Hotmangaraja Panjaitan

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Hotmangaradja M.P. Pandjaitan (lahir 14 Oktober 1953) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI-AD. Hotmangaraja merupakan putra dari Pahlawan Revolusi, (Mayjen TNI Anumerta D.I. Pandjaitan). Ia berasal dari kesatuan Infanteri - Baret Merah (Kopassus) angkatan 1977. Ia menjadi Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Andorra dan Monako serta UNESCO pada periode 2014-2019.[1]


Hotmangaraja Panjaitan
Dapusterad Hotmangaraja Panjaitan.jpg
Duta Besar Indonesia untuk Prancis
Masa jabatan
15 October 2014 – 7 Januari 2019
PendahuluRezlan Ishar Jenie
PenggantiArrmanatha Christiawan Nasir
Pangdam IX/Udayana
Masa jabatan
26 Juni 2008 – 1 April 2010
PendahuluMayjen TNI G.R. Situmeang
PenggantiMayjen TNI Rahmat Budiyanto
Informasi pribadi
Lahir14 Oktober 1953 (umur 68)
Palembang, Sumatra Selatan
KebangsaanIndonesia
Suami/istriNy. Katarina Dwi Astuti (Alm)
Anak1. Mayor Inf. Abraham Sada Mangaradja Pandjaitan
2. Kapten Inf. Jeremiah Sesa Mangaradja Pandjaitan
Orang tuaMayjen TNI (Anumerta) Donald Isaac Panjaitan (Ayah), Marike Tambunan (Ibu)
AlmamaterAkademi Militer (1977)
PekerjaanTentara
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian Army.svg TNI Angkatan Darat
Masa dinas1977–2012
PangkatPdu letjendtni staf.png Letnan Jenderal TNI
SatuanInfanteri (Kopassus)

Hotmangaraja beristrikan Katarina Dwi Astuti dan memiliki dua orang putra. Dua anak laki-lakinya sempat masuk kuliah, tetapi begitu semester dua, coba daftar di AKABRI dan ternyata lulus sampai sekarang. Kedua anaknya, Abraham Sada Mangaradja Pandjaitan dan Jeremiah Sesa Mangaradja Pandjaitan kini berdinas di Kopassus.[2]

Tab RangerSunting

Kursus Ranger terbuka untuk prajurit AD, AL, AU dan Marinir AS. Selain itu, diikuti pula oleh prajurit TNI dari negara-negara yang memiliki kerja sama militer dengan AS. Pendidikan ini telah digelar sejak 1950. Kursus ini diadakan di berbagai lokasi. Pelatihan di Fase Benning berlangsung di sekitar Camp Rogers di Fort Benning, Georgia. Pelatihan Fase Gunung dilakukan di Camp Merrill, pegunungan terpencil dekat Dahlonega, Georgia. Sedangkan Fase Florida dilakukan di berbagai lokasi dekat Camp Rudder, Pangkalan Angkatan Udara Eglin, Florida.

Dalam sejarah TNI baru ada empat jenderal yang kini telah purnatugas juga pernah menyandang Tab Ranger Yaitu Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen TNI (Purn) Hotmangaraja Panjaitan, Letjen TNI (Purn) Syaiful Rizal, Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyotomo Dan saat ini Kapten Inf Teddy Indra Wijaya.[3]

Pendidikan MiliterSunting

  • AKABRI Jurusan Infanteri Kopassandha (1977)
  • Sesarcabif Infanteri
  • Pendidikan Komando
  • US Army Airborne, Pathfinder, Ranger Course, Fort Benning
  • Seskoad
  • US Army Special Forces, Fort Bragg
  • Sesko TNI
  • Lemhanas

Riwayat JabatanSunting

Letnan Dua s/d Letnan Satu
  • Komandan Peleton Kopassus
  • Pasi Intel Grup 1 Parako Kopassus
  • Komandan Kompi Batalyon 12 Grup 1 Kopassus
Kapten
  • Komandan Detasemen Batalyon 22 Grup 2 Kopassus
Mayor
  • Kasi-1 Intel Sat Gultor 81 Kopassus
  • Wadanyon Aksus Sat Gultor 81 Kopassus
  • Pasi Ops Satgas Intel BAIS TNI
Letnan Kolonel
  • Danyon Aksus Sat Gultor 81 Kopassus
  • Danyon 33 Group 3 Sandhi Yudha
  • Dansatgas Intel BAIS TNI
  • Wadansat 81 Sat Gultor Kopassus
Kolonel
  • Asintel Kopassus
  • Atase Militer di Republik Federal Jerman
  • Dan Grup 3 Sandhi Yudha/Kopassus (2000-2002)
  • Danrem 163/Wirasatya, Kodam IX/Udayana (2002-2004)
Brigadir Jenderal
  • Kadispenad (2004-2006)
  • Waaspam Kasad (2006)
Mayor Jenderal
  • Danpusterad (2006-2007)
  • Aster Kasad (2007-2008)
  • Pangdam IX/Udayana (2008-2010)
Letnan Jenderal
  • Sesmenko Polhukam RI (2010-2012)

Bintang JasaSunting

  • Bintang Jasa Nararya
  • Satya Lencana Dwija Sistha
  • Satya Lencana Kesetiaan XXIV
  • Satya Lencana Negara Kamboja

ReferensiSunting

Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Romulo Simbolon
Sesmenko Polhukam
2012−2015
Diteruskan oleh:
Langgeng Sulistiyono
Didahului oleh:
Rezlan Ishar Jenie
Duta Besar Indonesia untuk Prancis
2014–2018
Diteruskan oleh:
Arrmanatha Christiawan Nasir