Buka menu utama

Pejuang hak suara perempuan

(Dialihkan dari Suffragette)
Sebagai anggota Women's Social and Political Union (WSPU), Annie Kenney dan Christabel Pankhurst berjuang dengan cara kekerasan di Britania Raya.

Suffragette adalah anggota organisasi perempuan akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 yang memperjuangkan kesetaraan hak pilih bagi perempuan. Istilah suffragette secara spesifik mengacu pada kelompok aktivis militan di Britania Raya seperti Women's Social and Political Union (WSPU). Suffragist merupakan istilah yang lebih luas untuk anggota gerakan hak pilih (suffrage).

Kata "suffragette" sering dikaitkan dengan aktivis WSPU yang dipimpin oleh Emmeline dan Christabel Pankhurst. Keduanya terinspirasi oleh cara masyarakat Rusia melakukan unjuk rasa, misalnya dengan mogok makan. Meski Pulau Man sudah duluan memberi hak pilih kepada perempuan yang memiliki properti pada pemilu anggota parlemen Tynwald tahun 1881, Selandia Baru merupakan negara berdaulat pertama yang memberi hak pilih kepada semua perempuan pada tahun 1893; semua perempuan Selandia Baru di atas usia 21 tahun boleh menggunakan hak pilihnya pada pemilu parlemen.[1] Perempuan di Australia Selatan mendapat hak pilih pada pemilu parlemen tahun 1895.[2] Di Amerika Serikat, perempuan kulit putih di atas usia 21 tahun diizinkan menggunakan hak pilihnya di Wyoming tahun 1869 dan Utah tahun 1870, lalu negara bagian lainnya di luar Amerika Serikat Selatan pada tahun 1919. Seiring ratifikasi Amendemen ke-19 tahun 1920, perempuan di seluruh Amerika Serikat mendapat hak pilih menjelang pilpres 1920. Di Kanada (kecuali Quebec), perempuan di atas usia 21 tahun mendapat hak pilih pada tahun 1919.

Perempuan di Britania Raya di atas usia 30 tahun yang memenuhi persyaratan properti tertentu mendapat hak pilih pada tahun 1918. Semua perempuan di atas usia 21 tahun mendapat hak pilih pada tahun 1928.[3]

Tokoh utamaSunting

GaleriSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

Catatan kaki
Daftar pustaka
Bolt, Christine (1993). The Women's Movements in the United States and Britain from the 1790s to the 1920s. Amherst, MA: University of Massachusetts Press. ISBN 978-0-870-23866-6. 
Crawford, Elizabeth (1999). The Women's Suffrage Movement: A Reference Guide, 1866–1928. London: UCL Press. ISBN 978-1-841-42031-8. 
Geddes, J. F. (2008). "Culpable Complicity: the medical profession and the forcible feeding of suffragettes, 1909–1914". Women's History Review. 17 (1): 79–94. doi:10.1080/09612020701627977.   
Grant, Kevin (2011). "British suffragettes and the Russian method of hunger strike". Comparative Studies in Society and History. 53 (1): 113–143. doi:10.1017/S0010417510000642.   
Harrison, Brian (2013) [1978]. Separate Spheres: The Opposition to Women's Suffrage in Britain. Abingdon: Routledge. ISBN 978-0-415-62336-0. 
Miller, Ian (2009). "Necessary Torture? Vivisection, Suffragette Force-Feeding, and Responses to Scientific Medicine in Britain c. 1870–1920". Journal of the History of Medicine and Allied Sciences. 64 (3): 333–372. doi:10.1093/jhmas/jrp008.   
Pedersen, Susan (2004). Eleanor Rathbone and the Politics of Conscience. New Haven, CT: Yale University Press. ISBN 978-0-300-10245-1. 
Purvis, June (1995). "The Prison Experiences of the Suffragettes in Edwardian Britain". Women's History Review. 4 (1): 103–133. doi:10.1080/09612029500200073.   
Williams, John (2001). "Hunger Strikes: A Prisoner's Right or a 'Wicked Folly'?". Howard Journal. 40 (3): 285–296. doi:10.1111/1468-2311.00208.   

Bacaan lanjutanSunting

Atkinson, Diane (1992). The Purple, White and Green: Suffragettes in London, 1906–14. London: Museum of London. ISBN 978-0-904-81853-6. 
Hannam, June (2005). "International Dimensions of Women's Suffrage: 'at the crossroads of several interlocking identities'". Women's History Review. 14 (3–4): 543–560. doi:10.1080/09612020500200438.   
Leneman, Leah (1995). A Guid Cause: The Women's Suffrage Movement in Scotland (edisi ke-2nd). Edinburgh: Mercat Press. ISBN 978-1-873-64448-5. 
Liddington, Jill; Norris, Jill (2000). One Hand Tied Behind Us: The Rise of the Women's Suffrage Movement (edisi ke-2nd). London: Rivers Oram Press. ISBN 978-1-854-89110-5. 
Mayhall, Laura E. Nym (2000). "Reclaiming the Political: Women and the Social History of Suffrage in Great Britain, France, and the United States". Journal of Women's History. 12 (1): 172–181. doi:10.1353/jowh.2000.0023.   
——— (2003). The Militant Suffrage Movement: Citizenship and Resistance in Britain, 1860–1930. New York, NY: Oxford University Press. ISBN 978-0-195-15993-6. 
Purvis, June (2002). Emmeline Pankhurst: A Biography. London: Routledge. ISBN 978-0-415-23978-3. 
Purvis, Jane; Sandra, Stanley Holton, ed. (2000). Votes For Women. London: Routledge. ISBN 978-0-415-21458-2. 
Rosen, Andrew (2013) [1974]. Rise Up Women!: The Militant Campaign of the Women's Social and Political Union, 1903–1914 (edisi ke-Reprint). Abingdon: Routledge. ISBN 978-0-415-62384-1. 
Smith, Harold L. (2010). The British Women's Suffrage Campaign, 1866–1928 (edisi ke-Revised 2nd). Abingdon: Routledge. ISBN 978-1-408-22823-4. 
Wingerden, Sophia A. van (1999). The Women's Suffrage Movement in Britain, 1866–1928. Basingstoke: Palgrave Macmillan. ISBN 978-0-333-66911-2. 

Sumber primerSunting

  • Estelle Sylvia Pankhurst. The suffragette; the history of the women's militant suffrage movement, 1905–1910 (New York Sturgis & Walton Company, 1911).

Pranala luarSunting

Templat:Hak pilih