Buka menu utama
Identifikasi geografis Keturunan Nuh oleh Flavius Yosefus, sekitar 100 M; "Magog" (warna merah) di tengah paling atas. Ditulisnya: Magog melandaskan apa yang disebut menurut namanya sebagai bangsa Magogit, tetapi oleh orang Yunani disebut bangsa Skithia.[1]

Magog (/ˈmɡɔːɡ/; Ibrani מגוג [maˈɡoɡ], Yunani Μαγωγ) adalah putra kedua Yafet dari tujuh bersaudara yang disebutkan dalam Tabel Bangsa-Bangsa pada Kitab Kejadian pasal 10.

Catatan AlkitabSunting

Nama "Magog" disebutkan dua kali dalam daftar keturunan Nuh pada Alkitab Kristen yaitu:

Keturunan Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh dan Tiras.[2]
Keturunan Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh dan Tiras.[3]

IdentifikasiSunting

 
Ilustrasi Magog sebagai raja pertama Swedia, dari Historia de omnibus gothorum sueonumque regibus karya Johannes Magnus, edisi 1554.

Magog seringkali dikaitkan dengan tradisi apokaliptik, utamanya berhubungan dengan Perang Yehezkiel 38-39 yang menyebutkan "Gog dari tanah Magog, kepala pangeran Mesekh dan Tubal" (Yehezkiel 38:2); atas dasar pernyataan tersebut, "Gog dan Magog" sejak itu dikaitkan satu sama lain sebagai sebuah pasangan. Dalam Perjanjian Baru, pasangan tersebut ditemukan dalam Kitab Wahyu (Wahyu 20:8), dimana kata tersebut dijadikan kiasan untuk musuh-musuh Allah.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Yosefus. Antiq. I. 6. 1.
  2. ^ Kejadian 10:2 (TB) - Sabda.org
  3. ^ 1 Tawarikh 1:5 (TB) - Sabda.org

Daftar pustakaSunting