Mpok Nori

pelawak Indonesia

Nuri Sarinuri (10 Agustus 1930 – 3 April 2015), atau lebih dikenal dengan panggilan Mpok Nori, adalah seorang komedian, pemeran Indonesia, dan seniman Betawi. Nori merupakan salah satu ikon Komedi Betawi. Ia juga merupakan pendiri Grup Lenong Sinar Noray.[1]

Mpok Nori
LahirNuri Sarinuri
(1930-08-10)10 Agustus 1930
Hindia Belanda Batavia, Hindia Belanda
Meninggal3 April 2015(2015-04-03) (umur 84)
Indonesia Jakarta, Indonesia
Nama lainMpok Nori
PekerjaanPelawak, pemeran
AnakUmik Utari
Engkar Kamila Sari
Orang tuaKenan (ayah)
KerabatH. Nasir (kakak)

Ketika kecil, ia bercita-cita menjadi jururawat, tetapi kandas karena dilarang oleh orang tuanya. Mak Nori merupakan anak dari Kenan (Baba Kenan) dan Mak Kemah, pemain rebab dan gendang yang kemudian membentuk grup Topeng Betawi yang bernama Gang Makyong. Dia diamanatkan orang tuanya untuk tetap menghidupkan kebudayaan Betawi. Mak Nori adalah adik dari seniman topeng H. Nasir. Dalam setiap lawakannya, kerap kali ia selalu mengaku dirinya adalah Nikita Willy.

KeluargaSunting

Nori menikah dengan pemuda bernama Ungkung, seorang pemain Tanjidor tahun 1946, ketika masih berusia 16 tahun. Pasangan tersebut dikaruniai enam orang anak, tetapi tiga di antaranya meninggal dunia. Salah satu putrinya yang bernama Engkar mengikuti jejaknya sebagai seniman Betawi.

KarierSunting

Mpok Nori dikenal luas dengan gaya lugas dan logat Betawi yang kental.[2] Awal karier Mpok Nori dimulai dari pentas lenong betawi bersama sahabatnya Bokir dan mulai dikenal luas setelah ikut bermain dalam serial Pepesan Kosong (1993–1995) bersama Malih dan Bolot. Sinetron ini disutradarai Ali Shahab. Mpok Nori memiliki sanggar seni sebagai sarana pendidikan seni peran murid-murid Mpok Nori.[3]

Selain berakting, Mpok Nori juga memiliki kemampuan, antara lain bermain silat dan menyanyi. Dia pernah mempunyai kaset rekaman berjudul Sampah. Pada 1980-an, berkat prestasinya di bidang kesenian, Mpok Nori menjadi dosen kehormatan Jurusan Tari di LPKJ (sekarang IKJ).

Meninggal duniaSunting

Mpok Nori meninggal dunia pada 3 April 2015 setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur karena penyakit asma bawaan dari keturunan.[4][5] Sesuai wasiatnya, almarhumah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.[6]

Pada Juni 2022, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Jalan Mpok Nori sebagai nama baru yang menggantikan Jalan Raya Bambu Apus.[7]

Acara televisiSunting

FilmografiSunting

PenghargaanSunting

Pada bulan Juni 2022, Mpok Nori diabadikan sebagai nama jalan di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur menggantikan Jalan Raya Bambu Apus. Jalan ini merupakan salah satu dari 22 jalan di DKI Jakarta yang diganti saat itu.[8]

ReferensiSunting

  1. ^ Pradesha, Nadi Tirta. "Lenong Preman Modern, Warisan Berharga Mpok Nori". hiburan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-10-28. 
  2. ^ Mpok Nori Nggak Bisa Diam Ketika Lihat Kamera, diakses pada 23 Juni 2013.
  3. ^ Kelakuan' Mpok Nori Semakin Menjadi-jadi Diarsipkan 2012-06-19 di Wayback Machine., diakses pada 23 Juni 2013.
  4. ^ "Komedian Mpok Nori Meninggal Dunia". Diakses tanggal 3 April 2015. 
  5. ^ "Komedian Mpok Nori meninggal karena kelainan di paru-paru dan usia lanjut". Diakses tanggal 3 April 2015. 
  6. ^ Sesuai dengan Keinginan, Mpok Nori Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon
  7. ^ "Anies Resmikan Mpok Nori, Bokir hingga Pitung Jadi Nama Jalan di DKI". CNN Indonesia. 20 Juni 2022. 
  8. ^ Mutiarasari, Kanya Anindita (2022). "22 Nama Jalan Baru di Jakarta, Cek Daftar Lokasinya!". detiknews. Diakses tanggal 27 Juni 2022.