Pentol (Bakso tusuk) adalah sebutan untuk jajanan tradisional serupa seperti bakso yang memiliki kandungan dagingnya lebih sedikit, terkadang pentol hanya terbuat dari tepung kanji (bila terbuat hanya dari tepung kanji biasanya disebut cilok). Pentol banyak dijual oleh pedagang kaki lima atau pedagang keliling lainnya, pentol jarang dijual di warung atau tempat makan lainnya, para pedagang pentol banyak dijumpai di kawasan sekolah, pasar, pabrik, universitas, dan tempat tempat keramaian. Pentol bervariasi macamnya, mulai dari pentol kanji, pentol isi telur puyuh, pentol tahu, pentol siomay, dan pentol goreng. Ada pula variasi pentol pedas yang disebut pentol mercon.[1]

pedagang pentol
pedagang pentol
pentol bakar
pentol tahu

Pentol banyak dijumpai terutama di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Pentol biasa dijual perbiji dengan harga yang sesuai kantong mulai dari 200 rupiah perbiji hingga 1000 rupiah tergantung ukuran dan isi pentol, dicampur dengan saus kacang atau saus tomat dan kecap. Para pedangang pentol biasa menjualnya dengan menggunakan gerobak, dengan motor, ataupun dengan sepeda, bahkan dengan jalan kaki dengan berpindah-pindah bergantung keberadaan pembelinya.

Beberapa pedagang pentol juga menggunakan cara unik untik menarik para pembeli. Seorang pedagang pentol asal Gresik, berjualan dengan memainkan musik musik remix ala DJ.[2]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting