Buka menu utama

Ultraman Tiga & Ultraman Dyna: Warriors Of The Star Of Light

Ultraman Tiga & Ultraman Dyna: Prajurit Bintang Cahaya (ウルトラマン ティガ & ウルトラマン ダイナ 光 の 星 の 戦士 たち Urutoraman Tiga ando Urutoraman Daina: Hikari no Hoshi no Senshi-tachi) adalah tokusatsu Jepang yang diproduksi oleh Tsuburaya Productions pada tahun 1998 . Film ini adalah spin-off dari seri Ultraman Dyna di TV.

Plot SummarySunting

Para anggota Super-Guts (Skuat Tugas super global Unlimited) mengejar seekor monster ke bulan. Lalu Dyna datang dan melawan monster itu. Makhluk ini dapat bertahan terhadap serangan akhir pamungkas Dyna (Ray Solgent). Kemudian pertarungan berlanjut, tapi tiba-tiba monster itu melebur karena laser yang dilepaskan dari kapal perang misterius.

Setelah kembali ke Bumi, tim Super-Guts pergi ke sebuah pulau rahasia. Di sana mereka menemukan bahwa TPC (Komisi Penjaga Perdamaian Terestrial), organisasi tempat mereka bekerja, ternyata bertanggung jawab untuk membangun kapal perang tadi. Kapal itu dikenal sebagai Prometheus, dan senjata penghancur utamanya adalah Cannon Neo-Maxima. Pemimpin proyek, Dr Kisaragi, menjelaskan bahwa Super-Guts telah dipanggil untuk bekerja sama dengan mereka. Yaitu program komputer pertempuran Prometheus dengan cara mengirim sinyal otak, menjadikannya sebagai senjata yang lebih efektif. Shin Asuka (Ultraman Dyna) dengan sombong meragukan bahwa Prometheus bisa sehebat Dyna untuk membela Bumi. Asuka memutuskan menguji pesawat itu, dan pikirannya dimasukkan ke dalam komputer kapal.

Ketika Asuka mendapatkan kembali siuman, pangkalan TPC diserang! Pasukan SuperGUTS bermaksud menembaki UFO tersebut, tapi pesawat mereka disabotase. Asuka berubah menjadi Ultraman Dyna dan menghadapi UFO asing. Prometheus juga diluncurkan, tapi untuk menghancurkan Dyna, bukan membantunya. Dr Kisaragi mengumumkan bahwa dia dan Prometheus berada di bawah kendali ras alien yang dikenal sebagai Monera. Prometheus, berubah ke Deathfacer, mampu mengantisipasi dan melawan semua serangan Dyna. Itu karena sebelumnya otak Asuka telah diteliti dan alien tahu semua jurusnya. Pertempuran berakhir ketika Neo-Maxima Cannon menghancurkan pulau itu. Dyna menghilang dan diperkirakan telah tewas. Anggota Super-Guts semua selamat, termasuk Asuka, kecuali Mai yang jatuh koma.

Monera muncul di konferensi TPC berwujud Dr kisaragi, mengumumkan bahwa mereka akan mulai membasmi umat manusia pada hari berikutnya. Sehari sebelum penyerangan alien, Asuka termenung memandangi kota. Ada seorang anak menghampirinya dan mengatakan dia kurang nyali. Anak itu berkata kalau Ultraman Tiga ada pasti alien itu bisa dikalahkan. Asuka sadar lalu menemui dan berbicara dengan pemimpin GUTS sebelumnya, Kapten Iruma, tentang Tiga. Asuka mendapatkan kembali kepercayaan dirinya setelah itu. Akhirnya Deathfacer muncul dan menyerang kota. Asuka berubah menjadi Dyna Merah. Kali ini Dyna berhasil membuat Deathfacer kewalahan dan meninju robot itu sebelum Neo-Maxima diluncurkan. Dyna kemudian melemparkan Deathfacer ke udara sebelum meledak. Namun, Monera melakukan Harmonosion untuk membentuk Monera raksasa. Monera menangkap Dyna dan langsung menghancurkan kota. Dyna mencoba untuk melepaskan diri, tapi percuma. SuperGUTS, serta Kapten Iruma, mencoba untuk membantu, tetapi energi Dyna diserap sepenuhnya dan timer-nya habis. Dyna "mati" seketika. Dengan Dyna dikalahkan, Bumi dapat dihancurkan. Tapi seorang anak yang kemarin bertemu Asuka, dengan kepercayaan pada Ultraman Tiga (senior Dyna sebelumnya), mampu membuat semua orang percaya pada cahaya yang berasal dari Tiga. Hal ini menyebabkan setiap orang meminjamkan cahaya mereka & membangkitkan kembali Ultraman Tiga. Ia membebaskan & menghidupkan Dyna. Ultraman Tiga dan Dyna kemudian berjuang bersama-sama dan akhirnya mampu mengalahkan Monera raksasa. Cahaya Tiga & Dyna bergabung dan mereka menghilang bersamaan. Anggota SuperGUTS berkumpul dan merayakan kemenangan mereka.

Keesokan harinya Kapten Iruma menerima kunjungan dari mantan anggota GUTS sebelumnya. Pada akhirnya, Mai pulih dari koma akibat serangan Deathfacer dan terbang ke bulan dengan Asuka sebagai penumpang.

Selama kredit, Munakata memberikan Iruma beberapa mawar dan film tersebut berakhir.