pasal 2       Rut 3       pasal 4
Ruth, Elihu-Shannon 2005

Gulungan Kitab Rut yang ditulis tangan oleh jurutulis Elihu Shannon dari Kibbutz Saad, Israel, sekitar tahun 2005.
Kitab: Kitab Rut
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 8
Kategori: Ketuvim

Rut 3 adalah pasal ketiga Kitab Rut dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk Lima Gulungan (Hamesh Megillot)) dalam bagian Ketuvim ("Tulisan").[1][2]

TeksSunting

Naskah sumber utamaSunting

WaktuSunting

Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada zaman Hakim-hakim, dalam masa damai antara bangsa Israel dan bangsa Moab, diduga sekitar 1100 SM. Menurut sejarawan Yahudi-Romawi abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100 M), pada masa itu imam Eli menjadi pemimpin atas Israel.[6]

TempatSunting

 
Wilayah Yehuda dan Moab pada zaman Hakim-hakim

Peristiwa dalam pasal ini terjadi di kota Betlehem, kampung halaman Naomi dan Boas.[7]

StrukturSunting

Pasal 3: Rut meminta Boas menebus warisan untuk Naomi

Ayat 9Sunting

Bertanyalah ia [Boas]: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya [perempuan itu]: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami." (TB)[9]

Penebusan ini mengikuti aturan hukum Taurat di dalam Kitab Ulangan pasal 25.[10]

Ayat 12Sunting

[Kata Boas]: "Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku." (TB)[11]
  • "Kaum yang wajib menebus": Keluarga terdekat memiliki hak pertama untuk menikahi Rut dan juga mewarisi tanah keluarga. Hanya apabila keluarga itu menolak maka Boas bebas untuk menikahi Rut (lihat Rut 4:1-6).[12]

Ayat 13Sunting

[Kata Boas]: "Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi." (TB)[13]

Catatan di luar AlkitabSunting

Sejarawan Yahudi-Romawi abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100 M), mencatat kisah dalam pasal ini dalam versinya sendiri dan ada tambahan informasi bahwa pada pertemuan malam itu Boas dan Rut tidak melakukan perbuatan tercela serta Boas mengatakan kepada Rut bahwa ada sanak yang lebih dekat dengan Elimelekh yang lebih berhak menebus Rut. Boas akan menawarkan dulu orang itu untuk menikahi Rut. Jika orang itu mau, maka Rut harus ikut orang itu, tetapi jika orang itu menolak, maka Boas akan menikahi Rut menurut hukum.[14]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. ^ a b c Dead sea scrolls - Ruth
  4. ^ VanderKam, James C. & Flint, Peter (2002). The Meaning of the Dead Sea Scrolls. New York: HarperSanFrancisco. hlm. 28. 
  5. ^ Timothy A. J. Jull; Douglas J. Donahue; Magen Broshi; Emanuel Tov (1995). "Radiocarbon Dating of Scrolls and Linen Fragments from the Judean Desert". Radiocarbon. 37 (1): 14. Diakses tanggal 26 November 2014. 
  6. ^ Flavius Yosefus, Antiquitates Iudaicae, Volume V, Bab 9, alinea 1.
  7. ^ Rut 1
  8. ^ Nelson's Complete Book of Bible Maps and Charts. Nashville:Thomas Nelson. 1993. ISBN 0-7852-1154-3
  9. ^ Rut 3:9 - Sabda.org
  10. ^ The Nelson Study Bible. Thomas Nelson, Inc. 1997
  11. ^ Rut 3:12 - Sabda.org
  12. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  13. ^ Rut 3:13 - Sabda.org
  14. ^ Flavius Yosefus, Antiquitates Iudaicae, Volume V, Bab 9, alinea 3.

Pranala luarSunting