Buka menu utama
Tiang Konstantinus, dilihat dari sisi tenggara.

Tiang Konstantin (bahasa Turki: Çemberlitaş Sütunu, dari çemberli 'melingkar' dan taş 'batu'), juga dikenal sebagai Batu Terbakar, adalah sebuah kolom atau tiang monumental Romawi yang dibangun atas perintah dari Kaisar Romawi Konstantinus Agung pada tahun 330 M. Tiang ini dibuat untuk memperingati deklarasi Bizantium (diganti namanya oleh Konstantinus sebagai Nova Roma) sebagai ibu kota baru Kekaisaran Romawi. Tiang ini terletak di Jalan Yeniçeriler di Lingkungan Çemberlitaş, Fatih, Istanbul pusat, yang menyusuri Divan Yolu ('Jalan menuju Dewan Kekaisaran') lama antara Hipodrom Konstantinopel (sekarang Lapangan Sultanahmet) dan Forum Theodosius (sekarang Lapangan Beyazıt).

Daftar isi

SejarahSunting

Tiang ini diresmikan pada tanggal 11 Mei 330, dengan suatu paduan upacara pagan dan Kristen.

Pada masa Konstantinus, tiang ini merupakan pusat Forum Konstantin (sekarang dikenal sebagai Lapangan Çemberlitaş), suatu forum (tempat umum di luar ruangan) yang terletak di luar tembok kota di sekitar apa yang mungkin merupakan gerbang barat Antoninia. Pada saat dibuat, tiang ini tingginya 50 meter, dibangun menggunakan beberapa blok porfiri silindris. Jumlah pasti blok porfiri tersebut diperdebatkan, tetapi angka yang umum diterima berkisar dari tujuh hingga sebelas.[1] Blok-blok ini diusung oleh sebuah patung Konstantinus dalam sosok Apollo. Bulatan yang dibawanya dikatakan mengandung sebuah fragmen Salib Sejati. Di kaki tiang ini terdapat suatu tempat berisikan relikui yang diduga berasal dari salib kedua penjahat yang disalibkan bersama Yesus Kristus di Kalvari, keranjang-keranjang yang digunakan dalam mukjizat roti dan ikan, buli minyak dari pualam milik Maria Magdalena yang digunakannya untuk meminyaki kepala dan kaki Yesus,[2] palladium Roma kuno, sebuah patung kayu Pallas Athena dari Troya.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Mango, C. (1981) Constantine's Porphyry Column and the Chapel of St. Constantine, p. 104.
  2. ^ Clarke, Howard: The Gospel of Matthew and its Readers. Indiana University Press, 2003. p.204.

Pranala luarSunting