Buka menu utama

Wikipedia β

Bahasa Frisia adalah sebuah bahasa yang termasuk dalam rumpun bahasa Jermanik, dituturkan oleh sekitar 500.000 orang Frisia, yang berada di pesisir Laut Utara di Belanda, Jerman, dan Denmark. Bahasa Frisia memiliki keterikatan kelompok bahasa yang paling dekat dengan bahasa Inggris dan dikelompokkan bersama dalam bahasa-bahasa Anglo-Frisian. Tetapi sekarang, bahasa Inggris modern dan bahasa Frisia tidak terhubung secara erat satu sama lain. Bahasa Frisia saat ini banyak dipengaruhi oleh bahasa Belanda, bahasa Denmark, dan bahasa Jerman, tergantung letak wilayahnya.[1]

Frisian
Frysk / Fräisk / Frasch /
Fresk / Freesk / Friisk
Bilingual signs German-Frisian, police station Husum, Germany 0892.JPG
Dituturkan di  Belanda
 Jerman
Wilayah  Friesland
 Groningen
 Lower Saxony
 Schleswig-Holstein
Penutur bahasa
500,000  (date missing)
Latin
Status resmi
Bahasa resmi di
 Belanda
 Jerman
Diatur oleh NL: Fryske Akademy
D: no official regulation
unofficial: the Seelter Buund (for Sater Frisian), the Nordfriisk Instituut (for North Frisian)
Kode bahasa
ISO 639-3 Variously:
fry – West Frisian
stq – Saterland Frisian
frr – North Frisian
Frisians.png

Original and 21st century distribution of Frisian (without the island of Rømø (Danish language)).

Di bawah ini akan disajikan sebuah contoh kalimat dalam bahasa Frisia dan padanannya dalam bahasa Belanda dan Inggris.



Artinya: "Mentega, roti hitam dan keju hijau, siapa yang tak bisa mengucapkannya, bukanlah seorang Frisia yang asli."

Keluarga bahasa FrisiaSunting

Cabang bahasa Jermanik dari bahasa-bahasa Indo-Eropa memiliki jumlah penutur yang banyak, sekitar 450 juta penutur asli, yang sebagian merupakan penyebab dari kolonialisasi ke berbagai belahan dunia. Bagaimanapun, jumlah bahasa dalam kelompok Jermanik cukup sedikit. Secara tradisional, kelompok ini dibagi di tiga subkelompok: Jermanik Timur (Gotik, yang tidak lagi hidup), Jermanik Utara (bahasa Islan, bahasa Faroe, bahasa Norwegia, bahasa Denmark, dan bahasa Swedia), dan Jermanik Timur (bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Belanda, bahasa Afrikaans, bahasa Yiddish, dan bahasa Frisia). Beberapa bahasa ini terlihat sama sehingga pengelompokkannya sebagai bahasa tersendiri hanya karena penggunaannya yang terbatas sebagai bahasa di negara tertentu. Hal ini terjadi pada bahasa-bahasa di negara Skandinavia, yaitu bahasa Swedia, Denmark, dan Norwegia, yang sebenarnya sama dan identik. Bahasa-bahasa lain justru memiliki dialek-dialek yang sangat berbeda dan sebenarnya tidak sama dan identik tetapi tetap digolongkan ke dalam satu bahasa karena standarisasi. Dialek bahasa Jerman Utara dan Selatan adalah contoh dari kasus ini.

Bahasa Frisia sendiri memiliki beberapa cabang bahasa, yaitu:

  • Bahasa Frisia Barat, dituturkan di Belanda.
    • Frisia "Tanahliat" (Klaaifrysk)
      • Westereendersk
    • Frisia "Kayu" (Wâldfrysk)
      • Noardhoeks
    • Frisia Selatan (Súdhoeks)
    • Frisia Baratdaya (Súdwesthoeksk)
    • Schiermonnikoogs
    • Frisia Hindeloopen
    • Aasters
    • Westers
  • Bahasa Frisia Timur, dituturkan di Lower Saxony, Jerman
    • Frisia Saterland
    • Beberapa dialek punah
      • Frisia Wangerooge
      • Frisian Wursten
  • Bahasa Frisia Utara, dituturkan di Schleswig-Holstein, Jerman Dialek daratan utama
    • Mooring
    • Frisia Goesharde (Hoorning)
    • Frisia Wiedingharde
    • Frisia Halligen
    • Frisia Karrharde

Dialek kepulauan

  • Söl'ring
  • Fering
  • Öömrang
  • Heligolandic (Halunder)
  1. ^ The Position of Frisian in the Germanic Language Area". On the Boundaries of Phonology and Phonetics.