Kongres Muslim India Malaysia

partai politik

Kongres Muslim India Malaysia (bahasa Melayu: Kongres India Muslim Malaysia, Jawi: كوڠريس اينديا مسلم مليسيا ; bahasa Tamil: மலேசிய இந்திய முஸ்லிம் காங்கிரஸ்; abreviasi: KIMMA) adalah partai politik yang dibentuk pada 24 Oktober 1976 yang mewakili kepentingan komunitas minoritas Muslim India di Malaysia. KIMMA dicabut dua kali pada tahun 1978 dan 1998 sebelum berhasil didaftarkan kembali.[1] Mayoritas anggota KIMMA adalah Muslim India.

Kongres Muslim India Malaysia
Kongres Indian Muslim Malaysia
كوڠريس اينديا مسلم مليسيا
மலேசிய இந்திய முஸ்லிம் காங்கிரஸ்

KIMMA
SingkatanKIMMA
PresidenDatuk Seri Haji Syed Ibrahim Bin Kader
Sekretaris JenderalHussein Bin Jamal Mahamad
Juru bicaraMohd Rapheal Bin Zakarudin
Wakil PresidenHarrisrajudin Alaudin pemimpin
Wakil Presiden 1Dato Anuar Sadad bin Hj Mohamed Mustafa
Kepala WanitaMajunun Meher
Kepala PuteriRohaini Syed Ibrahim
Dibentuk24 Oktober 1976
Disahkan1976
Kantor pusat77-A, Tingkat 1, Medan Sri Bunus, Off Jln Masjid India, 50100 Kuala Lumpur
Sayap pemudaPergerakan Pemuda KIMMA
Sayap wanitaPergerakan Wanita KIMMA
Sayap pemuda wanitaPergerakan Puteri KIMMA
Keanggotaan285,786
IdeologiIslamisme
Konservatisme
Anti-komunisme
Posisi politikKanan-tengah ke Sayap kanan
AgamaIslam Sunni
Afiliasi nasionalAngkatan Perpaduan Ummah (APU) (1990–96)
Gagasan Rakyat (GR) (1990–96)
United Malays National Organisation (UMNO) (2010-sekarang)
WarnaHijau, putih, merah, kuning
Dewan Negara:
1 / 70
Dewan Rakyat:
0 / 222
Dewan Undangan Negeri:
0 / 587
Situs web
www.kimma.my

Kongres Muslim India Malaysia di Facebook

Afiliasi politikSunting

KIMMA sempat bergabung dengan koalisi parpol oposisi Angkatan Perpaduan Ummah dan Gagasan Rakyat secara serentak sebelum tahun 1990 hingga 1996. KIMMA entah bagaimana mengubah haluannya setelah menyatakan ingin bergabung dengan Barisan Nasional sejak tahun 1984. Akibat konstitusi koalisi yang menyatakan semua Permohonan harus disetujui dengan suara bulat oleh semua pihak komponen, hal itu menjadi kendala terutama bagi Kongres India Malaysia dan Organisasi Nasional Melayu Bersatu karena mungkin ada keanggotaan ganda di partai-partai tersebut. Permohonan KIMMA mendapat penolakan besar dari MIC.[2] Permohonan penerimaan BN-nya tidak pernah disetujui.[3][4] Kekhawatiran dan keraguan atas status Muslim India Malaysia sebagai Non Melayu dan Non-Bumiputra juga menjadi kendala dan keberatan yang membuat KIMMA bersedia untuk meloloskan mosi menuntut status Melayu bagi komunitasnya dan untuk mengajukan KIMMA agar diterima. sebagai anggota asosiasi UMNO.[5][6]

ReferensiSunting

  1. ^ Indian based political parties, Bob Kee
  2. ^ "Samy Vellu halang KIMMA sertai BN, 15/07/2008, Utusan Malaysia". Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 August 2008. Diakses tanggal 27 April 2016. 
  3. ^ "BN to consider applications by Kimma, other parties". Bernama. Free Malaysia Today. 27 October 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-07-16. Diakses tanggal 16 July 2018. 
  4. ^ "Zahid: Three small Indian parties - Kimma, IPF and Makkal Sakti - may join Barisan". Bernama. The Star. 27 October 2018. Diakses tanggal 16 July 2018. 
  5. ^ Kimma seeks Malay status for Indian Muslims, 25 September 2005, Cakap Tak Serupa Bikin
  6. ^ "IPF To Support BN Candidates In General Election - Pandithan, 31 December 2007, Bernama". Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 April 2019. Diakses tanggal 27 April 2016. 

Pranala luarSunting


Templat:Malaysia-partai-stub