Nabi terakhir

Nabi terakhir adalah istilah yang dipakai dalam konteks agama untuk menyebut orang terakhir yang menerima wahyu dari Allah dan setelah itu tak ada orang lain yang mengalaminya. Istilah tersebut juga merujuk kepada nabi yang akan mendorong umat manusia untuk kembali ke Allah.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ "Localising Diaspora: the Ahmadi Muslims and the problem of multi-sited ethnography". Association of Social Anthropologists, 2004 conference panel. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-08-19.