Wahana antariksa

kendaraan berawak atau nirawak yang dirancang untuk terbang di luar angkasa

Wahana antariksa atau wantariksa[1] merupakan sebuah kendaraan yang mengudara untuk penjelajahan luar angkasa. Yang disebut wantariksa termasuk peranti penyelidik (probe) angkasa robot atau nirawak dan juga kendaraan berawak. Istilah ini terkadang juga digunakan untuk menjelaskan satelit buatan, yang memiliki kriteria rancangan yang mirip.

Ariane 5 lepas landas dengan peranti penyelidik Rosetta pada tanggal 2 Maret 2004.

Karena variasinya yang sangat beragam sebutan wahana antariksa terkadang diasosiasikan dengan sebutan pesawat antariksa. Wahana antariksa (spacecraft) adalah benda buatan manusia yang terbang di antariksa karena keseimbangan gaya/momen inersia dan gravitasi yang ditimbulkan akibat pergerakannya di antariksa (di antara planet-planet atau benda langit lainnya).

Wahana antariksa tidak memiliki pembagian yang jelas baik ditinjau dari bentuk, berat, misi, sistem kestabilannya dll. namun untuk penyederhanaannya, wahana antariksa dapat digolongkan berdasarkan cara pengendaliannya (berawak/nirawak) dan cara penjelajahannya (orbit bumi/antar planet)

Wahana antariksa berawak

Saat ini wahana antariksa berawak yang beroperasi di orbit bumi yaitu: Crew Dragon (Amerika Serikat), Soyuz (Rusia), Zengchou (Tiongkok) dan Stasiun Luar Angkasa Internasional. Sedangkan wahana antariksa yang pernah beroperasi di ruang antar planet adalah Apollo dalam program bulan Amerika Serikat tahun 1968.

Wahana antariksa nirawak

Wahana antariksa nirawak (satelit) yang beroperasi di orbit bumi berjumlah sangat banyak. Masing-masing mempunyai misi-misi spesifik seperti: telekomunikasi, peramal cuaca. navigasi, penginderaan jarak jauh untuk sumber daya alam, pengamatan geodinamik, penelitian atmosfer dan fisika bumi, observasi astronomi dan lain sebagainya. sedangkan yang beroperasi antar planet terbagi menjadi beberapa kelas, yaitu:

  • Terbang lintas planet (planetary flyby); terbang melewati planet tujuan
  • Pengorbit planet (planetary orbiter); terbang mengorbit planet tujuan
  • Pendarat planet (planetary lander); mendarat di permukaan planet tujuan
  • Robot penjelajah planet (Planetary rover); mendarat dan menjelajahi permukaan planet tujuan. Terdapat beberapa jenis yaitu: pendarat keras (hard lander), penjelajah atmosfer (atmospheric probe), pendaratan lunak (soft lander), dan penetrator (ditembakkan masuk ke permukaan tanah)
  • Pengembali sampel (Sample return); mendarat di permukaan planet tujuan, kemudian mengambil sampel tanah dan atmosfer, lalu kembali ke Bumi.

ReferensiSunting

  1. ^ Glosarium Badan Bahasa. Diambil pada tanggal 5 Maret 2016.

Pranala luarSunting