Buka menu utama

Wikipedia β

Tentara Republik Indonesia

Tentara Republik Indonesia (atau disingkat dengan TRI) adalah sebuah nama angkatan perang yang dibentuk oleh Pemerintah Indonesia, setelah mengubah nama Tentara Keselamatan Rakyat sebelumnya Tentara Keamanan Rakyat.

Tentara Republik Indonesia
Didirikan 26 Januari 1946
(sebelumnya bernama Tentara Keselamatan Rakyat)
Dibubarkan 3 Juni 1947
(diubah namanya menjadi Tentara Nasional Indonesia)
Markas besar Yogyakarta
Kepemimpinan
Panglima Besar Tentara Jenderal Soedirman
Menteri Pertahanan Amir Sjarifudin[1]

TRI dibentuk pada tanggal 26 Januari 1946 berdasarkan Penetapan Pemerintah No.4/SD tahun 1946.[2] TRI dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk memperbaiki susunan dasar dan bentuk ketentaraan yang lebih sempurna, yang disusun atas dasar militer internasional.

Karena pada saat itu masih banyak sekali laskar-laskar perjuangan dan barisan-barisan bersenjata yang dibentuk oleh rakyat Indonesia di daerahnya masing-masing, pembentukan TRI adalah bentuk penegasan Pemerintah Indonesia, bahwa TRI adalah satu-satunya organisasi militer di Negara Republik Indonesia.[2]

Usia TRI tidak berlangsung lama. Pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden Soekarno meresmikan pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang merupakan hasil peleburan berbagai laskar perjuangan dan barisan bersenjata ke Tentara Republik Indonesia (TRI).[3]

ReferensiSunting

Catatan kaki
  1. ^ "Profil Kabinet Sjahrir I". Seskab.go.id. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2 Januari 2014. 
  2. ^ a b Sejarah TNI jilid I 2000, hlm. 32.
  3. ^ Sejarah TNI jilid I 2000, hlm. 48.
Daftar pustaka
  • Rahardjo, Pamoe (1995). Badan Keamanan Rakyat (BKR). Cikal Bakal Tentara Nasional Indonesia. Yayasan Pembela Tanah Air (YAPETA). 
  • TNI, Markas Besar (2000). Sejarah TNI Jilid I (1945-1949). Jakarta: Pusat Sejarah Dan Tradisi TNI. ISBN 979-9421-01-2. 
  • Nasution, A.H (1963). Tentara Nasional Indonesia, Jilid I, Cetakan II. Bandung: Ganeco N.V. 
  • Hatta, Mohammad (2011). Untuk Negeriku Menuju Gerbang Kemerdekaan, Sebuah Otobiografi. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-979-709-540-6. 
  • Nasution, A.H (1991). Sekitar perang kemerdekaan Indonesia. Bandung: Penerbit Angkasa Bandung dan Dinas Sejarah AD. 
  • Ananta Noor, Pramoedya (2003). Kronik revolusi Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 979-9023-27-0.