Bahasa Belanda Kuno

Dalam linguistik, Bahasa Belanda Kuno atau Bahasa Franka Hilir Kuno[2][3] ialah kumpulan Dialek Bahasa Franka (yaitu dialek yang berevolusi dari Bahasa Franka) yang dituturkan di Negara-Negara Dataran Rendah selama Abad Pertengahan Awal, dari kira-kira abad ke-5 hingga abad ke-12.[4] Bahasa Belanda Kuno sebagian besar tercatat pada peninggalan yang terpisah-pisah, dan kata-katanya telah direkonstruksi dari kata pinjaman Bahasa Belanda Pertengahan dan Kuno dalam bahasa Prancis.[5]

Belanda Kuno
Bahasa Franka Hilir Kuno
Bahasa Franka Kuno
Dituturkan diHolandia, Austrasia, Zeeland, dan Flandria
WilayahNegara-Negara Dataran Rendah
EraAbad ke-5 hingga pertengahan Abad ke-12 M, secara bertahap berkembang menjadi Bahasa Belanda Pertengahan
Bentuk awal
Franka
  • Belanda Kuno
Rune, Latin
Kode bahasa
ISO 639-3odt
ISO 639-6odt
Glottologoldd1237[1]
Lokasi penuturan
OldDutcharea.png
Kawasan tempat bahasa Belanda kuno dituturkan
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA
L • B • PW
Info templat
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.

Apa tujuan penilaian artikel?

Sistem penilaian memungkinkan ProyekWiki memantau kualitas artikel dalam bidang subjeknya, dan memprioritaskan pengerjaan artikel ini

Siapa yang dapat menilai artikel?

Secara umum, siapa pun dapat menambah atau mengubah peringkat artikel. Namun, menilai sebuah artikel sebagai "Kelas-A" umumnya membutuhkan persetujuan dari setidaknya dua penyunting, dan label "AB" dan "AP" hanya boleh digunakan pada artikel yang telah diulas dan saat ini ditetapkan sebagai artikel bagus atau artikel pilihan.

05.29, Minggu, 4 Juni, 2023 (UTC) • hapus singgahan

Bahasa Belanda Kuno dianggap sebagai tahap yang utama dalam pengembangan bahasa Belanda yang terpisah. Bahasa ini dituturkan oleh keturunan Orang Franka Sali yang menduduki tempat yang sekarang menjadi Belanda Selatan, Belgia Utara, bagian dari Prancis Utara, bagian dari Rhein Hilir daerah Jerman, dan berevolusi menjadi Bahasa Belanda Pertengahan kira-kira pada abad ke-12. Penduduk Provinsi Belanda Utara, termasuk Groningen, Friesland, dan pantai Holandia Utara, menuturkan Bahasa Frisia Kuno, dan sebagian di timur (Achterhoek, Overijssel, dan Drenthe) menuturkan Bahasa Saxon Kuno.

RujukanSunting

  1. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Old Dutch-Old Frankish". Glottolog 4.1. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. 
  2. ^ Van den Toorn, M. C.; Pijnenburg, W. J. J.; et al. (1997). Geschiedenis van de Nederlandse taal (dalam bahasa Dutch). hlm. 37. 
  3. ^ Janssens, G.; Marynissen, A. (2005). Het Nederlands vroeger en nu (dalam bahasa Dutch) (edisi ke-2nd). hlm. 38, 54. 
  4. ^ De Vries, Jan W.; Willemyns, Roland; Burger, Peter (2003). Het verhaal van een taal (dalam bahasa Dutch). Amsterdam: Prometheus. hlm. 12, 21–27.  Page 27: "...Aan het einde van de negende eeuw kan er zeker van Nederlands gesproken worden; hoe long daarvoor dat ook het geval was, kan niet met zekerheid worden uitgemaakt." [It can be said with certainty that Dutch was being spoken at the end of the 9th century; how long that might have been the case before that cannot be determined with certainty.]
  5. ^ Webster's New World Dictionary: Old Dutch