Nahaliel

Nahaliel (bahasa Ibrani: נחליאל) adalah adalah salah satu tempat persinggahan orang-orang Israel dalam perjalanan keluar dari Mesir menuju ke tanah Kanaan di bawah pimpinan Musa, yang tercatat dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1][2] Kemungkinan terletak di antara daerah orang Moab dan orang Amori.[3]

Catatan AlkitabSunting

Bilangan 21:19

dari Matana ke Nahaliel; dari Nahaliel ke Bamot;[2]

AnalisisSunting

Nama "Nahaliel" berarti "sungai Allah" (brook of God[4]) atau "wadi Allah" {wady of God[5]). G. A. Smith mengusulkan identifikasi dengan Wady Zerkâ Ma‘în dengan mata air yang dikatakan memberi kesembuhan,[6], yang mengalir ke Laut Mati kira-kira di tengah-tengah antara ujung utara danau itu dan muara sungai Arnon.[5] Barnes mengusulkan identifikasi dengan Wady Enkheileh, mengingat orang Israel menyeberang sungai yang tidak jauh di sebelah utara Ar.[4]

ReferensiSunting

  1. ^ Matana - Kamus Alkitab, Sabda.org
  2. ^ a b Bilangan 21:19
  3. ^ Bilangan 21:13
  4. ^ a b Barnes, Albert. Notes on the Bible - Numbers 21. James Murphy (ed). London: Blackie & Son, 1884.   Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  5. ^ a b Cambridge Bible for Schools and Colleges. Numbers 21. Diakses 28 April 2018.
  6. ^ Smith, George Adam. Historical Geography of the Holy Land. New York: A.C. Armstrong & Son. 1897. Hlm. 562.
Tempat sebelumnya:
Matana
Pengembaraan orang Israel
dari Mesir ke Kanaan
Tempat persinggahan
Tempat berikutnya:
Bamot

Entri ini memadukan teks dari Easton's Bible Dictionary, sebuah ranah publik, aslinya diterbitkan pada 1897.