Ziba (ציבא) adalah seorang laki-laki yang disebukan dalam  Kitab 2 Samuel pada Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dia adalah seorang hamba Saul, dan kemudian melayani cucu Saul, Mefiboset bin Yonatan bin Saul.

Ilustrasi dari Morgan Alkitab Daud melarikan diri dari Yerusalem. Ziba adalah di sebelah kanan, membawakan perbekalan untuk David.

Ziba disebutkan di tiga tempat. Dalam 2 Samuel 9, Daud berbicara dengannya dan mengatakan kepadanya bagaimana Mefiboset akan menjadi tuannya. Dalam 2 Samuel 16, ketika Daud melarikan diri dari Yerusalem setelah pemberontakan Absalom, Ziba datang kepada Daud dengan membawa perbekalan, dan mengklaim bahwa Mefiboset telah mengkhianati Daud. Daud merespon dengan memberikan semua yang menjadi milik Mefiboset kepada Ziba. Akhirnya, dalam 2 Samuel 19, ketika Daud kembali ke Yerusalem, Mefiboset memberitahu Daud bahwa Ziba telah berbohong. Daud merespon dengan mengatakan "Engkau dan Ziba harus membagi tanah."

Daud tampaknya tidak tahu siapa yang harus percaya, tapi kebanyakan komentator telah menyimpulkan bahwa Ziba berbohong supaya "membuat dirinya tampak menjadi satu-satunya subjek setia yang layak untuk mendapatkan kemurahan dari Daud, dan memperoleh harta Saul."[1]

Ziba mempunyai lima belas anak laki-laki, dan meskipun dia adalah seorang pembantu pada rumah Saul, ia mempunyai dua puluh hamba-hambanya sendiri (Samuel 9:10).

ReferensiSunting

  1. ^ Robert Alter, The David Story (New York: W. W. Norton, 2000), p. 291.