Buka menu utama

Pele-yoez-el-gibor-abi-ad-sar-shalom

Pele-yoez-el-gibor-abi-ad-sar-shalom (bahasa Ibrani: פֶּלֶא יֹועֵץ אֵל גִּבֹּור אֲבִיעַד שַׂר־שָׁלֹֽום; bahasa Inggris: Pele-joez-el-gibbor-abi-ad-sar-shalom) adalah sebuah nama atau gelar nubuat yang dicatat pada Kitab Yesaya ayat 9:5 dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Merupakan salah satu dari rangkaian nama nubuat untuk Mesias orang Israel yang ditulis dalam Yesaya pasal 7-9, termasuk yang terkenal: Imanuel "Allah beserta kita", dan Maher-Syalal Hash-Bas (bahasa Ibrani: מַהֵר שָׁלָל חָשׁ בַּז) - "Ia terburu-buru meraih jarahan!" - pada pasal sebelumnya (Yesaya 8:1–3), yang merupakan rujukan kepada penjarahan Samaria dan Damsyik oleh tentara Asyur yang segera terjadi. Makna "Pele-yoez-el-gibor-abi-ad-sar-shalom" ditafsirkan secara berbeda-beda, terutama dalam penempatan pemisahan kata-katanya. Dalam Alkitab bahasa Indonesia Terjemahan Baru ditulis sebagai:

Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.[1]

Catatan AlkitabSunting

Ayat Yesaya 9:5 lengkapnya berbunyi:

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang:
  • Penasihat Ajaib,
  • Allah yang Perkasa,
  • Bapa yang Kekal,
  • Raja Damai.[2]

AnalisisSunting

Ayat ini menubuatkan kelahiran Mesias, Yesus Kristus (juga lihat Yesaya 7:14). Kelahiran-Nya akan terjadi pada saat dan di tempat tertentu di dalam sejarah, dan Anak Mesianis ini akan lahir dengan cara yang unik dan menakjubkan. Yesaya mencatat empat nama yang akan menandai tugas-Nya selaku Mesias.

  • 1) Penasihat Ajaib (bahasa Ibrani: pele-yoez, dari pele, "ajaib", dan yoez, "penasihat"). Mesias sendiri akan menjadi keajaiban adikodrati (kata Ibrani pele, "ajaib", hanya dipakai untuk Allah, tidak pernah untuk manusia atau pekerjaannya; bandingkan Yesaya 28:29); Ini menunjukkan sifat-Nya melalui semua perbuatan dan mukjizat-Nya. Penasihat Ajaib ini akan merupakan penjelmaan hikmat sempurna dan mempunyai kata-kata hidup kekal; selaku Penasihat, Ia akan menyingkapkan rencana keselamatan sempurna (bandingkan Yesaya 11:1-16).
  • 2) Allah yang Perkasa (el-gibor). Di dalam Mesias seluruh kepenuhan ke-Allahan akan berdiam secara jasmaniah (Kolose 2:9; bandingkan Yohanes 1:1,14).
  • 3) Bapa yang Kekal (abi-ad). Ia bukan hanya datang untuk memperkenalkan Bapa sorgawi, tetapi Ia sendiri akan bertindak terhadap umat-Nya secara kekal bagaikan seorang Bapa penuh belas kasihan yang mengasihi, melindungi, dan menyediakan kebutuhan anak-anak-Nya (bandingkan Mazmur 103:13).
  • 4) Raja Damai (sar-shalom). Pemerintahan-Nya akan membawa damai dengan Allah bagi umat manusia melalui pembebasan dari dosa dan kematian (Yesaya 11:6-9; bandingkan Roma 5:1; 8:2).

Penggenapan: Yesus mengajar orang dan mereka takjub atas pengajarannya. Mukjizat yang dibuat Yesus membuat orang-orang yang menyaksikannya menyatakan "Allah melawat kita". Injil Yohanes memberi kesaksian bahwa Yesus dan Bapa adalah satu. Yesus masuk ke Yerusalem dengan mengendarai keledai sebagai lambang "Raja Damai".[3][4]

TerjemahanSunting

Nama-nama ini sudah diterjemahkan dalam terjemahan Alkitab bahasa Latin Vulgata (abad ke-4) dan bahasa-bahasa modern. Nama ini dapat saja dibiarkan tidak diterjemahkan,[5] dan ini yang terjadi pada Jewish Publication Society of America Version (1917), meskipun menjadikan diskusi di antara para penerjemah dan akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam New Jewish Publication Society of America Version (1985).[6] Dalam Vulgata terbaca "Admirabilis consiliarius, Deus fortis, Pater futuri saeculi, Princeps pacis" (Douay-Rheims menerjemahkannya menjadi 'Wonderful, Counsellor, God the Mighty, the Father of the world to come, the Prince of Peace', "Ajaib, Penasihat, Allah yang Perkasa, Bapa dunia yang akan datang, Pangeran Damai"). Luther menerjemahkan "El gibbor" sebagai "pahlawan" (bahasa Jerman: Held):

Luther Bible 9:6 Denn uns ist ein Kind geboren, ein Sohn ist uns gegeben, und die Herrschaft ist auf seiner Schulter; er heißt Wunderbar, Rat, Held, Ewig-Vater Friedefürst;

Penafsiran YahudiSunting

Edersheim (1883) mencatat bahwa ayat ini diterapkan pada Mesias pada Targum dalam bahasa Aram.[7]

Penafsiran KristenSunting

Dalam penafsiran Kristen, yang didasarkan sebagian pada kutipan Yesaya 9:1 pada Matius 4:13-16,[8] nama ini dianggap merujuk kepada Yesus dan nubuat mesianik. Ayat lengkap dalam bahasa Inggris "For unto us a child is born, unto us a son is given: and the government shall be upon his shoulder: and his name shall be called Wonderful, Counsellor, The mighty God, The everlasting Father, The Prince of Peace." dikutip dalam libretto pada Messiah karya Handel.

Istilah yang tidak umum, "El-gibor" (El-gibbor)[9] umumnya diterjemahkan sebagai "Allah yang Perkasa" ("Mighty God").[10][11]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Yesaya 9:5
  2. ^ Dalam Alkitab bahasa Inggris diberi nomor ayat Yesaya 9:6
  3. ^ Lihat Yesus dielu-elukan di Yerusalem
  4. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  5. ^ James R. Beck Jesus & personality theory: exploring the five-factor model p11 1999 "Ketika penerjemah sampai pada Yesaya 9:6, mereka dapat membiarkan nama Mesias yang dijanjikan itu dalam bentuk alih aksara, yang lebih panjang dari nama di Yesaya 8:1: Pele-joez-el-gibbor-Abi-ad-sar-shalom."
  6. ^ Ernest S. Frerichs The Bible and Bibles in America Scholars Press, 1988 p100 "Samuel Schulman pada komite penerjemahan JPS menghimbau para koleganya untuk mengikuti praktik yang sama, karena "menarik perhatian pada fakta, bahwa kami ingin menghindari interpretasi Kristologi apapun untuk frasa itu... Dan pemerintahan ada pada bahunya; Dan namanya disebut "Pele-joez-el-gibbor-Abi-ad-sar-shalom", yaitu, Wonderful in counsel is God the Mighty "
  7. ^ Alfred Edersheim The Life and Times of Jesus the Messiah 1883 "and there is a very curious comment in Debarim R. 1 (ed. Warsh., p. 4a) in connection with a Haggadic discussion of Genesis 43:14, which, however fanciful, makes a Messianic application of this passage - also in Bemidbar R. 11." Philologos | The Life and Times of Jesus the Messiah | Appendix 9
  8. ^ R. T. France The Gospel of Matthew 2007 p142 "It also emphasizes the link between his Galilean location and the dawning of the light, which in the Isaiah context is the prelude to the great messianic prophecy of the child “born to us” who is called “wonderful counsellor,.."
  9. ^ Gibbor Gesenius
  10. ^ Franz Delitzsch Biblical commentary on the prophecies of Isaiah 1877 "Not, indeed, if we render the words "Strength, Hero," as Luther does ; or "Hero of Strength," as Meier has done ; or " a ... 21, where He, to whom the remnant of Israel will turn with penitence, is called El gibbor (the mighty God)."
  11. ^ W. O. E. Oesterley The Evolution of the Messianic Idea A Study in Comparative Religion (London: Pitman, 1908); "of them, at any rate, express " Heilbringer " conceptions of the clearest kind ; 'El Gibbor, " Hero-God," is, one might almost say,*a synonym for " Heilbringer," and the Old Testament ideas connected with the two words 'El and Gibbor ..."