Buka menu utama

Patra Gumala yang lahir dengan nama Fadhil Patra Dwi Gumala (lahir di Jakarta, Indonesia, 20 Oktober 1985; umur 33 tahun) adalah seorang Penyiar radio, musisi, penulis, dan pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Patra dikenal sebagai salah seorang penyiar radio berpengalaman dan saat ini aktif siaran di Gen FM Jakarta[1] sejak 2009, dan menjadi salah satu penyiar radio ternama di Jakarta. Selain itu Patra juga menggeluti bidang musik, di mana ia adalah bassis dari band Speedkill, sebuah band beraliran metal[2].

Patra Gumala
Patra-150x150-150x150.jpg
Nama lahir Fadhil Patra Dwi Gumala
Nama lain Patra Gumala
Lahir 20 Oktober 1985 (umur 33)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Penyiar radio, Musisi, Penulis, Pelawak tunggal
Tahun aktif 2006 - sekarang (Penyiar radio)
2008 - sekarang (Musisi)
2012 (Penulis)
2016 - sekarang (Pelawak tunggal)
Pasangan Irena Fatma Pratiwi (k. 2011)
Anak Kafka Araya Gumala (2013)
Davendra Hamka Gumala (2016)
Orang tua (Alm) H. Gustian Ruslan

KarierSunting

Penyiar RadioSunting

Patra memulai kariernya sebagai penyiar radio pada tahun 2006, di mana ia siaran di Trax FM Jakarta. Tiga tahun di Trax FM, Patra kemudian pindah ke Gen FM Jakarta di mana di radio inilah namanya mulai dikenal sebagai penyiar radio dan terkenal se-Jakarta hingga nasional. Hampir semua program di Gen FM Jakarta pernah ia bawakan, baik sendiri maupun kolaborasi dengan penyiar lainnya. Hingga saat ini Patra masih aktif siaran radio di Gen FM Jakarta.

MusisiSunting

Patra juga berkarier di bidang musik, di mana bass menjadi alat musik yang ia kuasai. Patra merupakan personil dari band Speedkill, sebuah band beraliran metal yang telah berdiri dari tahun 2004. Patra sendiri bergabung dengan Speedkill pada tahun 2008 karena Speedkill sendiri telah vakum selama setahun dan melakukan comebackbesar-besaran pada tahun tersebut dengan melakukan perombakan personil. Bersama tiga rekannya, Danang Prihantoro pada vokal, Muhammad Syafii pada gitar, serta Zaini Arasyid pada drum, sebagai bassis Patra melanjutkan perjuangan Speedkill di industri musik Indonesia di samping sebagai penyiar radio dan diketahui pada tahun 2016 band nya meluncurkan album kedua berjudul "Buas"[3][4].

PenulisSunting

Pada tahun 2012, Patra menerbitkan buku pertamanya berjudul " Seri 123: Tips PDKT & Nembak" bekerja sama dengan penerbit Plotpoint[5]. Buku tersebut berisi tentang tips-tips bagaimana cara mendapatkan pasangan hidup dengan gaya anak muda berdasarkan pengalaman dan pengamatannya terhadap lika-liku cinta anak muda masa kini serta pengalaman sebuah program radio yang ia bawakan mengenai asmara dan percintaan. Buku ini adalah satu dari tiga Seri 123 terbitan Plotpoint, di mana dua lainnya adalah "Seri 123: Anti Bego" karangan Arief Ashiddiq dan "Seri 123: Anti Kere" karangan Inga Laurina Ekha, plus kedua pengarang ini merupakan rekan kerjanya sesama penyiar radio di Gen FM Jakarta.

Televisi & Stand Up ComedySunting

Meskipun aktif sebagai penyiar radio, Patra beberapa kali juga tampil di televisi. Tercatat Patra pernah menjadi presenter olahraga di stasiun TV INews yaitu "Soccer Corner". Patra juga memiliki akun youtube dan memiliki program sendiri berjudul "Kacamata Patra" yang merupakan vlog pribadinya membahas seputar kehidupannya serta lingkungan menurut sudut pandangnya. Kemudian, menjelang akhir tahun 2016 Patra menggeluti stand up comedy sebagai media lain untuk menuangkan keresahannya terhadap banyaknya pelawak tunggal atau komika yang terjun ke dunia broadcasting. Dikenalkan oleh Adriano Qalbi, salah satu komika nasional, Patra kemudian ikut menjadi opener tour sang komika yang bertajuk "Loe Pikir Loe Keren" dan dari sanalah ia mulai mencoba karier sebagai komika. Tidak tanggung-tanggung, ia kemudian mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia season 7 (SUCI 7) yang diadakan stasiun TV Kompas TV via audisi digital dan terpanggil audisi di Jakarta dan secara mengejutkan berhasil lolos sebagai finalis meskipun belum genap setahun berkarier di bidang tersebut[6]. Namun langkahnya di SUCI 7 harus terhenti di penampilan pertama karena akumulasi penilaian juri terhadapnya menjadi yang terendah dari para finalis yang tampil bersamanya.

Kehidupan PribadiSunting

Patra merupakan anak ke-2 dari 3 bersaudara, putra dari (alm) H. Gustian Ruslan. Patra sendiri adalah alumni Universitas Indonesia dan diketahui telah menyelesaikan semua jenjang pendidikan kuliahnya di sana, di mana ia meraih gelar Diploma Komunikasi UI tahun 2005, Sarjana Politik UI pada tahun 2009 (diketahui satu angkatan dengan Raditya Dika), serta Magister Komunikasi UI pada tahun 2012. Pada bulan November 2011, Patra menikah dengan Irena Fatma Pratiwi, salah satu rekannya di Gen FM Jakarta yang juga merupakan temannya semasa kuliah. Dari pernikahannya dengan Irena, hingga saat ini ia telah dikaruniai 2 orang anak yaitu Kafka Araya Gumala dan Davendra Hamka Gumala di mana kedua anaknya berjenis kelamin laki-laki.

Acara RadioSunting

Bersama Trax FM Jakarta (2006-2009):

  • Trax Lagee (Trax 101.4 FM Jakarta)
  • Pop Corn (Trax 101.4 FM Jakarta)
  • Skuldesak (Trax 101.4 FM Jakarta)

Bersama Gen FM Jakarta (2009-sekarang):

  • #GenkMayan (Gen 98.7 FM Jakarta)
  • Ganas (Gen 98.7 FM Jakarta)
  • Dikamar (Gen 98.7 FM Jakarta)
  • Kopaja Show (Gen 98.7 FM Jakarta)
  • DJ Sore (Gen 98.7 FM Jakarta)

Acara TelevisiSunting

DiskografiSunting

Bersama Speedkill:

BibliografiSunting

  • Gumala, Patra (2012). Seri 123: Tips PDKT & Nembak. Plotpoint. hlm. 112. ISBN 9786029481044. 

ReferensiSunting

Pranala luarSunting