Sirkuit Zandvoort

Sirkuit balap di Belanda

Sirkuit Zandvoort (dulu bernama Circuit Park Zandvoort sampai tahun 2017, pengucapan Belanda: [sɪrˈkʋi pɑrk ˈzɑntvoːrt]) adalah sebuah sirkuit balapan yang terletak di Zandvoort, Belanda, dekat garis pantai Laut Utara. Sirkuit ini pernah menggelar acara lomba Grand Prix Belanda dari ajang Formula Satu dan saat ini menggelar beberapa lomba lainnya seperti ajang DTM, Masters of F3. Sirkuit ini akan kembali ke kalender Formula satu di tahun 2021 mendatang.

Circuit Zandvoort
Circuit Park Zandvoort-1999 vs 1980.svg
Zandvoort sekarang
LokasiZandvoort, Netherlands
Zona waktuCET (UTC+01)
KoordinatKoordinat: 52°23′19.75″N 4°32′27.32″E / 52.3888194°N 4.5409222°E / 52.3888194; 4.5409222
Ajang besarGrand Prix Belanda, DTM, RTL GP Master F3
sirkuit Grand Prix (1995–sekarang)
Panjang4.307 km (2.676 mi)
Tikungan13
Rekor putaran1:22.849 (Bendera Belanda Klaas Zwart, Jaguar R5 F1, 2014, BOSS GP Series)
Sirkuit Original (1948–1989)
Panjang4.252 km (2.642 mi)
Tikungan19
Rekor putaran1:11.074 (Bendera Brasil Nelson Piquet, Brabham BMW BT54, 1985)
Situs webwww.circuitzandvoort.nl

SejarahSunting

1930an sampai pertengahan 1980anSunting

Sudah ada ajang balapan yang direncanakan dan dilaksanakan di Zandvoort sebelum Perang Dunia II: balapan jalanan (bukan di sirkuit, karena sirkuit Zandvoort belum dibangun) pertama digelar pada 3 Juni 1939, dimana jalanan yang digunakan adalah jalan komunikasi yang dibangun tentara Jerman selama masa okupasi. Sirkuit permanen baru dibangun setelah Perang Dunia II usai. Tidak seperti yang banyak orang percayai, bukan John Hugenholtz yang merancang dan mendesain sirkuit Zandvoort ini, meskipun terlibat dengan menjadi ketua Nederlandse Automobiel Ren Club (Klub Balapan Auto Belanda) sebelum menjadi direktur trek tersebut di tahun 1949,[1] melainkan pemenang Le Mans 1927 S.C.H. "Sammy" Davis yang ditunjuk sebagai penasihat desain trek pada tahun 1946, [2] meskipun sebagian tata letak sirkuit ini sudah tercetak dengan jalanan yang sudah ada.

Balapan pertama di sirkuit ini, yang diberi nama Prijs Van Zandvoort, digelar pada 7 Agustus 1948.[3] Balapan tersebut kemudian diganti namanya menjadi Grote Prijs van Zandvoort (Zandvoort Grand Prix dalam bahasa inggris) di 1949, lalu berubah lagi menjadi Prijs van Nederland (Dutch Grand Prix dalam bahasa inggris) pada tahun 1950. Untuk pertama kalinya untuk sirkuit ini, tahun 1952 adalah tahun pertama dimana sirkuit ini digunakan sebagai ronde Kejuaraan Pembalap Dunia (Formula Satu), tetapi memakai regulasi Formula Dua dan bukan regulasi Formula Satu seperti GP Eropa lainnya pada saat itu; dan situasi yang mirip terjadi lagi di tahun 1953. Tidak ada Grand Prix Belanda di tahun 1954, 1956, dan 1957. Tahun 1955 adalah Tahun dimana Grand Prix Belanda diselenggarakan sebagai ajang balapan Formula Satu sepenuhnya. Gran Prix Belanda kembali pada tahun 1958 dan tetap berada di kalender Formula Satu (Kecuali tahun 1972) sampai 1985, tahun terakhir GP Belanda diselenggarakan.

Sejak 1985Sunting

Untuk menyelesaikan beberapa masalah yang membuat sirkuit ini tidak mungkin dikembangkan dan dibangun ulang, terutama masalah polusi suara yang dirasakan warga di sekitar sirkuit; manajemen sirkuit berencana memindahkan bagian sirkuit paling selatan lebih jauh dari daerah perumahan dan membuat sirkuit lebih pendek. Di Januari 1987 rencana ini mendapatkan "lampu hijau" yang diperlukan dari Dewan Provinsi Belanda Utara (Noord Holland Provincial Council). Namun, selang beberapa bulan kemudian, Perusahaan yang mengoperasikan sirkuit ini (CENAV) jatuh bangkrut dan gulung tikar, mengancam berakhirnya "Circuit van Zandvoort". Akan tetapi, sebuah perusahaan baru bernama Stitching Exploitatie Circuit Park dibentuk dan mulai merealisasi proyek rekonstruksi sirkuit tersebut. Lahirlah Circuit Park Zandvoort, dan di musim panas 1989 trek ini direnovasi menjadi Club Circuit sementara yang panjangnya 2,6 kilometer (1,6 mi).

Pada tahun 1995, Circuit Park Zandvoort mendapatkan izin dari Pemerintah Belanda, dan pembangunan dimulai. Proyek ini selesai pada tahun 2001 ketika, sesudah sirkuit ini dirancang ulang sehingga panjangnya menjadi 4,3 kilometer (2,7 mi), dan bangunan pit baru yang direalisasi oleh HPG (perusahaan pengembang milik John Hugenholtz Jr, anak dari direktur sirkuit sebelumnya), juga tempat penonton baru. salah satu event internasional besar yang diselenggarakan di trek ini, bersama dengan DTM dan A1GP, adalah RTL Masters of Formula 3, dimana mobil-mobil Formula Tiga dari beberapa seri balapan nasional bersaing satu sama lain (dulu bernama Marlboro Masters, sebelum adanya pelarangan sponsor tembakau). Batasan kebisingan mengakibatkan perlombaan ini pindah ke Sirkuit Zolder untuk musim 2007 dan 2008. Namun, lomba tersebut kembali ke Zandvoort pada tahun 2009.[4]

Circuit Park Zandvoort menjadi tempat balapan pertama A1 Grand Prix di musim 2006/07 dari 29 September–1 Oktober 2006. Pada 21 Agustus 2008, situs resmi A1GP melaporkan bahwa balapan pertama musim 2008/09 dipindah dari Sirkuit Mugello di Italia ke Zandvoort pada tanggal 4–5 Oktober 2008 karena penundaan pembuatan sasis baru. Ronde Belanda berpindah ke TT Circuit Assen di 2010.[5] A1GP bangkrut sebelum musim kelima dan Ronde Belanda digantikan dengan Superleague Formula.

 
DTM di Zandvoort, 2013.
 
Sirkuit Zandvoort (2018)

Pada November 2018 ada berita yang mengatakan bahwa organisasi Formula Satu telah mengundang pemilik sirkuit Zandvoort untuk membuat proposal konkrit untuk mengadakan balapan Formula Satu di 2020.[6] Di bulan Maret 2019, sudah dikonfirmasi bahwa surat kesepakatan sudah ditandatangani Manajemen Formula Satu dan Zandvoort untuk mengadakan GP Belanda, tetapi balapan itu tergantung pada penjaminan pendanaan swasta untuk menanggung biaya penyelenggaraan balapan. Sebuah tenggat waktu yaitu 31 Maret 2019 telah diatur untuk membuat keputusan terakhir.[7] Pada 14 Mei 2019, telah dikonfirmasi bahwa Zandvoort akan menggelar GP Belanda untuk musim 2020 dan seterusnya selama paling tidak tiga tahun, dengan opsi untuk menggelar dua musim lagi.[8] Kotamadya Zandvoort akan membayar empat juta Euro yang akan dipakai untuk merubah trek ini, misalnya perubahan-perubahan kecil agar trek ini memenuhi standar F1, termasuk memiringkan belokan terakhir dan Hugenholtzbocht.[9] Infrastruktur di sekitar Zandvoort akan diperbarui juga, karena sebagian besar uang akan digunakan untuk menambah aksesibilitas.[10][11] Pada 29 Agustus 2019, Grand Prix Belanda 2020 di Zandvoort ditempatkan di posisi kelima di kalender, di antara China dan Spanyol.[12] pada 17 September 2019, diumumkan bahwa Zandvoort akan menggelar Kejuaraan FIA Formula 2 dan Kejuaraan FIA Formula 3, menggantikan Sirkuit Paul Ricard.[13][14][15]

SirkuitSunting

 
Gambar udara sirkuit Zandvoort (2016)
 
Peta sirkuit

Sirkuit ini terkenal karena belokan-belokan cepatnya, misalnya Scheivlak dan "Tarzanbocht" (belokan Tarzan) yang terletak di ujung lurusan start/finis. Tarzanbocht adalah belokan paling terkenal di sirkuit ini. Belokan ini memberi kesempatan menyalip yang bagus. Menyalip lewat bagian luar juga mungkin, juga lewat bagian dalam yang lebih mudah.[16] Dilaporkan bahwa belokan ini dinamai menurut seorang tokoh lokal bernama Tarzan yang hanya mau memberikan kebun sayurnya jika salah satu belokan dinamai menurut namanya.

Desain sirkuit ini sudah diubah dan dimodifikasi beberapa kali:

  • 1948–1971: panjang 4,193 kilometer (2,605 mi)
  • 1972–1979: panjang 4,226 kilometer (2,626 mi)
  • 1980–1989: panjang 4,252 kilometer (2,642 mi)
  • 1990–1998: panjang 2,526 kilometer (1,570 mi)
  • 1999–2019: panjang 4,307 kilometer (2,676 mi)
  • 2020–sekarang: panjang 4,259 kilometer (2,646 mi)

Konfigurasi SirkuitSunting

Nama belokan-belokannya adalah sebagai berikut (nomor-nomornya sesuai dengan peta di samping, dimulai dari garis start/finis):

  • Belokan Tarzan (1)
  • Belokan Gerlach (2)
  • Belokan Hugenholtz (3)
  • Belokan Hunzerug (4)
  • Belokan Rob Slotemaker (5)
  • Scheivlak (6)
  • Belokan Masters (sebelumnya Marlboro) (7)
  • Tidak bernama (sebelumnya belokan Renault) (8)
  • Tidak bernama (sebelumnya the Vodafone) (9)
  • Hans Ernst (sebelumnya Audi S) (10 + 11)
  • Kumho (12)
  • Arie Luyendyk (sebelumnya Bosuit) (13)

Perubahan ketinggian antara yang tertinggi dan yang terendah adalah 7,92 meter (26,0 ft).

 
Lurusan utama saat balapan A1GP

Lihat juga

ReferensiSunting

  1. ^ "Grand Designs: John Hugenholtz". Grand Prix View. 5 October 2010. Diakses tanggal 6 October 2010. 
  2. ^ Diepraam, Mattijs (Summer 2001). "The quintessential race track in the dunes". 8W. forix.autosport.com. Diakses tanggal 6 October 2010. 
  3. ^ "Motor Racing Programme Covers: 1948". The Programme Covers Project. Diakses tanggal 3 February 2018. 
  4. ^ "Masters to return to Zandvoort". autosport.com. 2009-01-23. Diakses tanggal 2009-01-23. 
  5. ^ "Dutch delight". a1gp.com. 2009-08-10. Diakses tanggal 2009-08-27. 
  6. ^ "Organisers invite Zandvoort to draw up Formula 1 Grand Prix plan". dutchnews.nl. 2 November 2018. Diakses tanggal 3 November 2018. 
  7. ^ Smith, Luke (2019-03-04). "Zandvoort only option for F1 Dutch GP return". crash.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-04. 
  8. ^ "Dutch GP at Zandvoort confirmed for F1 2020 after 35-year absence". Sky Sports. 
  9. ^ Noble, Jonathan; Vording, Ronald (22 November 2019). "Zandvoort F1 banking will be twice as steep as Indianapolis in 2020" . Autosport.com. Diakses tanggal 2019-11-22. 
  10. ^ "Formula 1 Dutch Grand Prix to return at Zandvoort from 2020 - Formula 1®". www.formula1.com. 
  11. ^ "Circuit Zandvoort kondigt terugkeer Formule 1 aan". RTL Nieuws. 14 May 2019. 
  12. ^ "Record-breaking 22-race F1 calendar set for 2020". formula1.com. 
  13. ^ "2020 calendars confirmed for Formula 2 and Formula 3". formula1.com. 
  14. ^ "FIA Formula 2 Championship season calendar revealed". fiaformula2.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-09-24. Diakses tanggal 2019-09-18. 
  15. ^ "FIA Formula 3 Championship 2020 season calendar confirmed". fiaformula3.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-09-20. Diakses tanggal 2019-09-18. 
  16. ^ "Circuit Park Zandvoort, The Netherlands". a1gp.com. n.d. Diakses tanggal 2009-11-01. 

Pranala luarSunting