Buka menu utama

dr. Lie Agustinus Dharmawan, Ph.D, Sp.B, Sp.BTKV, yang bernama Tionghoa Lie Tek Bie (lahir di Padang, Sumatera Barat, 16 April 1946; umur 73 tahun) adalah seorang ahli kesehatan atau dokter ahli bedah Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri rumah sakit apung (floating hospital) swasta yang pertama di Indonesia. Dibawah Yayasan doctorSHARE, Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat di daerah miskin dan terpencil di Indonesia yang tidak terjangkau oleh pelayanan kesehatan secara reguler.[1]

Lie Agustinus Dharmawan
260px
LahirLie Tek Bie
16 April 1946 (umur 73)
Bendera Indonesia Padang, Sumatera Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Almamater- University Hospital, Cologne, Jerman
- Free University Berlin, Jerman
PekerjaanDokter, aktivis
Dikenal atas- Pendiri Yayasan doctorSHARE
- Pendiri Rumah Sakit Apung (RSA) swasta pertama di Indonesia
Suami/istriTan Lie Tjhoen (Listijani Gunawan)
AnakLie Mei Phing, Lie Ching Ming, dan Lie Mei Sing
Orang tuaLie Goan Hoey (ayah)
Pek Leng Kiau (Julita Diana) (ibu)

RiwayatSunting

Kehidupan pribadiSunting

Lie A. Dharmawan yang bernama Tionghoa Lie Tek Bie lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 16 April 1946. Ia merupakan putra dari pasangan Lie Goan Hoey (ayah) dan Pek Leng Kiau (Julita Diana) (ibu). Ia menikah dengan perempuan bernama Tan Lie Tjhoen (Listijani Gunawan) dan telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu Lie Mei Phing, Lie Ching Ming, dan Lie Mei Sing.

PendidikanSunting

Ia menamatkan pendidikan dasar di SD Ying Shi, Padang, sedangkan pendidikan menengah ia selesaikan di SMP Katolik Pius dan SMA Don Bosco, juga di kota Padang. Setelah itu Lie melanjutkan pendidikan tinggi di Jerman. Gelar S1 berhasil diraihnya di Free University, S2 dari University Hospital, Cologne, serta S3 dari Free University Berlin, yang semuanya berada di Jerman.

Berkas:RSA dr. Lie Dharmawan.jpg
Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan

Aktivitas dan organisasiSunting

Dibawah Yayasan doctorSHARE, ia dengan Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan memberikan pelayanan medis diatas kapal motor (KM) yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter. dr. Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.[2]

Beberapa kegiatan Lie A. Dharmawan:

  • Pendiri Mahasiswa Kedokteran Indonesia di Berlin (1971)
  • Pengurus Perhimpunan Dokter Indonesia di Jerman (1981-1984)
  • Aktivis gereja Katolik, Jakarta (1985-sekarang)
  • Kepala bagian bedah RS Husada, Jakarta (2000-sekarang)
  • Kepala Serikat Karyawan RS Husada (2000-2006)
  • Kepala Komite Medik RS Husada (2006-2009)
  • Wakil Ketua INTI (Perhimpunan Indonesia-Tionghoa) DKI Jakarta (2000-sekarang)
  • Ketua INTI Pusat bidang kesehatan (2005-sekarang)
  • Pendiri Yayasan Dokter Peduli/doctorSHARE (2008-sekarang)

ReferensiSunting

  1. ^ Putro Agus Harnowo (18 Maret 2013). "Dr Lie Dharmawan & Perjuangan Bangun RS Apung Swasta Pertama Indonesia" Detikcom. Diakses 10 Maret 2014.
  2. ^ Gabriel Abdi Susanto (2 Oktober 2013). "RS Apung Kembali Beraksi di Pulau Kei" Liputan6.com. Diakses 10 Maret 2014.

Pranala luarSunting