Buka menu utama

Taman Nasional Wasur merupakan bagian dari lahan basah terbesar di Papua dan sedikit terganggu oleh aktivitas manusia, ini disebabkan oleh adanya masyarakat adat yang bertempat tinggal di dalam kawasan dan merupakan pemilik hak ulayat hutan adat.[1] Biodiversitasnya membuat taman ini dijuluki sebagai "Serengeti Papua".[1] Sekitar 70% dari luas wilayah ini terdiri dari sabana, sementara vegetasi lainnya merupakan hutan rawa-rawa, hutan monsoon, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput dan hutan sagu. Tamana yang dominan meliputi spesies mangrove, Terminalia dan Melaleuca.[1]

Taman Nasional Wasur
IUCN Kategori II (Taman Nasional)
Wasur Rainbow 1994.jpg
Peta memperlihatkan letak Taman Nasional Wasur
Peta memperlihatkan letak Taman Nasional Wasur
Wasur NP
Location of Wasur NP in Papua
LetakPapua, Indonesia
Kota terdekatMerauke
Koordinat8°36′S 140°50′E / 8.600°S 140.833°E / -8.600; 140.833Koordinat: 8°36′S 140°50′E / 8.600°S 140.833°E / -8.600; 140.833
Luas4,138 km²
Didirikan1990
Pihak pengelolaKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Daftar isi

Keanekaragaman HayatiSunting

Jenis tumbuhan yang mendominasi hutan di kawasan taman nasional ini antara lain api-api (Avicennia sp.), tancang (Bruguiera sp.), ketapang (Terminalia sp.), dan kayu putih (Melaleuca sp.).

Jenis satwa yang umum dijumpai antara lain kanguru pohon (Dendrolagus spadix), kesturi raja (Psittrichus fulgidus), kasuari gelambir (Casuarius casuarius sclateri), dara mahkota/mambruk (Goura cristata), cendrawasih kuning besar (Paradisea apoda novaeguineae), cendrawasih raja (Cicinnurus regius rex), cendrawasih merah (Paradisea rubra), buaya air tawar (Crocodylus novaeguineae), dan buaya air asin (C. porosus).

Lahan basah di taman nasional ini merupakan ekosistem yang paling produktif dalam menyediakan bahan pakan dan perlindungan bagi kehidupan berbagai jenis ikan, udang dan kepiting yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Berbagai jenis satwa seperti burung migran, walabi dan kasuari sering datang dan menghuni Danau Rawa Biru. Oleh karena itu, Danau Rawa Biru disebut “Tanah Air” karena ramainya berbagai kehidupan satwa. Lokasi ini sangat cocok untuk mengamati atraksi satwa yang menarik dan menakjubkan.

Akses TransportasiSunting

Dari Jayapura ke Merauke (Plane) dengan waktu 1,5 jam, kemudian dari Merauke ke lokasi menggunakan kendaraan roda empat dalam waktu satu sampai dua jam melalui jalan trans Irian (Jayapura-Merauke).

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Inonesian Ministry of Forestry, retrieved 2009-10-30

Pranala luarSunting