Buka menu utama

|Paralimpiade adalah sebuah pertandingan olahraga dengan berbagai nomor untuk atlet yang mengalami cacat fisik, mental dan sensoral. Cacat ini termasuk dalam ketidakmampuan dalam mobilitas, cacat karena amputasi, gangguan penglihatan dan mereka yang menderita cerebral palsy. Paralimpiade diselenggarakan setiap empat tahun, setelah Olimpiade, dan diatur oleh Komite Paralimpiade Internasional (IPC). (Paralimpiade kadang-kadang dikacaukan dengan Olimpiade Khusus, yang dimaksudkan hanya untuk orang-orang yang mengalami cacat intelektual.)

SejarahSunting

 
Simbol Paralimpiade yang digunakan sejak tahun 2008.

Sir Ludwig Guttmann menyelenggarakan sebuah pertandingan olahraga pada 1948 yang kemudian dikenal sebagai Pertandingan Stoke Mandeville, yang melibatkan para veteran Perang Dunia II yang menderita cacat saraf tulang belakang; pada 1952 peserta dari Belanda ikut serta dalam pertandingan ini, memberikan warna internasional pada gerakan ini. Pertandingan pertama seperti Olimpiade untuk para atletnya diselenggarakan di Roma pada 1960; secara resmi disebut Pertandingan Internasional Tahunan Stoke Mandeville ke-9. Pertandingan ini dianggap sebagai Paralimpiade yang pertama.[1] Paralimpiade Musim Dingin pertama diselenggarakan di Örnsköldsvik, Swedia pada 1976. [2]

Nama Paralimpiade diambil dari bahasa Yunani "para" ("di samping" atau "berdampingan") dan dengan demikian merujuk kepada suatu kompetisi yang diselenggarakan paralel dengan Olimpiade. Nama ini tidak ada hubungannya dengan paralisis atau paraplegia.[3]

Sejak 1988, Paralimpiade Musim Panas telah diselenggarakan bersamaan dengan Olimpiade di kota tuan rumah yang sama. Praktik ini diambil pada 1992 untuk Paralimpiade Musim Dingin, dan menjadi kebijakan resmi dari Komite Olimpiade Internasional dan Komite Paralimpiade Internasional (IPC) setelah kesepakatan 19 Juni 2001. Pertandingan Paralimpiade dilaksanakan tiga minggu setelah penutupan Olimpiade, di kota tuan rumah yang sama dan menggunakan fasilitas yang sama pula. Kota-kota yang mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade harus mengikutsertakan Paralimpiade dalam penawaran mereka, dan biasanya kedua pertandingan itu kini dikelola oleh komite pelaksana yang sama.

Pada Paralimpiade Atlanta 1996 para atlet yang menderita cacat intelektual untuk pertama kalinya diizinkan ikut serta. Namun setelah terjadinya kecurangan pada Paralimpiade Sydney 2000, yang diikuti oleh atlet-atlet yang tidak cacat di tim cacat intelektual bola basket Spanyol [4], atlet-atlet tersebut dilarang ikut serta oleh IPC [5]. Setelah kampanye anti-korupsi, Federasi Internasional untuk Penderita Cacat Intelektual (INAS-FID) melobi agar para atlet ini diizinkan ikut serta kembali. Sejak 2004, para atlet yang menderita cacat intelektual mulai diintegrasikan kembali dalam nomor-nomor pertandingan Paralimpiade, meskipun mereka tetap dilarang ikut dalam Paralimpiade.[6] IPC telah menyatakan bahwa organisasi itu akan mengevaluasi kembali partisipasi mereka setelah Paralimpiade Beijing 2008.[7]

Lokasi Paralimpiade Musim PanasSunting

Lokasi Paralimpiade Musim DinginSunting

Tahun Games Tuan rumah Negara
1976 I Örnsköldsvik   Swedia
1980 II Geilo   Norwegia
1984 III Innsbruck   Austria
1988 IV Innsbruck   Austria
1992 V Albertville   Prancis
1994 VI Lillehammer   Norwegia
1998 VII Nagano   Jepang
2002 VIII Salt Lake City   Amerika Serikat
2006 IX Torino   Italia
2010 X Vancouver   Kanada
2014 XI Sochi   Rusia
2018 XII Pyeongchang   Korea Selatan

Nomor pertandingan musim dinginSunting

Cabang-cabang olahraga berikut ini adalah bagian dari Paralimpiade Musim Dingin sekarang:

Kategori cacatSunting

  • Amputasi: Atlet yang kehilangan sebagian atau seluruhnya dari salah satu anggota badannya.
  • Cerebral Palsy: Orang yang menderita kerusakan otak non-progresif, misalnya cerebral palsy, kerusakan otak traumatis, stroke atau masalah serupa yang memengaruhi kontrol ototnya, keseimbangannya atau koordinasinya.
  • Cacat intelektual: Atlet yang mengalami cacat yang signifikan dalam fungsi intelektualnya sehubungan dengan perilaku adaptifnya. Saat ini kategori ini dibekukan.
  • Kursi roda: Bagi semua atlet yang mengalami cacat saraf tulang belakang dan cacat lainnya yang mengharuskan mereka bertanding dengan menggunakan kursi roda. Para atlet ini sekurang-kurangnya harus kehilangan 10 persen dari fungsi kaki mereka.
  • Cacat penglihatan: Para atlet yang mengalami cacat penglihatan dari penglihatan yang sebagian (cukup untuk dinilai buta secara hukum) hingga buta total.
  • Les Autres: bahasa Perancis untuk lain-lain dan mencakup para peserta yang mengalami cacat mobilitas atau kehilangan fungsi fisik lainnya yang tidak tergolong pada salah satu dari kelima kategori lainnya: hambatan pertumbuhan, sklerosis berganda atau cacat sejak lahir pada anggota badannya seperti yang disebabkan oleh thalidomide adalah contoh-contohnya.

Kategori-kategori ini berlaku baik untuk paralimpiade musim panas maupun musim dingin.

CatatanSunting

IPC telah membentuk Paralimpiade Nasional untuk kompetisi-kompetisi yang diselenggarakan oleh komite-komite Paralimpiade nasional.

Pranala luarSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting