Stasiun Bluluk (BLK) adalah stasiun kereta api nonaktif kelas III/kecil yang terletak di Bluluk, Bluluk, Lamongan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +63 meter ini termasuk dalam Wilayah Aset VII Madiun.

Stasiun Bluluk
  • Singkatan: BLK
  • Nomor: 4155
Stasiun Bluluk.jpg
Stasiun Bluluk pada tahun 2017
AlamatJalan Raya Babat–Sukorame
Bluluk, Bluluk, Lamongan
Jawa Timur
Ketinggian+63 m
Letakkm 44+950 lintas JombangPlosoBabat[1]
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka18 Juni 1901
Ditutup1981
Layanan
-
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Dalam sejarahnya, stasiun ini dibangun bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api Babat–Jombang oleh Babat–Djombang Stoomtram Maatschappij (BDSM). BDSM tercatat mendapat konsesi izin dari Pemerintah Kolonial Hindia Belanda dan dicatatkan dalam besluit tertanggal 14 Mei 1896 dan dilanjut dengan besluit kedua tertanggal 12 Maret 1898.[3] Stasiun ini dibuka bersamaan dengan selesainya segmen Ngimbang–Bluluk pada tanggal 18 Juni 1901 dan dilanjut ke Dradah pada tanggal 1 Januari 1902.[4] Sejak tanggal 1 Desember 1916, karena utang BDSM yang membengkak, Staatsspoorwegen mengakuisisi seluruh aset BDSM, termasuk jalur, stasiun, dan seluruh layanannya.[5][6]

Jalur kereta api ini ditutup bersama stasiun-stasiun dan seluruh layanannya pada tahun 1981, karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum. Kini bangunan Stasiun Bluluk masih ada, dan dijadikan sebagai bagian dari rumah warga.

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Boudewijnse, J.; van Soest, G.H. (1902). De Indo-Nederlandsche wetgeving. Elsevier. 
  4. ^ van Dirxland, Baron van der Goes; Martens, C.L.J. (1907). Gedenkboek samengesteld ter gelegenheid van het Vijf en Twintig-Jarig Bestaan der Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij. Den Haag: Koninklijke Nederlandse-Boek en Kunsthandel van M.M. Couvee. 
  5. ^ Reitsma, S.A. (1925). Gedenkboek der staatsspoor- en tramwegen in Nederlandsch- Indië 1875-1925. Landsdrukkerij. 
  6. ^ Nusantara, Tim Telaga Bakti; Asosiasi Pakar Perkeretaapian, (APKA) (1997). Sejarah Perkeretaapian Indonesia Jilid 1. Bandung: CV. Angkasa. hlm. 64. ISBN 9796651688. 
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
Modho
menuju Babat
Babat–Jombang
Wotan
menuju Jombang

Koordinat: 7°16′36″S 112°08′05″E / 7.276568°S 112.134731°E / -7.276568; 112.134731