Bumi Resources

perusahaan Indonesia

PT Bumi Resources Tbk atau Bumi Resources adalah salah satu perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia. Perusahaan ini bertindak sebagai induk untuk sejumlah anak usaha.[3] Pada daftar Forbes Global 2000 tahun 2012, Bumi Resources menempati peringkat ke-1898.[4] Perusahaan ini dianggap sebagai produsen batu bara termal terbesar di Indonesia dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh Bakrie Group.[5]

PT Bumi Resources Tbk.
Publik
Kode emitenIDX: BUMI
IndustriPertambangan
Didirikan1973
Kantor
pusat
Jakarta, Indonesia
Tokoh
kunci
Nalinkant A. Rathod (Presiden Komisioner),[1] Saptari Hoedaja (Presiden Direktur)[2]
ProdukBatu bara, CBM
PendapatanPenurunan US$ 4,653 milyar (2019)
Penurunan US$ 103,1 juta (2019)
Total asetPenurunan US$ 4,470 milyar (2019)
Total ekuitasPenurunan US$ 723,8 juta (2019)
Karyawan
Penurunan 67 (2019)
Situs webwww.bumiresources.com

SejarahSunting

Perusahaan ini didirikan dengan nama PT Bumi Modern pada tahun 1973, dengan bisnis awalnya di bidang penyantunan dan pariwisata. Perusahaan ini lalu mengadakan penawaran umum perdana pada tahun 1990. Perusahaan ini kemudian mentransformasi bisnisnya dari penyantunan dan pariwisata ke minyak, gas alam, dan pertambangan pada tahun 1998. Nama perusahaan inipun diubah menjadi PT Bumi Resources Tbk pada tahun 2000.[butuh rujukan]

Pada tahun 2013, perusahaan ini mengalami sejumlah masalah, antara lain ditemukannya ketidakwajaran keuangan sebesar US$201 juta, serta adanya masalah dengan regulator.[6]

Anak perusahaanSunting

  • PT Kaltim Prima Coal (KPC): mengoperasikan sekitar 90.000 hektar konsesi tambang batu bara di Kalimantan Timur.
  • PT Arutmin Indonesia: mengoperasikan sekitar 70.000 hektar konsesi tambang batu bara di Kalimantan Selatan.
  • PT Fajar Bumi Sakti: mengelola area konsesi seluas 8.250,5 hektar di Kalimantan Timur.
  • PT Pendopo Energi Batubara: memiliki area konsesi seluas 17.840 hektar di Sumatera Selatan.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk: mengoperasikan aset pertambangan lainnya (non-batu bara).
  • Kalimantan Coal Limited.
  • Bumi Investment Pte. Ltd.
  • Herald Resources Pty. Ltd.
  • Bumi Capital Pte. Ltd.
  • Indocoal Resources (Cayman) Ltd.
  • PT Kaltim Prima Cbm .
  • PT Pendopo Energi Nusantara.
  • PT Bumi Resources Investment.
  • PT MBH Minera Resources.
  • PT Bumi Resources Minerals.
  • Calipso Investment Pte. Ltd.
  • Forerunner International Pte. Ltd.
  • Enercorp Ltd.
  • Knightley Business Resources Pte. Ltd.
  • Sangatta Holdings Limited.
  • Bumi Holdings Sas.
  • PT Manaor Sihotang
  • PT Mitra Bisnis Harvest.
  • PT Sitrade Coal.
  • PT Seamgas Indonesia.
  • PT Cipta Prima Sejati.
  • PT Arutmin CBM.
  • PT Indocoal Kalsel Resources.
  • Enercoal Resources Pte. Ltd.
  • Zurich Assets International, Ltd.
  • PT Lumbung Capital.
  • PT IndoCoal Kaltim Resources.
  • PT Buana minera Harvest.
  • Bumi Netherlands B.V.
  • PT MBH mining Resource.
  • PT Arutmin Indonesia.
  • IndoCoal KPC Resources (Cayman) Limited.
  • PT Alphard Resources.
  • Bumi Mauritania Sa.

ReferensiSunting

  1. ^ "Board of Commissioners". bumiresources.com. Diakses tanggal 14 January 2020. 
  2. ^ "Board of Directors". bumiresources.com. Diakses tanggal 14 January 2020. 
  3. ^ "Indonesia-Investments.com:Bumi Resources company profile". April 1, 2014. 
  4. ^ "Forbes Global 2000". Diakses tanggal 31 October 2020. 
  5. ^ Latul, Janeman (October 9, 2012). "Bumi Resources talks to Indonesia group on coal stake sale-sources". Reuters. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-04-27. Diakses tanggal 10 October 2012. 
  6. ^ Leftly, Mark (8 November 2013). "Bumi chief looks to 'a fresh start' as name change and Bakrie split near". London Evening Standard. hlm. 59. 

Pranala luarSunting