Temon, Kulon Progo

kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Indonesia

Koordinat: 7°53′0″S 110°4′0″E / 7.88333°S 110.06667°E / -7.88333; 110.06667 Temon adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kecamatan ini merupakan pintu masuk sebelah barat dari Daerah Istimewa Yogyakarta di jalur selatan Jawa, berbatasan dengan Kabupaten Purworejo di Jawa Tengah. Bandar Udara Nyi Ageng Serang terletak di kecamatan ini. Ibu kota Kecamatan Temon berada di Desa Temon Kulon yang berjarak sekitar 11 Km dari ibu kota Kabupaten Kulon Progo melalui pertigaan Triharjo.

Temon
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiDaerah Istimewa Yogyakarta
KabupatenKulon Progo
Pemerintahan
 • CamatDjaka Prasetya, SH
Luas36,30 km²
Kepadatan674 jiwa/km²
Desa/kelurahan15

Batas wilayahSunting

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Kokap
Timur Kecamatan Wates dan Kecamatan Pengasih
Selatan Samudera Hindia
Barat Provinsi Jawa Tengah

Desa/kelurahanSunting

PendidikanSunting

Berikut nama-nama sekolah menengah di Kecamatan Temon:

  1. SMA Negeri 1 Temon
  2. SMK Negeri 1 Temon
  3. SMK Ma'arif 1 Temon
  4. SMK Ma'arif 2 Temon
  5. SMK Muhammadiyah Temon
  6. SMP Negeri 1 Temon
  7. SMP Negeri 2 Temon
  8. SMP Muhammdiyah Temon

PariwisataSunting

1. Pantai

Terdapat lima objek wisata pantai di Kecamatan Temon yang berdekatan yaitu Pantai Glagah beserta laguna Trisik di Desa Glagah dan merupakan salah satu wisata andalan Kabupaten Kulon Progo[1]. Kemudian Pantai Congot, Pantai Pasirkalidangu serta Pantai Api-api yang terletak di Desa Jangkaran. Terakhir adalah Pantai Sindutan di Desa Sindutan. Kelima pantai tersebut memiliki ombak besar dan bibir pantai yang panjang dengan pasirnya yang hitam berkilat.

2. Hutan Mangrove

Hutan Mangrove di Kecamatan Temon berada di Desa Desa Jangkaran yang berada di tepian Sungai Pasir sesaat bermuara ke Sungai Bogowonto. Terdapat tiga titik hutan mangrove yang dijadikan objek wisata yaitu Mangrove Wana Tirta[2], Mangrove Jembatan Api-api dan Mangrove Pasirkalidagu. Mangrove dilengkapi dengan jalur dan jembatan yang dibangun dengan bambu. Tiga jembatan diantaranya tersebut juga digunakan untuk menyeberang ke sejumlah pantai di selatan kawasan ini.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting