Stasiun Jombang Kota

Stasiun Jombang Kota (JGK) merupakan stasiun kereta api nonaktif kelas II yang kini terletak di Jalan Seroja, Jombang, Jombang, Jombang. Stasiun berketinggian +37 meter ini termasuk dalam Wilayah Aset VII Madiun.

Stasiun Jombang Kota
  • Singkatan: JGK
  • Nomor: 4169
Jombang2.jpg
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenJombang
KecamatanJombang
KelurahanJombang
AlamatJalan Seroja
Kode pos61417
Sejarah
Dibuka1 Januari 1898
Ditutup1981
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiunII[1]
Ketinggian+37 m
Letak[2]km 2+727 lintas JombangPlosoBabat
Layanan-

Sejarah pembangunan jalur ini berawal dari berdirinya Babat–Djombang Stoomtram Maatschappij (BDSM). BDSM mendapat konsesi izin dari Pemerintah Kolonial Hindia Belanda dan dicatatkan dalam besluit tertanggal 14 Mei 1896 dan dilanjut dengan besluit kedua tertanggal 12 Maret 1898.[3] Stasiun ini dibuka bersamaan dengan selesainya segmen Jombang–Jombang Kota pada tanggal 1 Januari 1898 dan dilanjut menuju Dolok pada tanggal 16 Agustus 1899. Mulanya, jalur kereta apinya juga memiliki percabangan pendek sejauh 800 meter menuju Pasar Kota Jombang, yang dioperasikan oleh Kediri Stoomtram Maatschappij.[4] Sejak tanggal 1 Desember 1916, karena utang BDSM yang membengkak, Staatsspoorwegen mengakuisisi BDSM, menyusul 1 November 1918, mengakuisisi jalur KSM Jombang–Jombang Kota.[5][6]

Stasiun dan jalur ini ditutup total pada tahun 1980 karena infrastruktur yang sudah sangat tua dan jalurnya yang melintang di jalanan kota yang semakin padat penduduk, serta ditambah minimnya penumpang karena kalah bersaing dengan kendaraan lain. Bekas jalurnya sampai saat ini masih bisa dirasakan di sepanjang Jalan K.H. Wachid Hasyim disisi kiri dimana aspal jalan yang bercekung-cekung, karena rel hanya ditimbun langsung aspal tanpa dibongkar terlebih dahulu.

Stasiun ini sekarang tidak terpakai lagi dan beralih fungsi menjadi perluasan dari pasar tradisional yang ramai dan di bekas jalurnya sudah berdiri kios-kios dan toko-toko yang ramai.

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Boudewijnse, J.; van Soest, G.H. (1902). De Indo-Nederlandsche wetgeving. Elsevier. 
  4. ^ van Dirxland, Baron van der Goes; Martens, C.L.J. (1907). Gedenkboek samengesteld ter gelegenheid van het Vijf en Twintig-Jarig Bestaan der Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij. Den Haag: Koninklijke Nederlandse-Boek en Kunsthandel van M.M. Couvee. 
  5. ^ Reitsma, S.A. (1925). Gedenkboek der staatsspoor- en tramwegen in Nederlandsch- Indië 1875-1925. Landsdrukkerij. 
  6. ^ Nusantara, Tim Telaga Bakti; Asosiasi Pakar Perkeretaapian, (APKA) (1997). Sejarah Perkeretaapian Indonesia Jilid 1. Bandung: CV. Angkasa. hlm. 64. ISBN 9796651688. 
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
Tambakberas
menuju Babat
Babat–Jombang
Stasiun SS
Terminus

Koordinat: 7°32′9″S 112°14′6″E / 7.53583°S 112.23500°E / -7.53583; 112.23500