Dono Pradana

pelawak tunggal Indonesia

Adiya Rahman Pradana (lahir 16 April 1989)[1], yang lebih dikenal sebagai Dono Pradana adalah seorang pelawak tunggal, pembawa acara, penyiar radio, selebritas internet, dan aktor Indonesia.[2]

Dono Pradana
LahirAdiya Rahman Pradana
16 April 1989 (umur 33)
Nama lainDono Pradana
Pekerjaan
Tahun aktif2015—sekarang
Suami/istri
Merlita Mayasari
(m. 2016)
AnakAdzriel Keenan Pradana

Kehidupan awalSunting

Saat kecil, Dono dan keluarganya tinggal di sebuah indekos di lingkungan berekonomi rendah di kota Surabaya. Ia pernah ikut teman-temannya yang mengamen untuk membantu orang tuanya supaya tidak dianggap berbeda oleh teman-teman di lingkungannya. Saat ibunya mengetahui ia mengamen, Dono dimarahi karena sesungguhnya keluarganya hidup berkecukupan. Namun, ia tetap mengamen karena mengikuti teman-temannya dan memilih tempat yang lebih jauh supaya tidak ketahuan. Dono berhenti mengamen karena diminta berhenti oleh sebuah yayasan anak. Karena saat itu ia beralasan ingin membantu orang tua dalam membayar uang sekolah, yayasan tersebut memberi beasiswa untuknya dari SD hingga SMA.[3]

Sebelum bekerja penuh sebagai seorang komika, Dono bekerja di sebuah organisator acara milik temannya.[3]

KarierSunting

Awal mula ketertarikannya pada dunia komedi adalah saat ia menonton Taufik Savalas melakukan stand up di acara Comedy Club Trans TV. Dono tergabung ke dalam komunitas Stand Up Indo Surabaya, sehingga ia berhenti bekerja di sebuah jasa penyelenggara acara dan memulai karier sebagai seorang komika secara penuh. Pada tahun 2014, Dono bersama komunitasnya merencanakan untuk membentuk klub komedi yang diadakan bulanan. Karena terlalu lama hanya merencanakan, acara tersebut akhirnya dimulai Dono seorang diri dan berhasil terlaksana pada tahun 2016 dengan nama Comedy Sunday.[3][4]

Dono pernah mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim kelima namun tidak berhasil lolos. Kemudian, ia berhasil menjadi salah satu finalis 14 besar Stand Up Comedy Academy musim pertama yang tayang di Indosiar pada tahun 2015.[5] Selain menjadi komika, ia juga menjadi seorang penyiar radio di program GMHR Hard Rock FM Surabaya bersama Agustian Pratama pada tahun 2017 hingga 2019.[6]

Pada tahun 2019, Dono membawakan sebuah seri web dokumenter komedi berjudul Bondo Wani yang ditayangkan di kanal YouTube Majelis Lucu. Seri yang membahas soal sisi lain kota Surabaya tersebut disutradarai oleh Karim Sujatmiko dan diproduseri oleh Dono bersama Karim. Pada episode pertamanya, Dono menjelajah prostitusi kelas bawah di Surabaya. Video tersebut mendapat sambutan positif dari penonton. Episode ketujuh seri tersebut yang membahas kehidupan para Crazy Rich Surabaya telah ditonton lebih dari 6 juta kali. Hal tersebut membuat nama Dono semakin dikenal luas oleh masyarakat umum.[7]

Berkat popularitas video tersebut, Dono diajak untuk membintangi seri web arahan Fajar Nugros dan Bayu Skak, Yowis Ben the Series sebagai Satpam. Kemudian, ia juga dipercaya untuk turut bermain di film Yowis Ben 3 serta Yowis Ben Finale.[8] Dono juga kembali diajak oleh Bayu Skak untuk membintangi film pertama Bayu sebagai sutradara tunggal berjudul Lara Ati.[9]

FilmografiSunting

FilmSunting

Tahun Judul Peran Keterangan
2021 Yowis Ben 3 Dono Debut film
Yowis Ben Finale
2022 Lara Ati Rahagi Fadly

Serial televisiSunting

Tahun Judul Peran Keterangan
2022 Lara Ati Rahagi Fadly Serial drama lokal

Serial webSunting

Tahun Judul Peran Keterangan
2020 Yowis Ben the Series Dono Debut akting
2021 Terpikat

Acara televisiSunting

Program radioSunting

SiniarSunting

  • MENDOAN (2019—sekarang)[10]
  • Lambemu (2021—sekarang)[11]

ReferensiSunting

  1. ^ Rachmanudin, Firman (16 April 2021). Sagita, Januar Adi, ed. "Reklame Besar di Pusat Kota, Berisi Ucapan Ulang Tahun Youtuber dan Stand Up Comedy Asal Surabaya". Tribunnews.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-17. Diakses tanggal 9 Mei 2021. 
  2. ^ Romadhon, Julian (16 April 2021). "Dono Pradana, Becanda kok Mahal". Pikiran Rakyat. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-13. Diakses tanggal 9 Mei 2021. 
  3. ^ a b c Qalbi, Adriano (27 Januari 2020), Podcast Awal Minggu - 27 Januari 2020 dengan Dono Pradana, diakses tanggal 13 Mei 2021 – via Spotify 
  4. ^ Djunaedy, Muhammad Fathi (26 Oktober 2020). "Komika MLI 'Koesroeh' di Malang". Kabar Malang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-26. Diakses tanggal 9 Mei 2021. 
  5. ^ "Stand Up Comedy Academy, Dono Surabay harus gantung mik sampai babak 14 besar". Mampir klik. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-21. Diakses tanggal 9 Mei 2021. 
  6. ^ @donopradana (14 Juni 2019). "Last day on GMHR, udah 2 tahun siaran pagi dan udah 2 tahun juga setiap pagi ngoceh bareng @agustianprtama" (Tweet). Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 Mei 2021. Diakses tanggal 14 Mei 2021 – via Twitter. 
  7. ^ Safi, Muhammad Fahrur (15 Juli 2020). Kinapti, Tyas Titi, ed. "7 Potret Dono Pradana, Host Bondo Wani Majelis Lucu Indonesia yang Sedang Trending". Liputan6.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-12-10. Diakses tanggal 9 Mei 2021. 
  8. ^ Soraya, Sora (11 November 2020). "Usai Terlibat di 'YOWIS BEN THE SERIES', Dono Pradana Beri Bocoran Cerita 'YOWIS BEN 3'". KapanLagi. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-11-28. Diakses tanggal 13 Mei 2021. 
  9. ^ Riandi, Ady Prawira (5 Maret 2021). Aditia, Andika, ed. "Bayu Skak Pastikan Lara Ati Sajikan Bahasa Jawa yang Lebih Luas". Kompas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 Maret 2021. Diakses tanggal 13 Mei 2021. 
  10. ^ "Podcast MENDOAN". Diakses tanggal 9 Mei 2021 – via Spotify. 
  11. ^ "Noice Web". open.noice.id. Diakses tanggal 2022-06-10. 

Pranala luarSunting