Buka menu utama

SinopsisSunting

Pada saat Pitung sedang bersemadi, datang gurunya dan menganjurkannya kembali ke desa, menggalang kerjasama dengan Haji Naipin dan Keluarga Lie dan Goan untuk membela rakyat yang tertindas. Belandapun kembali kerepotan dan berusaha menangkap Pitung lagi, hidup atau mati, tetapi tidak berhasil. Selain mengisahkan Cina yang memeluk Islam, dikisahkan pula perseteruan antara keluarga Cina yang memihak Pitung melawan keluarga Cina yang memihak Kompeni. Kompeni menggunakan jasa Mat Petir (Jeffry Sani), murid seperguruan Pitung yang sama sakti dan kebal peluru. Setelah adu tenaga dalam, Pitung berhasil menginsafkan Petir. Mereka menghimpun rakyat untuk melawan Belanda, yang menyerbu tempat pertahan Pitung. Akhirnya peluru yang ditembakkan ke arah Pitung mental mengenai Heine (A. Hamid Arief) dan tewas, Pitung dan Petir kembali ke gua semedinya.[1]

PemeranSunting

  • Dicky Zulkarnaen - Si Pitung
  • Jeffry Sani - Mat Petir
  • A. Hamid Arief - Heine

ReferensiSunting

  1. ^ Si Pitung Beraksi Kembali, diakses pada 7 Maret 2011

Pranala luarSunting