Nasir (seniman lenong)

H. Muhammad Nasir bin Kenan (lahir di Batavia, Hindia Belanda, 16 November 1925 – meninggal di Jakarta, 12 April 2006 pada umur 80 tahun) adalah seorang seniman lenong dan topeng Betawi.

Muhammad Nasir
Nasirlenong.jpg
H.Nasir dan foto H.Bokir
Nama lahir H. Muhammad Nasir bin Kenan
Lahir ( 1925-11-16)16 November 1925
Bendera Hindia Belanda Wapen-Batavia.jpg Batavia, Hindia Belanda
Meninggal 12 April 2006(2006-04-12) (umur 81)
Bendera IndonesiaCoat of arms of Jakarta.svg Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Pelawak, Aktor, Seniman
Tahun aktif 1960 - 2006
Hubungan Almh.Mpok Nori (adik)
Pasangan 1.

2. Hj.Tonah

Anak 8
Orang tua Kenan (Ayah)
Mak Kemah (Ibu)

H. Nasir menggeluti dunia lenong dan topeng Betawi sejak berusia 14 tahun mewarisi profesi orang tuanya. Pada tahun 1970-an, Televisi Republik Indonesia menayangkan program lenong Betawi dengan pemeran Nasir dan beberapa tokoh lenong lainnya, yaitu Bokir, Siti, serta Anen. Nasir turut mendirikan dan membesarkan kelompok Tari Topeng Betawi "Setia Warga" pimpinan H.Bokir, dan lalu mendirikan kelompok kesenian sejenis yang diberinya nama "Sinar Jaya".

Nasir dianggap konsisten menghidupkan budaya asli Betawi melalui kesenian lenong yang digelutinya. Mandra, aktor dan tokoh kesenian Betawi generasi setelah Nasir, menganggap Nasir sebagai senior di panggung lenong dan merupakan bapak tokoh-tokoh lenong dan topeng Betawi.

H. Nasir merupakan anak dari Kenan (Baba Kenan), pemain rebab dan gendang yang kemudian membentuk grup Topeng Betawi yang diberi nama Gang Makyong dan Mak Kemah. Serta kakak dari Mpok Nori.

Topeng Betawi pada masa Hindia Belanda

MeninggalSunting

H. Nasir meninggal dunia pada 12 April 2006 setelah sempat menderita penyakit asma.

FilmografiSunting


ReferensiSunting