Buka menu utama

Amalthea (satelit)

Satelit alami Yupiter

Amalthea (bahasa Yunani: Ἀμάλθεια) adalah satelit Jupiter dengan urutan ketiga bila dilihat dari jarak Jupiter dengan satelit-satelitnya. Amalthea ditemukan pada tanggal 9 September 1892, oleh Edward Emerson Barnard.

Amalthea
Amalthea PIA02532.png
Gambar Galileo skala abu-abu dari Amalthea
Penemuan
Ditemukan olehE. E. Barnard
Tanggal penemuan9 September 1892
Penamaan
Kata sifat Bahasa InggrisAmalthean
Karakteristik orbit
Periapsis181.150 km[a]
Apoapsis182.840 km[a]
Radius orbit rata-rata
181.365,84±0,02 km (2.54 RJ)[1]
Eksentrisitas0,00319±0,00004[1]
0,49817943±0,00000007 h
(11 jam 57 menit 23 detik)[1]
Kecepatan orbit rata-rata
26,57 km/s[a]
Inklinasi0,374°±0,002° (terhadap ekuator Jupiter)[1]
Satelit dariJupiter
Karakteristik fisik
Dimensi250 × 146 × 128 km[2]
Radius rata-rata
83,5±2,0 km[2]
Volume(2,43±0,22)×106 km3[3]
Massa(2,08±0,15)×1018 kg[3]
Massa jenis rata-rata
0,857±0,099 g/cm3[3]
≈ 0,020 m/s2 (≈ 0.002 g)[a]
≈ 0,058 km/s[a]
sinkron[2]
zero[2]
Albedo0,090±0,005[4]
Suhu permukaan min. rata-rata maks.
[5] 120 K 165 K
14,1[6]
Gambar Galileo yang menunjukkan bentuk tidak beraturan dari Amalthea
Gambar Amalthea yang paling detail (2.4 km/pix).[7] Diambil dari sisi berlawanan dari Jupiter. Ida Facula dan Lyctos Facula di bagian kiri (pada zona aram). Titik terang di bagian bawah berkaitan dengan Kawah Gaea. Gambar oleh Galileo (2000)
Tampilan simulasi Jupiter dari Amalthea.

Amalthea dinamai berdasarkan tokoh nimfa bernama Amalteia dari mitologi Yunani, yang menyusui Bayi Zeus (padanan mitologi Yunani untuk Dewa Jupiter) dengan susu kambing.[8] Nama lain dari Amalthea adalah Jupiter V. Nama "Amalthea" sebelumnya tidak digunakan secara resmi oleh IAU sampai tahun 1976,[9][10] meskipun telah digunakan secara tidak resmi selama beberapa dekade. Nama tersebut pada awalnya disarankan oleh Camille Flammarion.[11] Sebelum tahun 1976, Amalthea secara umum dikenal sebagai Jupiter V.[5]

Amalthea terletak di dalam orbit jarak dekat di sekitar Jupiter, dan berada di tepi luar Cincin Amalthea Gossamer, yang terbentuk dari debu yang dilepaskan dari permukaan Amalthea.[7] Dari permukaan Amalthea, Jupiter terlihat berdiameter 46,5 derajat.[b] Amalthea adalah satelit terbesar dari semua satelit dalam Jupiter yang ada. Berbentuk tidak teratur dan berwarna kemerahan, Amalthea diperkirakan terdiri dari es air berpori dengan sejumlah materi lain yang tidak diketahui. Wajah permukaan dari Amalthea terdiri dari banyak kawah dan gunung.[2]

Amalthea pertama kali difoto pada tahun 1979 oleh wahana antariksa Voyager 1 dan 2, dan kemudian oleh orbiter Galileo secara lebih mendetail pada tahun 1990-an.[2]

Bersama Amalthea, Jupiter untuk saat ini diketahui memiliki 79 satelit.

Fitur geologis bernamaSunting

Terdapat empat fitur geologis bernama di Amalthea: dua kawah dan dua fakula (titik terang).[12] Fkaula-fakula tersebut terletak di tepi punggung bukit di sisi Amalthea yang tidak berhadapan dengan Jupiter.[2]

 
Sisi terdepan dari Amalthea. Utara menunjuk ke atas, dan Jupiter berada jauh di sisi kanan. Kawah Pan terlihat di tepi kanan atas, dan Kawah Gaea di tepi bawah. Fakula Ida (lebih cerah) dan Fakula Lyctos (lebih redup) di ujung kiri.
Fitur Diameter Tahun
Persetujuan
Asal Nama Referensi
Kawah Gaea 80 km 1979 Gaia, dewi dan ibu pertiwi dalam mitologi Greek yang membawa Zeus ke Kreta WGPSN
Kawah Pan 100 km 1979 Pan (kawah), dewa setengah kambing dalam mitologi Yunani, anak dari Amalthea dan Hermes WGPSN
Fakula Ida 50 km 1979 Gunung Ida, Kreta WGPSN
Fakula Lyctos 25 km 1979 Lyttos, Kreta WGPSN

Cerita fiksiSunting

Amalthea menjadi latar dari beberapa karya fiksi ilmiah, termasuk kisah oleh Arthur C. Clarke, James Blish dan Arkady and Boris Strugatsky.

CatatanSunting

  1. ^ a b c d e Dihitung berdasarkan parameter lain.
  2. ^ Dihitung berdasarkan jarak, ukuran, periode, dan magnitudo semu yang diketahui yang terlihat dari Bumi. Magnitudo semu seperti yang terlihat dari Jupiter mj dihitung dari magnitudo semu di Bumi mv menggunakan rumus mj=mv−log2.512(Ij/Iv), di mana Ij dan Iv adalah kecerahan masing-masing Jupiter dan Bumi (lihat magnitudo semu), yang diukur menurut hukum kuadrat terbalik. Untuk magnitudo semu lihat http://www.oarval.org/ClasSaten.htm dan Jupiter.

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d Cooper Murray et al. 2006.
  2. ^ a b c d e f g Thomas Burns et al. 1998.
  3. ^ a b c Anderson Johnson et al. 2005.
  4. ^ Simonelli Rossier et al. 2000.
  5. ^ a b Simonelli 1983.
  6. ^ Observatorio ARVAL.
  7. ^ a b Burns Simonelli et al. 2004.
  8. ^ "Planet and Satellite Names and Discoverers". Gazetteer of Planetary Nomenclature. International Astronomical Union (IAU) Working Group for Planetary System Nomenclature (WGPSN). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-08-21. Diakses tanggal 2014-10-08. 
  9. ^ Blunck J. (2010). Solar System Moons: Discovery and Mythology (PDF). Springer. hlm. 9–15. Bibcode:2010ssm..book.....B. doi:10.1007/978-3-540-68853-2. ISBN 978-3-540-68852-5. 
  10. ^ Flammarion C.; Kowal C.; Blunck J. (1975-10-07). "Satellites of Jupiter". IAU Circular. Central Bureau for Astronomical Telegrams. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-22. Diakses tanggal 2014-10-17.  (Bibcode1975IAUC.2846....6F)
  11. ^ Flammarion 1893.
  12. ^ USGS: Jupiter: Amalthea.

Daftar pustaka

Pranala luarSunting

Lihat jugaSunting