Daftar Gubernur Jawa Barat

artikel daftar Wikimedia
(Dialihkan dari Gubernur Jawa Barat)

Jawa Barat termasuk salah satu provinsi yang berdiri ketika Republik Indonesia dibentuk. Pimpinan daerah Jawa Barat disebut sebagai Gubernur yang bertugas menjalankan pemerintahan selama lima tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan. Gubernur Jawa Barat dibantu oleh wakil gubernur dalam membantu menjalankan tugas kegubernuran yang dipilih melalui pemilihan umum kepala daerah. Pada umumnya, gubernur diusung oleh gabungan partai politik yang setidaknya memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, serta dapat didukung oleh partai-partai politik non parlemen.

Gubernur Jawa Barat
Sunda: ᮌᮥᮘᮨᮁᮔᮥᮁ ᮏᮝ ᮊᮥᮜᮧᮔ᮪
terj.Gubernur Jawa Kulon
Coat of arms of West Java.svg
Flag of West Java (vectorised).svg
Governor of West Java Ridwan Kamil.png
Petahana
Ridwan Kamil

sejak 5 September 2018
KediamanGedung Pakuan, Bandung
Masa jabatan5 tahun
Dibentuk19 Agustus 1945; 76 tahun lalu (1945-08-19)
Pejabat pertamaMas Sutardjo Kertohadikusumo
Situs webSitus web resmi

Dalam sejarahnya, Gubernur Jawa Barat pertama kali dijabat oleh Mas Sutardjo Kertohadikusumo yang berasal dari Jawa Tengah.[1] Di tengah masa revolusi, Sutardjo digantikan oleh Mohammad Djamin. Dualisme kepemimpinan juga pernah terjadi di masa pemerintahan Ipik Gandamana, di mana Oja Somantri terpilih dan diangkat sebagai Kepala Daerah Swatantra Tingkat I pada awal bulan Januari 1958.[2] Pada saat itu, Oja menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Peralihan Jawa Barat.

DaftarSunting

Berikut merupakan daftar Gubernur Jawa Barat:[3]

No. Gubernur Potret Awal Akhir Partai Wakil Periode Ref.
1 Sutardjo Kartohadikusumo
(1892–1976)
  19 Agustus 1945 Desember 1945 Partai Indonesia Raya Jusuf Adiwinata (1945–1949) 1 [1][4]
2 Mohammad Djamin
(1903–1957)
  Desember 1945 Juni 1946 Non Partai 2
3 Murdjani
(1905–1956)
  Juni 1946 1 April 1947 Partai Indonesia Raya 3
4 Sewaka
(1895–tidak diketahui)
  1 April 1947 25 April 1951 Partai Indonesia Raya 4 [ket. 1][5][6][7]
Ipik Gandamana (1949–1952)
25 April 1951 10 September 1951[a] 5 [8][9]
5 Sanusi Hardjadinata
(1914–1995)
  1 Juli 1951 9 April 1957 Partai Nasional Indonesia 6 [ket. 2][10]
Lowong 9 April 1957 1 Juli 1957 N/A
6 Ipik Gandamana
(1906–1979)
  1 Juli 1957 6 Februari 1960[b] Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia 7
Oja Somantri
(1914–tidak diketahui)
  Januari 1958 6 Februari 1960 Majelis Syuro Muslimin Indonesia [2]
7 Mashudi
(1921–2005)
  6 Februari 1960 25 April 1967 Militer Astrawinata (1960–1963) 8 [ket. 3][ket. 4]
E. Dachjar Sudiwijaya (1963–1967)
25 April 1967 14 Februari 1970 9 [11]
Raden Sabri Gandanegara (1966–1974)
Raden Ahmad Nashuhi (1967–1973)
8 Solihin G. P.
(lahir 1926)
  14 Februari 1970 14 Februari 1975 Militer 10 [ket. 5][12][13]
9 Aang Kunaefi
(1922–1999)
  14 Februari 1975 19 Mei 1980 Militer Soehoed Warnaen (1978–1980) 11
19 Mei 1980 22 Mei 1985
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Ekonomi dan Pembangunan
12 [ket. 6][14]
10 Yogie Suardi Memet
(1929–2007)
  22 Mei 1985 19 Mei 1990 Militer 13
(1985)
[15]
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Ekonomi dan Pembangunan
  • Karna Suwanda
  • Mas Achmad Sampurna
19 Mei 1990 29 Mei 1993[c] 14
(1990)
[16][17]
11 Nana Nuriana
(lahir 1938)
  29 Mei 1993 19 Mei 1990 Militer
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Ekonomi dan Pembangunan
  • Mas Achmad Sampurna
15
(1993)
[18]
13 Juni 1998 13 Juni 2003 Partai Golongan Karya
Pemerintahan
Kesejahteraan rakyat
Ekonomi dan Pembangunan
  • Soedarna T. M.
16
(1998)
12 Danny Setiawan
(lahir 1945)
  13 Juni 2003 13 Juni 2008 Partai Golongan Karya Nu'man Abdul Hakim 17
(2003)
[19][20][21]
13 Ahmad Heryawan
(lahir 1966)
  13 Juni 2008 13 Juni 2013 Partai Keadilan Sejahtera Dede Yusuf 18
(2008)
[22][23][24]
13 Juni 2013 13 Juni 2018 Deddy Mizwar 19
(2013)
[25][26][27]
14 Ridwan Kamil
(lahir 1971)
 
  5 September 2018 petahana Non Partai Uu Ruzhanul Ulum 20
(2018)
[28]
Legenda

Pengganti sementara GubernurSunting

Dalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala daerah yang mengajukan diri untuk cuti atau berhenti sementara dari jabatannya kepada pemerintah pusat, maka Menteri Dalam Negeri menyiapkan penggantinya yang merupakan birokrat di pemerintah daerah atau bahkan wakil gubernur, termasuk ketika posisi gubernur berada dalam masa transisi. Berikut merupakan daftar pengganti sementara untuk jabatan Gubernur Jawa Barat.

Potret Pelaksana tugas Gubernur Mulai jabatan Akhir jabatan Masa Ket. Gubernur definitif
  Ukar Bratakusumah
(Komisaris Republik Indonesia di Jawa Barat)
22 Desember 1948 1 September 1950 4 [ket. 7] Raden Mas Sewaka
  Lex Laksamana
(Pelaksana Harian)
27 Maret 2008 9 April 2008 17
(2003)
[ket. 8][29] Danny Setiawan
  Perry Suparman
(Pelaksana Harian)
7 Februari 2013 20 Februari 2013 18
(2008)
[ket. 9][30] Ahmad Heryawan
  Deddy Mizwar
(Pelaksana Harian)
16 Maret 2014 26 Maret 2014 19
(2013)
[ket. 10][31]
4 April 2014 24 April 2014 [32]
13, 20, 25 Juni dan 1 Juli 2014 [33]
  Iwa Karniwa
(Pelaksana Harian)
13 Juni 2018 18 Juni 2018 [34] Transisi
  Mochamad Iriawan
(Penjabat)
18 Juni 2018 5 September 2018 [35] Transisi
  Uu Ruzhanul Ulum
(Pelaksana Harian)
18 Mei 2022 28 Mei 2022 20
(2018)
[ket. 11] Ridwan Kamil
29 Mei 2022 3 Juni 2022
9 Juni 2022 19 Juni 2022 [ket. 12]
Catatan
  1. ^ Sewaka ditangkap oleh serdadu Belanda pada 22 September 1948 dan dibebaskan pada Mei 1949. Pada bulan Maret 1950, ia kembali bertugas.
  2. ^ Dilantik berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 112 Tahun 1951, kemudian diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri Indonesia.
  3. ^ Perwira Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pertama yang menjadi gubernur atau kepala daerah di Indonesia.
  4. ^ Terdapat reaksi spontan terhadap penunjukan Mashudi sebagai gubernur dan Astrawinata sebagai wakil gubernur. Meski Astrawinata orang terdekat Partai Komunis Indonesia, namun fraksi dari partainya tersebut menyesalkan atas penetapan mereka.
  5. ^ Solihin tidak ingin melanjutkan kembali menjadi gubernur dikarenakan kebijakannya tidak disetujui Menteri Dalam Negeri Amir Machmud
  6. ^ Sesuai dengan Keputusan Nomor 67/M Tahun 1980 tertanggal 7 Mei 1980 menetapkan Aang Kunaefi sebagai Gubernur Jawa Barat untuk masa jabatan kedua. Dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Amir Machmud pada 19 Mei 1980.
  7. ^ Menjadi Gubernur pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia
  8. ^ Danny Setiawan dan Nu'man Abdul Hakim mengajukan cuti untuk kampanye dalam Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2008
  9. ^ Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf mengajukan cuti untuk kampanye dalam Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2013
  10. ^ Ahmad Heryawan mengajukan cuti untuk menjadi Juru Kampanye PKS dalam Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014
  11. ^ Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum diangkat sebagai Pelaksana Harian Gubernur selama Gubernur petahana Ridwan Kamil melakukan kunjungan kerja ke Britania Raya. Ridwan mengajukan perpanjangan cuti setelah anak sulungnya hilang dan kemudian ditemukan tenggelam di Swiss.
  12. ^ Gubernur petahana Ridwan Kamil kembali mengajukan cuti untuk memulangkan jenazah anak sulungnya di Rumah Sakit Insel, Swiss.
Keterangan
  1. ^ Sewaka dibebaskan dari jabatannya pada tanggal 9 Mei 1951 setelah diangkat menjadi Menteri Pertahanan Indonesia, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 102 Tahun 1951. Pensiun dari jabatan Gubernur Jawa Barat pada 10 September 1951.
  2. ^ Ipik Gandamana diangkat sebagai Menteri Dalam Negeri Indonesia pada tanggal 10 Juli 1959.
  3. ^ Yogie diangkat oleh Presiden Soeharto sebagai Menteri Dalam Negeri Indonesia pada 27 Maret 1993.


Masa Pendudukan Belanda dan JepangSunting

No. Potret Gubernur Partai Awal Akhir Wakil Ref.
1   K. Matsui Non Partai 29 April 1942 17 Agustus 1945 Pandu Surianingrat [36]

Galeri lainSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Gubernur pertama Jabar, orang Jawa Tulen kantor di Jakarta". Merdeka.com. 24 Februari 2013. Diakses tanggal 6 Juni 2020. 
  2. ^ a b "Oya Somantri: Politisi Nasionalis-Religus di Jawa Barat 1950-an (Sebuah Catatan Awal)". Kompasiana. 13 Oktober 2015. Diakses tanggal 1 Juni 2020. 
  3. ^ "Jabar dalam Grafis: Sejarah Pemimpin". Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 2014. Diakses tanggal 12 Mei 2018. 
  4. ^ "Gubernur Jawa Barat Menolak Beras Belanda". Historia.id. 25 Agustus 2019. Diakses tanggal 9 Juni 2020. 
  5. ^ "Keputusan Presiden No. 60 Tahun 1951 tentang Pengangkatan Saudara Sewaka sebagai Gubernur Kepala Daerah Propinsi Otonom Jawa Barat" (PDF). Sekretariat Kabinet RI. 25 April 1951. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2020-06-09. Diakses tanggal 18 November 2019. 
  6. ^ "Raden Mas Sewaka: Gubernur Jawa Barat Masa Kritis". Koransulindo. 5 Juni 2018. Diakses tanggal 9 Juni 2020. 
  7. ^ Kronik Revolusi Indonesia Jilid V Books.google.co.id. Diakses tanggal 19 Juni 2020
  8. ^ "Arsip Keputusan Presiden". Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum. Diakses tanggal 9 Juni 2020. 
  9. ^ "Keppres No. 177 tahun 1951 tentang Perberhentian Kepala Daerah Jawa Barat" (PDF). Sistem Informasi Perundangan-undangan Sekretariat Kabinet RI. Sekretariat Kabinet RI. 10 September 1951. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2017-11-07. Diakses tanggal 12 Mei 2018. 
  10. ^ "Kiprah Gubernur Jawa Barat Sanusi Hardjadinata dan Pangdam Siliwangi Kolonel Kawilarang 1951-1953 : Suatu Catatan Awal". Kompasiana. 14 September 2012. Diakses tanggal 9 Juni 2020. 
  11. ^ Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional Books.google.co.id
  12. ^ Riwajat hidup anggota-anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Books.google.co.id
  13. ^ "Solihin GP, gubernur merakyat ajak Soeharto mandi di sungai". Merdeka.com. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum. 24 Februari 2013. Diakses tanggal 6 Juni 2020. 
  14. ^ Mimbar Departemen Dalam Negeri Books.google.co.id
  15. ^ "Presiden Kepada Gubernur Jabar: Jangan Sampai Tergoda Takhta, Harta, Wanita". Soeharto.co. 22 Mei 1985. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-06-09. Diakses tanggal 28 Mei 2020. 
  16. ^ "Pelantikan". Tempo.co. 19 Mei 1980. Diakses tanggal 29 April 2022. 
  17. ^ "Pelantikan Wakil Gubernur". Tempo.co. 7 November 1992. Diakses tanggal 29 April 2022. 
  18. ^ "Pelantikan". Tempo.co. 29 Mei 1993. Diakses tanggal 18 Juni 2020. 
  19. ^ ORS; Hidayat, Patria (22 Mei 2003). "Dani Setiawan-Nu`man Abdul, Gubernur dan Wagub Jabar". Liputan6. Diakses tanggal 13 Juni 2018. 
  20. ^ Ridho, Poernomo Gontha (25 September 2003). "Honda Resmikan Pabrik Transmisi Otomatis". Tempo. Diakses tanggal 13 Juni 2018. 
  21. ^ Ade Afriandi, Mochamad (4 September 2003). "Thesis UGM: Konformitas Kebijakan Pemerintah Kota Bandung Terhadap Karakteristik Sp Asial Pedagang Kaki Lima" (PDF). Universitas Gadjah Mada & Badan Pembangunan Nasional. Diakses tanggal 13 Juni 2018. [pranala nonaktif permanen]
  22. ^ Januar, TB Ardi (13 Juni 2008). "Inilah Janji Hade Saat Kampanye". Okezone. Diakses tanggal 13 Juni 2018. 
  23. ^ KPL; RIF, ed. (22 April 2008). "Hade Resmi Jadi Gubernur dan Wagub Jabar Terpilih". Merdeka. Diakses tanggal 3 Juni 2018. [pranala nonaktif permanen]
  24. ^ A15; MHF; BAY (23 April 2008). "Heryawan Terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat". Kompas. Diakses tanggal 3 Juni 2018. 
  25. ^ Kuswandi, Rio (13 Juni 2013). "Heryawan Resmi Dilantik sebagai Gubernur Jabar". Kompas. Diakses tanggal 13 Juni 2018. 
  26. ^ Pemkot Depok (13 Juni 2013). "Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar Resmi Dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat". Berita Depok, Pemerintah Kota Depok. Diakses tanggal 13 Juni 2018. [pranala nonaktif permanen]
  27. ^ TYA; AVI (13 Juni 2013). "Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar Resmi Jadi Gubernur dan Wagub Jabar". Detik News. Diakses tanggal 13 Juni 2018. 
  28. ^ Bebey, Aksara. "Ridwan Kamil jadi gubernur Jabar besok, Oded pimpin Kota Bandung". Merdeka. Diakses tanggal 2018-09-04. 
  29. ^ Danny setiawan Cuti dari Gubernur Jabar[pranala nonaktif permanen] Detik (26/3/2008). Diakses tanggal 29 Mei 2020
  30. ^ Gubernur Jabar Dapat Cuti Kompas.com (4/2/2013). Diakses tanggal 29 Mei 2020
  31. ^ Jadi Juru Kampanye Ahmad Heryawan Cuti 10 Hari Republika (13/3/2014). Diakses tanggal 29 Mei 2020
  32. ^ Jadi Jurkam, Aher Cuti Jadi Gubernur Selama 20 Hari[pranala nonaktif permanen] Detik (4/4/2014). Diakses tanggal 29 Mei 2020
  33. ^ Heryawan: Cuti Saya Tidak Ganggu Pemerintahan Kompas (12/6/2014)
  34. ^ Bebey, Aksara (11 Juni 2018). "Tugas Aher selesai, Iwa Karniwa jadi Plh Gubernur Jawa Barat". Merdeka. Diakses tanggal 13 Juni 2018. 
  35. ^ "M Iriawan Resmi Jadi Pj Gubernur Jabar | Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2018-06-18. 
  36. ^ Notosusanto 1992, hlm. 8.