Jeffrie Geovanie

politisi Indonesia

H. Jeffrie Geovanie, M.Si. (lahir di Jakarta, Indonesia, 5 Agustus 1967; umur 53 tahun), merupakan pengusaha dan politikus Indonesia. Ia pernah duduk sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari daerah pemilihan Sumatra Barat pada Pemilu Legislatif 2014. Ia juga pernah menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat melalui Partai Golongan Karya dari daerah pemilihan Sumatra Barat I pada Pemilu Legislatif 2009.

Jeffrie Geovanie
Jeffrie Geovanie.jpg
Foto resmi sebagai Anggota DPD-RI
Anggota Dewan Perwakilan Daerah
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – 18 Januari 2019
PenggantiHerman Darnel Ibrahim
Daerah pemilihanSumatra Barat
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Fraksi Partai Golongan Karya
Masa jabatan
1 Oktober 2009 – 29 Februari 2012[1]
PenggantiPoempida Hidayatulloh
Daerah pemilihanSumatra Barat I
Informasi pribadi
Lahir5 Agustus 1967 (umur 53)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Partai politikLogo PAN.svg Partai Amanat Nasional (2005-2007)
GOLKAR logo.png Partai Golongan Karya (2007-2012)
Partai NasDem.svg Partai Nasional Demokrat (2012-2013)
LogoPSI.svg Partai Solidaritas Indonesia (sejak 2014)
PasanganDiana Geovanie
Anak1
Alma materUniversitas Nasional
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Situs webwww.jeffriegeovanie.id

Latar belakangSunting

Jeffrie lahir di Jakarta dari kedua orang tua yang sama-sama berasal dari Payakumbuh, Sumatra Barat. Ayahnya merupakan seorang profesional dengan tugas terakhir di yayasan milik PBB yang mengurus soal pengungsi Vietnam di Pulau Galang.[butuh rujukan]

Ibu Jeffrie adalah seorang pegawai negeri sipil yang menjadi orang tua tunggal saat Jeffrie kecil karena ayahnya meninggal dunia. Karena gaji yang tidak mencukupi, ibunya bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jeffrie mengaku dididik secara paksaan dalam mempelajari agama Islam. Ia telah dipaksa berpuasa sejak umur 7 tahun. Ia juga diwajibkan untuk mengikuti pelajaran di Madrasah Al-Wathaniyah dekat rumahnya sepulang sekolah pagi. Ia menjalani apa yang diwajibkan ibunya, meskipun dalam keadaan terpaksa. Ia telah menunaikan ibadah haji bersama istrinya pada tahun 2000.[2]

Jeffrie Geovanie menyelesaikan pendidikan di jurusan Sastra Indonesia, Universitas Nasional, Jakarta pada 1992 serta Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Komunikasi di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta pada 2008.[3]

AktivitasSunting

Sebagai seorang profesional, Jeffrie pernah bekerja di American Express Bank Ltd Jakarta, Direktur Trego Holdings Ltd Singapore, serta Direktur Bank Artha Prima Jakarta. Selanjutnya dia berwiraswasta di bidang hotel dan properti.[butuh rujukan]

Pada tahun 2002, Jeffrie mendirikan Syafii Maarif Foundation—Maarif Institute, sebuah LSM yang aktif mengkaji masalah kebudayaan dan kemanusiaan.[4] Dalam lembaga tersebut ia duduk sebagai Ketua Yayasan. Kemudian dia juga mendirikan Yayasan Indonesia Untuk Semua—The Indonesian Institute[5]. Jeffrie juga aktif sebagai salah seorang Dewan Penasehat Center for Strategic and International Studies. JG, begitu dia dikenal, pernah menjadi Ketua Umum PB Percasi[3], dan menjadi salah seorang anggota Dewan Redaktur Penerbitan Balai Pustaka.[butuh rujukan]

Karier politiknya dimulai ketika ia menjadi anggota Muhammadiyah dan kemudian bergabung dengan Partai Amanat Nasional. Pada tahun 2005, karier politiknya menanjak saat dicalonkan sebagai kandidat Gubernur Sumatra Barat oleh Koalisi Sakato yang berisikan 16 partai politik, berpasangan dengan Dasman Lanin sebagai wakilnya. Dalam Pilkada tersebut, meski belum berhasil menjadi yang pertama, tetapi JG berhasil menduduki peringkat ketiga di bawah pasangan Gamawan Fauzi-Marlis Rahman serta Irwan Prayitno-Ikasuma Hamid.[6]

Jeffrie pernah menjabat Wakil Direktur Lembaga Eksekutif Lembaga Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar pada 2007-2009.[3]

Pada Pemilu 2009, JG berkampanye di bawah naungan Partai Golkar. Kali ini kiprahnya bersama Golkar menuai sukses dengan terpilihnya JG sebagai anggota DPR periode 2009-2014. Ia ditempatkan di Komisi I DPR.[3] Namun pada Maret 2012, JG mengejutkan publik melalui pernyataan pengunduran dirinya dari Golkar.[1] Beberapa sinyalemen media mengungkap kaitan pengunduran diri ini dengan rencana JG berkonsentrasi di organisasi masyarakat, Nasional Demokrat (NasDem) dan pindah partai politik ke Partai NasDem.[7]

Karier politik JG berlanjut pada Pemilu 2014. Dia berhasil terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dari daerah pemilihan Provinsi Sumatra Barat dengan raihan 195.930 suara, terbanyak ketiga setelah Irman Gusman dan Emma Yohana.[8] Pada bulan November 2014 ia mendirikan Partai Solidaritas Indonesia, dimana dalam struktur partai ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.[9]

Selain terlibat aktif di bidang usaha, organisasi sosial dan politik, JG juga aktif menulis. Buku yang telah diterbitkannya antara lain: Transisi Demokratisasi di Indonesia dan Membela Akal Sehat yang merupakan kumpulan tulisan yang tersebar di Koran Kompas, Media Indonesia, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Jawapos, Koran Tempo, Sindo, dll.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting