, Yogyakarta. Ia kemudian bertugas di Paroki St. Theresia, Balikpapan pada tahun 1981 hingga 1982. Ia meraih gelar doktor dalam bidang misiologi dari Universitas Kepausan Gregoriana di Roma.[3] Selama 11 tahun, sejak 1990, Mgr Trisna menjabat di Komisi Liturgi KWI sebagai Wakil Ketua, sementara juga menjadi dosen di Yogyakarta. Ia turun berperan dalam peluncuran Puji Syukur.[4] Ia sempat ditugaskan untuk mendampingi kelompok imam-imam Balita (tahbisan Bawah Lima Tahun) MSF termasuk di Kalimantan (Samarinda, Banjarmasin, dan Palangka Raya) serta menjadi nara sumber pada perayaan Yubileum tingkat Keuskupan Palangkaraya bulan Oktober 2000.

Ia terpilih menjadi Uskup Palangkaraya pada tanggal 23 Januari 2001. Ia ditahbiskan menjadi Uskup di Gereja Katedral St. Maria Palangka Raya, pada 7 Mei 2001, di mana Kardinal Julius Darmaatmadja, S.J., Uskup Agung Jakarta sekaligus Uskup Ordinariat Militer Indonesia menjadi Uskup Penahbis Utama, sementara Uskup Agung Pontianak, Mgr. Hieronymus Herculanus Bumbun, O.F.M. Cap. dan Uskup Agung Samarinda Mgr. Florentinus Sului Hajang Hau, M.S.F. menjadi Uskup Ko-konsekrator.

Selama kepempinannya, ia telah mengadakan Raker Keuskupan dan perjalanan ke paroki-paroki dan stasi-stasi untuk mengenal lebih dekat dan sekaligus memberikan Sakramen Krisma. Keuskupan Palangkaraya juga akan mengadakan sinode pada tahun 2018.

Mgr. Sutrisnaatmaka menjadi ko-konsekrator bersama dengan Uskup Banjarmasin, Mgr. Petrus Boddeng Timang, M.S.F. dalam penahbisan Mgr. Paulinus Yan Olla, M.S.F. sebagai Uskup Tanjung Selor pada 5 Mei 2018. Bertindak sebagai Uskup Penahbis Utama ialah Mgr. Yustinus Harjosusanto, M.S.F., Uskup Agung Samarinda.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting

Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Yulius Aloysius Husin, M.S.F.
Uskup Palangkaraya
23 Januari 2001—kini
Petahana