FastNet (sebelumnya bernama MyNet) adalah penyedia jasa Internet melalui jaringan kabel pita lebar. FastNet memiliki keunggulan dalam harganya yang lebih murah dibanding dengan penyedia jasa Internet lain di paket kecepatan serupa. FastNet merupakan bagian dari produk "Triple Play" First Media.

FastNet memiliki keunggulan dalam hal harganya yang murah dibanding dengan penyedia jasa Internet lainnya karena menawarkan harga yang tetap untuk layanan yang selalu menyala selama 1 bulan.

SejarahSunting

 
Logo FastNet (2007-sekarang)

Pada 16 Juni 2007, MyNet mengganti namanya menjadi FastNet.[1]

TeknologiSunting

FastNet tidak menggunakan saluran telepon dalam menyediakan akses Internet, tetapi menggunakan jaringan pita lebar tersendiri bertipe Hybrid Fiber-Coaxial (‘HFC’). Hal ini menyebabkan jangkauan areanya tidak seluas ADSL yang menggunakan saluran telepon, karena kabel pita lebar harus ditunjang dengan penggunaan fiber optik yang masih jarang digunakan di Indonesia. Area yang sudah terjangkau sampai saat ini adalah wilayah Jabodetabek, Surabaya, Medan, Bandung, Malang dan Batam.

FastNet menggunakan standar teknologi DOCSIS (Data Over Cable Service Interface Specification) untuk menyalurkan layanan Internet ke pelanggan. Di sisi pelanggan dibutuhkan Cable Modem DOCSIS agar dapat memakai layanan Internet FastNet.

ProdukSunting

Produk FastNet dikemas dalam beberapa paket sebagai berikut:

  • FasNet 384, dengan harga Rp135.000,- ; cable modem tidak disediakan.
  • FastNet 512, dengan harga Rp195.000,- ; cable modem tidak disediakan.
  • FastNet 768, dengan harga Rp295.000,- ; cable modem dipinjamkan selama berlangganan.
  • FastNet 1500, dengan harga Rp595.000,- ; cable modem dipinjamkan selama berlangganan.
  • FastNet 3000, dengan harga Rp1195.000,- ; cable modem dipinjamkan selama berlangganan.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting