Buka menu utama

Banaran, Boyolali, Boyolali

kelurahan di Kabupaten Boyolali

Banaran adalah kelurahan di kecamatan Boyolali, Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia.

Banaran
Kelurahan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenBoyolali
KecamatanBoyolali
Kodepos57313
Luas120 Ha
Jumlah penduduk-
Kepadatan-

GeografiSunting

Jalan Pandanaran membelah Banaran menjadi 2 bagian. Kelurahan ini terdiri atas 10 RW yang terbagi menjadi beberapa dukuh, yaitu 1. Ngepos 2. Banaran 3. Kismobudoyo 4. Karangkepoh 5. Recosari 6. Prambaman 7. Pusung 8. Karangduwet 9. Klatakan 10. Sidorejo 11. Gambiran

Batas-Batas |Utara: Desa

               Karanggeneng, 
               Desa Kiringan

|Timur: Desa

              Karanggeneng

|Barat: Desa Winong |Selatan: Kelurahan

             Pulisen, 
             Kelurahan  
             Siswodipuran

Kelurahan Banaran merupakan ibu kota Kecamatan Boyolali. Kantor Kecamatan Boyolali ada di kelurahan ini, tepatnya di Dukuh Banaran. Kelurahan Banaran terletak di antara Jalan Ring Road Selatan (tepatnya di dukuh mangunjiwo, ngepos, sidorejo) dan Jalan Ring Road Utara (di Karangkepoh). Di bagian tengah kelurahan ini (Banaran, Ranudimejan) merupakan pusat ekonomi warga Boyolali karena letaknya di Jalan Semarang-Solo. Di sepanjang jalan inilah banyak dijumpai toko oleh-oleh khas kota susu, yang paling utama adalah marning. Wilayah ini dihimpit oleh dua sungai besar di sisi timur dan barat. Adapun bagian timur laut (Karangkepoh, Kismo, Recosari, Ledok) dikelilingi oleh sungai yang bermuara ke Kali Pepe Boyolali. Dukuh Karangkepoh terletak di jalan utama menuju Singkil sekalipun dukuh terluas di kelurahan Banaran. Karangkepoh juga terletak di jalan persimpangan antara Boyolali Kota, Sunggingan, maupun Singkil sehingga tak heran jika Dukuh ini menjadi tempat transit dan persimpangan kendaraan dari berbagai arah dan jurusan. Di bagian utara Karangkepoh yang berbatasan dengan Desa Karanggeneng inilah banyak perajin genting.Adapun Dukuh Ledok bekerja di sektor peternakan. Peternakan babi merupakan yang terbesar di Boyolali yang ada di dukuh ini. Hasil ternak ini akan dikirim ke luar Boyolali bahkan luar negeri. Di Dukuh Recosari Terdapat peninggalan Jepang "yaitu gapura bertuliskan "MEMENTOMORI 1939" dan bangunan peninggalan Jepang yang terletak di Jalan Kutilang. Sementara itu di sisi barat daya (Pusung, Sidoharjo, Gambiran, Klatakan, Ngepos, Karangduwet) terletak di jalan utama menuju Surowedanan atau ke terminal Boyolali. Di sini terdapat pasar terbesar di Boyolali yaitu Pasar Sunggingan yang berseberangan dengan Pasar Gambiran. Sementara itu di daerah Pusung terdapat kios baju distro yang orang sering menyebutnya Pusung Square. Di Pusung inilah MTS N 3 Boyolali berdiri.