Kitab Ulangan

halaman disambiguasi Wikimedia

Kitab Ulangan (disingkat Ulangan; akronim Ul.) merupakan kitab kelima dan bagian dari kelompok kitab Taurat (atau Pentateukh) pada Perjanjian Baru Alkitab Kristen dan Tanakh (atau Alkitab Ibrani). Dalam bahasa Ibrani, kitab ini disebut Devarim (bahasa Ibrani: בְּמִדְבַּר‎).

NamaSunting

Nama "Ulangan" (dalam pengertian harfiahnya, yaitu sesuatu yang diulangi, bukan sinonim dari ujian) ialah terjemahan dari nama kitab ini dalam versi Vulgata Latin, "Deuteronomium" (har. "Kitab Ulangan"), yang berasal dari nama kitab dalam versi Septuaginta Yunani, "Deuteronomion" (Δευτερονόμιον translit. Deuteronómion har. "hukum kedua"). Istilah ini berasal dari frasa τὸ δευτερονόμιον τοῦτο (translit. tò deuteronómion toûto har. "perulangan hukum ini", "hukum ganda ini") pada ayat dari Ulangan 17:18 dalam Septuaginta yang sebenarnya merupakan kesalahan penerjemahan atas frasa אֶת-מִשְׁנֵה הַתּוֹרָה הַזֹּאת (translit. et-misyneh hattorah hazzot har. "salinan hukum ini") dari teks Ibrani pada ayat yang sama.

καὶ ὅταν καθίσῃ ἐπὶ τῆς ἀρχῆς αὐτοῦ, καὶ γράψει αὐτῷ τὸ δευτερονόμιον τοῦτο εἰς βιβλίον παρὰ τῶν ἱερέων τῶν Λευιτῶν, (LXX)
kaì hótan kathisę epì tês arkhês autoû, kaì gráphei autôi tò deuteronómion toûto eis parà biblíon tôn ieréon tôn Leuitôn,

וְהָיָה כְשִׁבְתּוֹ, עַל כִּסֵּא מַמְלַכְתּוֹ—וְכָתַב לוֹ אֶת-מִשְׁנֵה הַתּוֹרָה הַזֹּאת, עַל-סֵפֶר, מִלִּפְנֵי, הַכֹּהֲנִים הַלְוִיִּם. (Teks Ibrani)
wêhayah kêsyibtou, al kisse mamlaktou―wêkatab lou et-misyneh hattourah hazzot, al-seper, millipne, hakkohanim halwiyim.

"Apabila ia duduk di atas takhta kerajaan, maka haruslah ia menyuruh menulis baginya salinan hukum ini menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi." (TB)

— Ulangan 17:18

Kata מִשְׁנֵה (translit. misyneh) memang secara harfiah dapat pula berarti "ganda, dobel, kedua, berulang", tetapi dalam frasa tersebut, arti kata ini seharusnya menjadi "hasil penggandaan" atau "hasil penyalinan". Hal tersebut yang mungkin menyebabkan salah penerjemahan pada proses pembuatan versi Septuaginta.

Nama "Devarim" dalam bahasa Ibrani secara harfiah berarti "kata-kata". Nama tersebut diambil dari kata dalam kitab ini, yaitu kata pada Bilangan 1:1 yang berbunyi sebagai berikut.

אֵלֶּה הַדְּבָרִים, אֲשֶׁר דִּבֶּר מֹשֶׁה אֶל-כָּל-יִשְׂרָאֵל, בְּעֵבֶר, הַיַּרְדֵּן: בַּמִּדְבָּר בָּעֲרָבָה מוֹל סוּף בֵּין-פָּארָן וּבֵין-תֹּפֶל, וְלָבָן וַחֲצֵרֹת—וְדִי זָהָב. (Teks Ibrani)
elleh haddêbarim, asyer dibber mosyeh el-kal-yisra'el, bê'eber, hayyarden: bammidbar ba'arabah moul suf ben-paran uben-tofel, wêlaban wahatserot—wêdi zahab.

"Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa kepada seluruh orang Israel di seberang sungai Yordan, di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab." (TB)

— Bilangan 1:1

IsiSunting

Peristiwa dalam Kitab Ulangan diperkirakan terjadi dalam beberapa periode sejak masa Musa sampai pada masa pembuangan, kira-kira abad ke-8 sampai ke-7 sM.[1] Kitab Ulangan juga terdiri dari serangkaian khotbah-khotbah yang diucapkan Musa di depan bangsa Israel waktu mereka berada di negeri Moab. Mereka berhenti di situ sesudah mengakhiri perjalanan panjang lewat padang gurun dan sebelum masuk ke Kanaan untuk menduduki negeri itu.

IsiSunting

Menurut judul perikop LAI Terjemahan Baru
Riwayat perjalanan keluar dari Mesir

Aturan-aturan tambahan

Riwayat akhir hidup Musa dan penunjukan Yosua

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ (Inggris) P.C. Craigie. The New International Commentary On The Old Testament – The Book of Deutronomy. USA: W.B. Eerdsman Pubh.. 1976. Hal.25