T.S. Marjan Saragih

T. S. Marjan Saragih (5 Mei 1928 – 2 Mei 2006) adalah seorang tokoh militer yang cukup dikenal oleh masyarakat Simalungun. Dan atas jasa-jasanya dalam bidang militer khususnya bagi masyarakat Simalungun, nama dia kemudian diabadikan sebagai nama lapangan di Komando Distrik Militer (KODIM) Simalungun. [1] Diarsipkan 2012-01-01 di Wayback Machine.

Dia lahir pada tanggal 05 Mei 1928 di Desa Tangga Batu, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. Dia terlahir dengan nama Tholib Sanina Saragih Simarmata Dosi Raja, putra dari pasangan Harma Saragih dan Sitodas boru Purba. Dia merupakan anak paling bungsu dari 4 bersaudara (3 laki-laki dan 1 perempuan). Saudara-saudara lainnya bernama: Tingkir, Bungamin (p), & Pantas Saragih

Nama “Tholib” berarti “Tabib” dan “Sanina” berarti “Sekeluarga” (dalam bahasa Simalungun), sedangkan Saragih Simarmata Dosi Raja merupakan asal marga dan sub-marga dari Batak Simalungun. Lalu asal nama “Mardjan” diberikan oleh Jenderal Bejo (Komandan Resimen Laskar Medan Area) yang merupakan nama dari salah satu karakter film perang yg mencerminkan seorang tokoh pemberani dalam film tersebut. Namun dia tidak sempat mengenal ayah kandungnya karena sang ayah wafat pada saat dia berusia dua tahun Sehingga dia kemudian dibesarkan oleh sang kakek.

Dia hanya mengecap pendidikan Zending (tingkat Sekolah Dasar pada masa penjajahan Belanda) sampai kelas 3 (tiga).