Stasiun Gedungratu (GDR) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +117 meter ini termasuk dalam Divisi Regional IV Tanjungkarang; merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling selatan di Kabupaten Lampung Selatan dan berada pada ketinggian tertinggi di Divre IV. Stasiun ini diresmikan kembali pada tahun 2014 dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan angkutan batu bara sesuai dengan pencapaian target.[3]

Stasiun Gedungratu

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun GDR.png
  • Singkatan: GDR
  • Nomor: 6904
  • Kode panggil: GEDUNG
Stasiun Gedungratu April 2015.JPG
Kereta api batu bara melintas di Stasiun Gedungratu
LokasiPemanggilan, Natar, Lampung Selatan, Lampung 35362
Indonesia
Ketinggian+117 m
OperatorDivisi Regional IV Tanjungkarang
Letak dari pangkalkm 22+770 lintas PanjangTanjungkarang
Prabumulih[1]
Jumlah jalur4 (jalur 4: sepur lurus)
Informasi lain
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Nama sebelumnyaStopplaats Hadjimenah
Tanggal penting
Dibuka kembali9 Juni 2014[3]
Layanan
Kuala Stabas
Teknis
Pemesanan tiketTidak ada
Lokasi pada peta
Stasiun Gedungratu berlokasi di Indonesia
Stasiun Gedungratu
Stasiun Gedungratu
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 4 sebagai sepur lurus, sedangkan jalur 1 dan 2 merupakan sepur badug yang biasanya diisi gerbong-gerbong datar.

Pada hari Selasa, 20 Mei 2014, telah dilakukan uji coba operasi stasiun ini selama 10 hari dan dilanjut dengan pengoperasiannya. Sebelumnya stasiun ini bernama Stasiun Hajimenah. Namun, namanya direvisi menjadi Gedungratu karena Hajimenah merupakan nama desa di Jalan Raya Lintas Sumatra yang wilayahnya tidak sampai lintas rel serta juga adanya permintaan entitas adat yang berada di lahan stasiun. Nama stasiun ini resmi direvisi bersamaan dengan peresmian sepuluh stasiun baru lainnya di Subdivre III.1 dan Subdivre III.2 (kini Divre III Palembang dan Divre IV Tanjung Karang).

Letak stasiun ini cukup strategis, mengingat stasiun ini berdekatan dengan perumahan Bataranila dan tempat wisata Tabek Indah. Meski demikian, hanya satu layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu kereta api Kuala Stabas, tetapi hanya melayani penumpang yang turun saja.

Layanan kereta apiSunting

Kuala Stabas, tujuan Bandar Lampung dan tujuan Baturaja (ekonomi premium)

Persilangan dan persusulan[4]Sunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api yang berhenti di Stasiun Gedungratu per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
S8 Kuala Stabas Baturaja (BTA) Ekonomi Premium 06.47 06.49
S7 Lampung Tanjungkarang (TNK) 11.51 11.53
S10 Baturaja (BTA) 13.46 13.48
S9 Lampung Tanjungkarang (TNK) 19.00 19.02

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ a b 11 Stasiun dan Jalur Ganda Sumatra Diresmikan
  4. ^ Anonim (2019). Buku Daftar Waktu Gapeka 2019 Divre IV Tanjung Karang. Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Rejosari
ke arah Prabumulih
Prabumulih–Panjang Labuanratu
ke arah Panjang

Koordinat: 5°20′38″S 105°13′27″E / 5.343838°S 105.224066°E / -5.343838; 105.224066