Buka menu utama

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki:

Duta Besar Indonesia untuk Turki
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Petahana
Lalu Muhammad Iqbal

sejak 7 Januari 2019
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Situs webkemlu.go.id/ankara/id
No. Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Ref.
1 R Subiakto, Jalesveva Jayamahe, p212.jpg Subiyakto 1 September 1959 1964 [1]
2 No image.svg Sugiarto 1964 1967 [1][2]
3 No image.svg Mohammad Iskandar Ishaq 1967 1970 [3][4]
4 No image.svg Mohammad Ali Mursyid 1970 1973 [4]
5 No image.svg Muchlas Rowi 9 Februari 1974 1977 [4][5]:100
6 No image.svg Nurmanli Aman 9 Juli 1977 1980 [4][5]:511
7 Mohammad Syafaat Mintaredja.jpg Mohammad Syafa'at Mintaredja 8 November 1980 1983 [6]
8 No image.svg Abdulrachim Alamsjah 24 Desember 1983 1987 [4][7]
9 Nasrun Syahrun.jpg Nasrun Syahrun 31 Agustus 1987 1991 [4][8]
10 No image.svg Sukarno Abdulrachman 1991 1994 [4][9]
11 SOELARSO 1.jpg Sularso Haknyo Subroto 7 Februari 1995 1998 Azerbaijan [4][10][11]
12 No image.svg Jacky Djumantara Wahyu 1999 2002 Azerbaijan [4][12]
13 Amin Rianom.jpg Amin Rianom 19 Februari 2003 Azerbaijan [13]
14 No image.svg Awang Bahrin 18 Oktober 2006 Azerbaijan [14]
15 Nahari Agustini.jpg Nahari Agustini 10 Agustus 2010 [15]
16 Wardana.jpg Wardana 15 Oktober 2014 [16]
17 Lalu Muhammad Iqbal 7 Januari 2019 Petahana [17]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 1964 tentang Pengangkatan Soegiarto S.H. Sebagai Duta Besar Dan Berkuasa Penuh Untuk Turki (1964-03-02).
  2. ^ Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1967 tentang Pemindahan Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Pada Pemerintah Turki R. Soegiarto S.H. Ke Jakarta (1967-02-06).
  3. ^ Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1967 tentang Pengangkatan Muhammad Iskandar Ishaq Sebagai Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Pada Pemerintah Republik Turki (1967-02-14)
  4. ^ a b c d e f g h i "AMBASSADORS (1959 – 2002)". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara, Turki. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-07-20. Diakses tanggal 2019-09-12. 
  5. ^ a b G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973 – 23 Maret 1978. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 100. 
  6. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 353. 
  7. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 94. 
  8. ^ "President Lantik 14 Duta Besar Indonesia". Suara Pembaruan. 1987-08-31. Diakses tanggal 2019-08-21. 
  9. ^ Presiden RI ke II Jenderal Besar H.M. Soeharto dalam berita: 1991. Jakarta: Antara Pustaka Utama. 2008. hlm. 40. 
  10. ^ "Hasjim, Wisber Named Ambassadors". Jakarta Post. 1995-02-07. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  11. ^ Directory Ministry of Health. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1997. hlm. 61. 
  12. ^ "Presiden Kirim 20 Nama Calon Dubes RI ke DPR". Merdeka. 2005-06-24. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  13. ^ "DPR Menolak, Siapa Peduli". TEMPO. 2013-07-27. hlm. 41. 
  14. ^ "Presiden Lantik 24 Dubes Untuk Negara Sahabat". ANTARA News. 2006-10-18. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  15. ^ Insaf Albert Tarigan (2010-08-10). "24 Dubes RI Dilantik Presiden". Okezone News. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  16. ^ Humas Setkab (2014-10-15). "Peter Gontha Dubes Polandia, faizasyah Dubes Kanada". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  17. ^ Fabian Januarius Kuwado (2019-01-07). "Jokowi Lantik 16 Dubes di Istana Negara". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08.