Buka menu utama

Regina Safri, yang bernama lengkap Regina Septiarini Safri dan akrab disapa Rere (lahir di Jakarta, 23 September 1983; umur 36 tahun) adalah seorang aktivis, fotografer dan wartawati Indonesia. Ia berkarier sebagai pewarta foto di Lembaga Kantor Berita Nasional Antara (LKBN Antara).[1]

Regina Safri
250px
LahirRegina Septiarini Safri
23 September 1983 (umur 36)
Bendera Indonesia Jakarta
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Nama lainRere
AlmamaterUPN Veteran Yogyakarta
PekerjaanAktivis, fotografer, wartawati
Dikenal atasPemerhati dan pembela hak Orangutan

RiwayatSunting

Kehidupan pribadi dan pendidikanSunting

Regina lahir di Jakarta pada 23 September 1983 dari orang tua berdarah Minangkabau asal Pariaman. Ia merupakan alumni dari UPN Veteran Yogyakarta jurusan Public Relations, Komunikasi.

AktivitasSunting

Regina dikenal sebagai aktivis yang peduli dengan keberadaan orangutan yang terancam kepunahan karena habitatnya terganggu oleh maraknya eksploitasi hutan untuk kepentingan ekonomi. Ia melaksanakan proyek idealis dengan melakukan reportase pribadi di pedalaman Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur atas pembiayaan sendiri dengan menyisihkan pendapatan dan menjual barang-barang berharga miliknya.[2] Bersama dengan beberapa relawan lainnya ia bergabung dalam sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) yang beraktivitas melakukan penyelamatan, pelatihan, dan pelepasliaran kembali orangutan ke habitat aslinya.[3]

Melalui foto-foto hasil bidikannya di pedalaman Kalimantan, Regina juga aktif mempublikasikan keberadaan orangutan yang memprihatinkan dalam bentuk pameran foto di berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta.[4]

Rere juga seorang penulis. Ia telah meluncurkan beberapa buku, diantaranya Membidik Peristiwa Jadi Berita: Langkah Taktis Menciptakan Informasi Lewat Foto dan Orangutan: Rhyme & Blues.

ReferensiSunting

  1. ^ Yemima Lintang Khastiti (19 Oktober 2012). "Hutan Kalimantan: Mencetak Uang, Mendepak Orangutan" Fimela.com. Diakses 12 Maret 2014.
  2. ^ Agung PW. (4 Februari 2013). "Jual Kamera untuk Selamatkan Orangutan" Suaramerdeka.com. Diakses 12 Maret 2014.
  3. ^ Oscar Motuloh (30 September 2012). "Dari Mata-Telinga Untuk Jiwa Rimba Kita" Antaranews.com. Diakses 12 Maret 2014.
  4. ^ Anton W./Faizal Rizki (27 Januari 2013). "Suarakan Perlindungan Orang Utan, Pameran Fotografi Digelar" Aktual.co. Diakses 12 Maret 2014.

Pranala luarSunting