Buka menu utama
pasal 3       Yosua 4       pasal 5
Leningrad Codex Joshua

Kitab Yosua lengkap pada Kodeks Leningrad, dibuat tahun 1008.
Kitab: Kitab Yosua
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 6
Kategori: Nevi'im

Yosua 4 (disingkat Yos 4) adalah pasal keempat Kitab Yosua dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang memuat riwayat Yosua dalam memimpin orang Israel menduduki tanah Kanaan.[1] Pasal ini berisi riwayat pendirian kedua belas batu peringatan setelah penyeberangan sungai Yordan.[2]

TeksSunting

WaktuSunting

  • Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada hari ke-10 bulan 1 (Nisan) tahun ke-41 setelah bangsa Israel ke luar dari tanah Mesir, yaitu hari bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan masuk ke tanah Kanaan.[3] Diperkirakan pada tahun 1406 SM.[4]

TempatSunting

 
Peta aliran sungai Yordan. Di bagian bawah tertera: "Jericho" (= Yerikho), "Gilgal", dan "Abel Shittim" (= Sitim).

StrukturSunting

Terjemahan Baru (TB) membagi pasal ini:

  • Yosua 4:1-2 = Perintah Tuhan mengenai dua belas batu peringatan
  • Yosua 4:3-7 = Perkataan Yosua kepada bangsa Israel mengenai batu peringatan
  • Yosua 4:8-9 = Kedua belas batu peringatan di perkemahan dan di tengah sungai Yordan
  • Yosua 4:10-18 = Akhir penyeberangan sungai Yordan
  • Yosua 4:19-24 = Kedua belas batu peringatan di Gilgal

Ayat 1Sunting

Setelah seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan,
berfirmanlah TUHAN kepada Yosua, demikian: (TB)[5]

Ayat 1 bahasa IbraniSunting

Teks Masoret

ויהי כאשר־תמו כל־הגוי לעבור את־הירדן פ
ויאמר יהוה אל־יהושע לאמר׃

Transliterasi:

way-hî ka-’ă-šer-ta-mū ḵāl ha-gō-w la-‘ă-ḇō-wr ’eṯ-ha-yar-dên; (p̄)
wa-yō-mer Yah-weh ’el-yə-hō-wō-šu-a‘ lê-mōr.[6]

Terjemahan harfiah

Dan-terjadilah bahwa-selesai seluruh bangsa-itu menyeberangi Yordan-itu; (p)
Dan-berfirmanlah Yahweh kepada-Yosua katanya

Ayat 1 catatanSunting

  • "(p)": Tanda piska/petuha di tengah-tengah Yosua 4:1 merupakan tanda baca kuno pre-Masoretik, yang tetap disalin dalam Teks Masoret, melambangkan spasi pemisah yang menandai permulaan parsyah baru.[7]

Ayat 6Sunting

"Supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu, jika anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu?" (TB)[8]

Allah menginginkan agar umat-Nya senantiasa memperhatikan iman anak-anak mereka (lihat Ulangan 6:7). Batu-batu peringatan yang didirikan di tepi Sungai Yordan memberikan kesempatan bagi orang-tua untuk mengajar anak-anak mereka mengenai kuasa dan kesetiaan Allah. Melalui pengajaran semacam itu diharapkan agar "mereka selalu takut akan Tuhan, Allahmu" (Yosua 4:24) Sebuah monumen batu sering kali dipakai untuk mengingatkan angkatan masa depan mengenai keselamatan dan kasih karunia Allah terhadap umat-Nya. Orang percaya masa kini masih dapat memilih hal-hal atau tempat-tempat tertentu sebagai peringatan akan hal-hal baik yang telah dilakukan Allah bagi mereka; peringatan-peringatan ini dapat membantu kita dalam mengajar anak-anak memandang kepada Allah untuk pertolongan dan bimbingan sepanjang hidup mereka.[9]

Ayat 19Sunting

Bangsa itu telah keluar dari sungai Yordan pada tanggal sepuluh bulan pertama dan mereka berkemah di Gilgal, di batas timur Yerikho. (TB)[3]
  • Menurut tradisi Yahudi, Miryam, kakak perempuan Musa dan Harun, mati pada tanggal yang sama, yaitu tanggal 10 bulan Nisan setahun sebelumnya di Kadesh, di padang gurun Zin.[10]
  • Menurut tradisi Kristen, Yesus Kristus dielu-elukan masuk ke Yerusalem pada tanggal 10 Nisan, yaitu 4 hari sebelum Ia mati disalibkan.[11]
  • "Gilgal" (31°53′N 35°30′E / 31.88°N 35.5°E / 31.88; 35.5): Tempat perkemahan pertama bangsa Israel di tanah Kanaan setelah sampai di tepi barat sungai Yordan (Yosua 4:19) dan dihuni dalam suatu periode yang cukup lama (Yosua 9:6; Yosua 10:6 dst., Yosua 9:15; Yosua 14:6).[12] Terletak pada sebuah bukit kecil atau tanah yang agak menonjol pada dataran Yerikho (Arboth-Jericho atau “the plains of Jericho”) di bagian tanah rata “Ghôr” yang terbentang antara kota Yerikho dan sungai Yordan.[13] Kata "Gilgal" mengacu pada suatu "lingkaran" (“circle”; melingkar) dan dikaitkan dengan makna "menggulung" untuk "menghapuskan" (rolling; Yosua 5:9) tetapi lebih dahulu merujuk kepada batu-batu peringatan yang disusun "melingkar" (sebagaimana juga ditemukan di beberapa tempat lain di Kanaan), dan terlestarikan dalam situs modern Birket Jiljuliyeh, dekat kota modern Yerikho.[12] Nama tempat ini sudah disebutkan dalam Ulangan 11:30 untuk menggambarkan tempat tinggal orang Kanaan (“over against Gilgal”).[14] Situsnya ditetapkan oleh Flavius Yosefus: 50 furlong (10 km) dari sungai Yordan dan 10 furlong (2 km) dari Yerikho,[15] yang dekat dengan desa modern er-Riha (yaitu Yerikho yang sekarang).[14] Rupanya bukan nama baru melainkan nama itu kemudian diberi makna dan nilai penting baru dengan adanya peristiwa-peristiwa dalam Kitab Yosua ini.[14] Di kemudian hari memiliki sejarah penting, terutama penampakan "Panglima Balatentara TUHAN" (‘the captain of the host of the Lord’) kepada Yosua (Yosua 5:13 dst.), serta kemunculan Malaikat TUHAN yang mengindikasikan bahwa Gilgal adalah suatu tempat kudus (sanctuary) sebagaimana Sinai, di mana Allah menyatakannya sebagai tempat kediaman-Nya (Hakim-hakim 2:1).[12] Gilgal disebutkan lagi pada zaman Saul (1 Samuel 7:16; 1 Samuel 10:8), dan sekitar 60 tahun kemudian dalam sejarah kepulangan Daud ke Yerusalem (2 Samuel 19:15).[13] Pada abad ke-8, Gilgal masih sering disebut-sebut (Hosea 4:15; Hosea 9:15; Hosea 12:11; Amos 4:4; Amos 5:5).[12]

Ayat 24Sunting

"Supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu." (TB)[16]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar Kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. ^ a b c Yosua 4:19 - Sabda.org
  4. ^ Timeline Kitab Yosua
  5. ^ Yosua 4:1 - Sabda.org
  6. ^ Joshua 4:1 at Biblehub.com.
  7. ^ Carl Friedrich Keil; Franz Delitzsch. ’’Commentary on the Old Testament’’ (1857-1878). Joshua 4. Diakses 24 Juni 2018.
  8. ^ Yosua 4:6 - Sabda.org
  9. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  10. ^ Bilangan 20:1-2
  11. ^ Yohanes 12:1; Yohanes 12:12
  12. ^ a b c d Cambridge Bible for Schools and Colleges. Judges 2. Diakses 28 April 2018.
  13. ^ a b Cambridge Bible for Schools and Colleges. Joshua 4. Diakses 28 April 2018.
  14. ^ a b c Cambridge Bible for Schools and Colleges. Joshua 5. Diakses 28 April 2018.
  15. ^ Yosefus, Flaviius. Antiq. 5.i.4
  16. ^ Yosua 4:24 - Sabda.org

Pranala luarSunting